
Note: Selamat datang di cerita yang sebenarnya, ini adalah cerita cinta Alexa yang ribet ruwet tujuh turunan( ̄ヘ ̄;)
Di kabarkan ini ada cerita fantasi nya jg yh ntr next karena Alexa ternyata anak yang punya darah suci, tapi kyk nya gak ada vampir, maybe iblis(˘・_・˘)
...↓↓Stay Tuned↓↓...
Alexa Key Domani sebenarnya bukanlah gadis biasa, yah. Dia memiliki darah suci.
Darah ini sangat langkah, karena yang bisa memiliki darah ini hanya gadis yang kelahirannya tepat pada bulan purnama siklus gerhana matahari 700 tahun sekali.
Sejarah hitam putih mengatakan bahwa darah ini banyak di buruh oleh vampir, tapi di dunia tempat Alexa tinggal dunia modern dan pasti tidak akan ada vampir yang datang untuk mengambil darahnya.
Tapi, darah suci di dunia ini ternyata sangat berguna. Darah ini bisa untuk menguatkan, memberi energi lebih dan ada beberapa cerita dari kamus sejarah mengatakan bahwa orang yang sudah mati bisa di bangkitkan karena darah ini.
Maka dari itu, sebuah organisasi yang sering di sebut dengan ras pembunuh darah suci itu mencari Alexa, sebuah rahasia mereka sebenarnya adalah iblis yang mencari keberadaan darah suci untuk membangkitkan tuan mereka.
Tapi tidak semudah itu, mereka butuh setidaknya satu orang yang memiliki darah suci menjadi tumbal mereka agar tuan mereka bisa kembali hidup.
“Alexa, Lo liat dan pahami, jangan sampai ada yang terlewat”. Ucap Andrean sembari mengangkat kaset yang di berikan oleh Ju Qiling.
Alexa menganggukan kepalanya antusias.
Setelah melakukan teleport, mereka kembali lagi ke perpustakaan dengan selamat dan setelah di cek ternyata masih tidak ada orang yang masuk ke ruangan itu.
Karena di sana sepi, jadi Andrean akan menunjukkan itu di sana saja.
Lagi-lagi Andrean seperti membaca mantra di dalam gumaman nya dan lagi-lagi sebuah cahaya keluar dari kaset itu lalu kaset itu melambung dan meledakkan sebuah cahaya.
Alexa awalnya menutup mata, tapi dia samar-samar melihat dari sela matanya seperti ada sesuatu di depannya, seperti Vidio tapi itu seperti rol film melayang.
“Lo tau cewek ini siapa?”. Tanya Andrean sembari menunjuk ke seorang wanita yang ada di dalam rol film itu.
Wanita itu memakai baju gaun berwarna putih bersih, kulitnya terlihat mulus dan lembut dan rambutnya panjang serta di urai sangat cantik dan elegan adalah nilai pertama Alexa untuk wanita itu.
“Noni.. belanda?”. Tanya Alexa karena menurutnya baju yang wanita itu pakai seperti wanita yang ada di film horor di saat Alexa menonton televisi bersama Maudy beberapa waktu lalu.
__ADS_1
Andrean menggeleng dan menghela nafas panjang. “Itu nona Eliza”. Ucap Andrean memberi tahu nama wanita itu.
“Trus.. kok jadi Eliza? bukannya tadi mintanya kaset kehidupan gue ya?”. Tanya Alexa.
Di saat di ruang bawah tanah tadi Alexa sangat dengar dengan jelas bahwa Andrean dan Ju Qiling membicarakan kaset kehidupannya dan bukan Eliza.
“Lo Eliza”. Jawab Andrean.
Alexa mengerjapkan matanya hampir tak percaya dengan perkataan Andrean, tapi dia tahu bahwa Andrean tak pernah dan tak suka bercanda kepada siapapun itu.
Alexa hanya memilih diam sembari terus menatap wanita yang duduk di pinggir sungai dengan seorang pria.
“Trus.. cowok itu..” Tanya Alexa.
“Dia pangeran agung Enos, dia temen Eliza”. Jawab Andrean.
“Kalau cowok itu pangeran Enos.. dan Eliza temen nya Enos berarti Enos temen gue?”.
Andrean menganggukkan kepalanya pelan.
Wanita yang Andrean katakan adalah Eliza itu sekarang berada di hutan sembari lari terbirit-birit dan beberapa kali terjatuh hingga tangan dan kakinya terluka.
Di belakangnya terlihat ada prajurit dan juga seorang pria yang wajahnya tidak terlihat jelas, tapi dari pakaian nya dia terlihat seperti orang yang terhormat.
“Tunggu! kenapa dia di kejar-kejar?!”. Tanya Alexa dan langsung bangun dari kursinya.
