Secret Alexa

Secret Alexa
MCIML BAB 35- Satu Kelas lagi


__ADS_3

“Mah, Lexa berangkat yah”. Teriak Alexa di saat hendak keluar dari pintu apartemen.


“Iya, hati-hati dan langsung pulang nanti kalau udah siap kelas!”. Jawab Maudy lalu memberi Alexa pesan agar nantinya Alexa tidak keluyuran ke mana-mana setelah pulang sekolah.


“Iya mah”. Jawab Alexa.


Tak terasa akhirnya hari ini Alexa masuk ke sekolahnya, dia berharap bahwa keputusan nya ini tepat dan tidak salah.


Alexa pergi ke sekolah menggunakan bis, stasiun bis tak jauh dari apartemen Maudy makanya Alexa memilih untuk naik bis saja.


Setelah beberapa saat Alexa sampai di sekolahnya, sudah hampir satu tahun dia tak melihat sekolah itu, tapi sepertinya tidak ada yang berubah sama sekali.


“Eh, itu Lexa bukan sih?”.


“Mana, mana?”.


“Waw~ ada apa ini? bukannya dia hampir gila yah? kok bisa ke sekolah lagi?”.


“Udah ah, mending jauh-jauh, soalnya dia aneh!”.


Beberapa gosip dari anak-anak yang melihat Alexa masuk ke dalam pekarangan sekolah terdengar riuh-riuh, bahkan Alexa pun bisa mendengar apa yang mereka bisikkan.


Tapi Alexa tak memperdulikan itu, karena tujuannya datang ke sekolah itu memang bukan untuk mendengar gosip, toh nanti mereka juga bakal ilfil sendirinya.


Setelah beberapa saat akhirnya Alexa sampai di kelasnya, kelas itu di isi oleh beberapa murid, dari kelas itu maupun kelas lain.


Alexa langsung memilih tempat duduk yang ada di pinggir bagian depan, dia duduk di sana dengan anteng.


Tentu saja beberapa mulut yang ada di sana bergosip tentangnya, tapi dia tak perduli dengan itu dan memilih untuk meringkuk saja.


“Hahaha iya, iya aku ta-”. Baru saja seorang gadis masuk ke dalam kelas dengan bahagia, Tiba-tiba saja senyum dan tawanya menjadi datar di saat dia melihat Alexa.


Walau Alexa meringkuk, tapi dia tahu jelas bahwa itu adalah Alexa.


'Kejutan banget nih ’ Batin gadis itu-Keliy sambil semirik.

__ADS_1


“Kenapa berhenti kel?”. Tanya Vivian yang hampir saja menabrak keliy dari belakang.


Keliy hanya menggeleng lalu masuk ke dalam kelas dan duduk di kursi paling belakang.


Setelah beberapa saat Alexa merasa ingin buang air kecil, dia langsung pergi keluar dari kelasnya untuk mencari toilet.


Alexa bertanya kepada beberapa orang dan akhirnya dia berhasil menemukan toilet.


Sementara di tempat lain, kini Evan masuk ke dalam kelas untuk mencari tempat duduknya.


Tapi langkahnya terhenti di saat dia melihat keliy yang ada di kelas itu juga.


“Eh? kamu cowok yang waktu itu 'kan?”. Tanya keliy pura-pura mengingat, padahal dia sudah tau bahwa itu adalah Evan yang selama ini dia stalking. “Wah, kamu juga di kelas ini? crazy! kita udah tiga kali ketemu dan sekarang kamu di kelas ini, bukannya ini kayak deja vu?”. Oceh keliy sambil tersenyum bahagia.


Evan bertolak belakang 180°. Evan hanya diam saja lalu duduk di kursi yang ada di belakang Alexa.


‘Ck! kenapa di sana sih dari sekian banyak nya kursi ’ Batin keliy kesal. Dia kini diam dan memasang wajah cemberut sembari melihat punggung Evan yang meringkuk dari belakang. ‘Tunggu sebentar lagi, gue bakal bisa nyentuh dan dapetin Lo ’ Batin keliy lagi, kini wajahnya semirik lalu meringkuk karena memang tak ada pemandangan yang enak untuk di lihat di kelas itu.