Andrean tak menjawab hingga Eliza terjatuh dan di tangkap oleh pria itu.
Sekarang Alexa tahu siapa pria yang mengejar Eliza, sangat jelas itu adalah Enos karena cara Enos memandang sangat jelas berbeda, tatapan nya dingin dan datar.
‘Matanya.. kenapa kayak gak asing..’ Gumam Alexa dalam hatinya, dia merasa bahwa dia seperti pernah melihat tatapan seperti itu, tapi dia lupa di mana itu. ‘Akh bodoh! gue kan Eliza ’ Batin Alexa lagi.
Dia berfikir bahwa dia merasa tak asing dengan mata itu karena dia adalah Eliza dan Enos yang dia lihat di saat dia di tubuh Eliza.
“Tapi kak.. kenapa gue gak punya ingatan itu? apa gue reinkarnasi kayak di film-film, komik atau novel-novel?”. Tanya Alexa, dia kembali duduk ke kursinya lagi sekarang.
__ADS_1
“Karena Lo ngelakuin peniduran jiwa selama beribu-ribu tahun lamanya, jadi bisa jadi ingatan Lo sebenarnya ada cuman masih belum muncul aja”. Jawab Andrean.
“Hmm.. kalau gitu, apa Enos udah mati?”.
Andrean terdiam sesaat lalu menggeleng kan kepalanya. “Dia masih hidup”. Jawab Andrean, seketika Alexa menjadi panik dan berdiri dari kursinya. “Tenang, dia gak ada di bumi, dia ada di dimensi lain selama beribu-ribu tahun ini dan gak pernah datang ke dunia manusia selama ini”. Ucap Andrean.
“Okay.. gimana kalau langsung ke intinya aja, gue lama-lama bingung tujuh turunan”. Ucap Alexa seraya memijat kepalanya setelah kembali duduk.
“Okay jadi gue bakal bilang semua ini sama Lo, tapi gue ingetin jangan pernah kasih tau ini sama siapapun bahkan itu pacar Lo sekalipun!”. Ucap Andrean memberi peringatan.
“Okay”.
“Lo pasti penasaran kenapa wanita yang ngambil darah Lo dan bilang darah Lo manis 'kan?”. Tanya Andrean, Alexa langsung menganggukkan kepalanya karena memang Alexa penasaran sedari tadi. “Dia bukan vampir, kemungkinan dia iblis atau pembuluh darah suci yang di kenal sebagai ras pembunuh darah suci”. Ucap Andrean.
“Kenapa mereka memburuh darah suci sementara mereka bukan vampir?”.
“Karena darah suci langkah dan berharga”. Jawab Andrean. “Kemungkinan dia musuh Bryan mangkanya dia datang ke sini bawa orang banyak kayak gitu dan pas gak ada Bryan yaudah kesempatan dia, untuk dia gak ngebawa Lo”. Sambung Andrean.
Alexa hanya mengangguk saja, sebenarnya dia agak pusing dengan obrolan ini, tapi it's okay karena ini ada hubungan dengan dirinya.
“Pemilik darah suci juga bisa membangkitkan orang yang udah mati atau menyembuhkan orang yang mau mati”. Ucap Andrean lagi menjelas kan kepada Alexa. “Dan gue yakin seratus persen kalau Ivan bangun gara-gara Lo tapi gak tau gimana soalnya biasanya harus numbalin pemilik darah suci dulu baru bisa berhasil”. Sambung Andrean.
Alexa semakin bingung dengan apa yang terjadi, bagiamana bisa di jaman modern seperti ini ternyata masih ada iblis dan darah suci dan juga ada sihir? ini benar-benar membingungkan untuknya yang hanya ingin santai seperti anak SMA pada umumnya.
“Btw kak, kenapa mereka gak ngambil darah gue dari kemaren-kemaren atau dari pas gue kecil? kan lebih gampang gitu ngambil nya”. Tanya Alexa.
“Darah suci hanya bisa membentuk sempurna di saat pemiliknya berusia 17 tahun”. Jawab Andrean.
“Tapi gue 16 tahun”.
“Hmm.. gue juga kurang tau soal itu, tapi yang pasti mereka udah bisa nge-cium bau darah Lo dan sampai berani nyariin Lo sampai sini”. Jawab Andrean.
Darah suci hanya akan manjur ketika gadis itu berusia 17 hingga 25 tahun saja, di atas atau di bawah umur itu darah mereka hanya darah biasa dan seperti darah manusia pada umumnya saja walau memang darah itu tergolong darah suci.
Mungkin, kedepannya akan lebih banyak orang yang memburuh Alexa karena di saat dia 16 tahun saja sudah ada yang datang mencuri darahnya.
__ADS_1