Tringg... Tringgg.. Tringg...


Tanpa di sadari Alexa terlalu lama di toilet hingga kini sudah bel masuk, Alexa langsung cepat-cepat mencuci tangannya lalu kembali ke kelasnya.


“Eh maaf, gue gak senga.. ja...” Ucap orang itu lalu tercengang di saat dia melihat wajah Alexa. “Aduh Lexa maafin gue, gue bener-bener gak sengaja”. Orang itu meminta maaf lagi, dia adalah Nathan.


Alexa mendongak lalu tersenyum, dia langsung menerima uluran tangan dari Nathan dan setelah itu dia menyeimbangkan dirinya untuk berdiri.


“Ah, bel!!”. Alexa kembali teringat bahwa sekarang sudah masuk.


Nathan menarik lengan Alexa di saat Alexa ingin berlari.


“Kelas Lo ada di mana?”. Tanya Nathan.


“Di sana, gak tau lupa nama kelas nya”. Jawab Alexa cepat dan berusaha melepas tangan Nathan dari lengannya. “Kak, lepas dong nanti aku ketinggalan kelas pertama!”. Mohon Alexa.


“Okay..” Jawab Nathan, dia langsung melepas lengan Alexa dan di detik itu juga Alexa langsung berlari meninggalkan dirinya.

__ADS_1


“Terlalu tertip nih anak”. Gumam Nathan lalu melanjutkan jalanya.


Dia sudah tau bel masuk sudah berbunyi, tapi dia tetap saja berjalan sangat santai di koridor itu.


Setelah beberapa saat akhirnya Alexa sampai di kelasnya, tapi sialnya gurunya sudah berada di dalam kelas.


“Dari mana kamu?! ini hari pertama tapi kamu udah terlambat masuk ke kelas!!”. Oceh gurunya setelah melihat Alexa yang berdiri di depan pintu.


“Maaf buk, tadi saya ke toilet dulu”. Jawab Alexa.


Alexa di dalam toilet hanya bermain-main air di wastafel saja, dia tak melakukan apapun selain itu.


Evan yang merasa mendengar suara Alexa langsung mengangkat kepalanya dan melihat ke arah pintu kelas.


Dia kaget di saat benar-benar melihat Alexa yang berdiri di depan kelas nya itu.


“Maaf buk saya telat juga”. Suara yang tak asing bagi Alexa terdengar dari belakangnya.


Alexa langsung melihat ke arah orang itu dan benar saja dia adalah Nathan yang sedang senyum-senyum.


“Kalian berdua.. kalian ini jodoh atau gimana sih?!”. Ucap guru itu sembari memijat pangkal hidungnya.


“Ehhh.. gak boleh gitu loh buk, gimana kalau kak Nathan udah punya pacar dan pacarnya denger ucapan ibuk tadi”. Ucap Alexa.


“Ada pacar kamu di sini Nathan?”. Tanya guru itu kepada Nathan. Nathan tentu saja langsung menggelengkan kepalanya sembari tersenyum.


Alexa hanya diam saja karena dia sudah habis kata-kata.


“Buk, kami di suruh di luar aja nih? gak boleh masuk?”. Tanya Nathan setelah berdiri di sebelah Alexa.


“Oh yah, masuk gih cepet, jangan terlambat lagi!”. Jawab guru itu.


Nathan tersenyum lalu masuk ke dalam kelas dan di ikuti dengan langkah Alexa di belakangnya. Nathan duduk di sebelah Evan.


Setelah tubuh Nathan melewati Evan, kini Alexa tercengang di saat melihat Evan yang sedari tadi melihat ke arahnya.

__ADS_1


Alexa senang di saat melihat Evan yang baik-baik saja, tapi dia menjadi takut jika nantinya Evan akan salah paham dengan dia dan Nathan.


Toh, Nathan bukan dari sekolah ini, dia murid baru di tahun ini dan pastinya Evan belum mengenal nya, maybe.


__ADS_2