Secret Alexa

Secret Alexa
MCIML BAB 57- Murmure


__ADS_3

Brak


Alexa membuka pintu UKS dengan brutalnya hingga membuat beberapa orang di sana termaksud perawat kaget melihat kedatangan Alexa.


“Ada apa? jangan berisik di sini, ada yang sedang sakit!”. Tegur dokter kepada Alexa dengan wajah datar (jadi nih dokter memang datar yah walau dia ganteng).


“Hehehe.. maaf”. Jawab Alexa dengan senyum canggung dan menggosok bagian belakang lehernya.


Alexa melirik kan mata nya melihat ada seorang Ivan yang duduk di kursi dekat kasur pasien dan di kasur pasien ada seorang Andrean yang sedang terpejam dengan tenang.


“Gila! beneran pingsan kah?”. Ucap Alexa dan berjalan ke arah Andrean.


Alexa ingin mengecek apakah Andrean benar-benar pingsan dengan cara ingin mencubit pipi kakaknya, tapi tiba-tiba saja tangan Ivan menghentikan lengannya yang hampir bisa mencubit pipi Andrean.


“Dia beneran pingsan!”. Ucap Ivan dengan wajah dingin.


Alexa menarik tangan nya lalu tersenyum. “Sinta, apa kabarr~”. Ucap Alexa dan memeluk erat Ivan hingga membuat laki-laki itu kesusahan untuk bernafas.


“Uhuk, uhuk! lepas sa! uhuk! kalau Evan ngeliat gimana?!”. Ujar Ivan dan terus berusaha melepaskan tangan Alexa yang ada di lehernya.


“Lah, kenapa? kan Lo kakak nya Evan”. Jawab Alexa.


“Lo Pik-”.


Ucapan Ivan terhenti di saat tiba-tiba mendengar suara gumaman dari Andrean yang tengah memejamkan matanya.

__ADS_1


“Van.. Ivan.. jangan tinggalin aku Van.. Ivan..” Gumam Andrean dan masih memejamkan matanya, sepertinya dia sedang bermimpi buruk hingga membuatnya mengigau.


Ivan yang mendengar itu langsung melihat Andrean. “Awas sa”. Ucap Ivan dan Alexa kali ini melepaskan nya.


Ivan memegang satu tangan Andrean dan menggenggam tangan itu dengan sangat erat.


“Van.. jangan marah, aku gak akan hikss.. nakal lagi Van.. hikss..” Gumam Andrean lagi dengan air matanya yang mengalir keluar dari sudut matanya dan sekujur tubuhnya gemetar seakan mimpinya itu nyata.


“Aku di sini Rean, aku akan jaga kamu”. Ucap Ivan berbisik kepada Andrean yang masih memejamkan matanya.


“Gila, Lu apain sih dia sebenernya sampai kek gitu? jangan-jangan lu ngelakuin kekerasan yah sama dia mangkanya dia kek gitu”. Sahut Andre yang sejak tadi diam memperhatikan apa yang terjadi.


Ivan tak menjawab perkataan Andre dan dia masih fokus berusaha membuat Andrean tenang walau dia tak tahu apa cara agar bisa membuat Andrean tenang.


“Ger, apa yang terjadi? ngapa Kaka gue kek agak.. gimana gitu”. Tanya Andre kepada perawat muda yang sejak tadi berdiri di sebelahnya.


Gery adalah perawat muda yang mungkin usianya sekitar 23 tahun, dia sudah menjadi perawat di sekolah itu sudah selama 1 tahun dan dia cukup dekat dengan Andre karena hampir setiap hari Andre datang ke UKS karena dia yang izin akibat sakit perut dan ternyata setelah sampai di UKS dia malah main game dan bersantai.


Gery adalah perawat di sekolah itu dan tentu dia hanya butuh menangani murid-murid yang sakit dan sementara yang tidak sakit dia tak mau menampungnya di ruangan itu, tapi karena Andre yang terlalu bebal ( keras kepala ) Gery tak mampu untuk mengusir anak itu dari UKS.


Ivan yang mendengar ucapan Gery langsung menatapnya dengan penuh tanya. “Jadi, gimana cara bangunkan nya? sampai kapan ini bakal terjadi? kalau dia gak bangun gimana? trus kalau makin parah gimana?”. Tanya Ivan beruntun.


“Ka-”.


Ucapan Gery terpotong ketika melihat tangan Andre berada di depan wajahnya.

__ADS_1


“Van, Lo masih suka sama kakak gue?”. Tanya Andre, bisa-bisanya dalam keadaan seperti ini dia menanyakan hal seperti itu, tapi walau menurut orang itu adalah pertanyaan bodoh di sisi lain menurut Andre ini adalah pertanyaan penting.


“Ya”. Jawab Ivan tegas dan memasang wajah serius, seketika hal itu membuat Alexa, Andre dan terutama Gery kaget, Gery baru kali ini melihat benar-benar di depan matanya ada seorang pria mengatakan perasaan nya kepada pria. “Gue sayang dia, tapi gue masih belum bisa buat bilang itu karena gue tau pasti keluarga kita gak akan bisa akur, bahkan hubungan Alexa sama Evan gue gak yakin kalau hubungan mereka bakal bertahan lama”. Sambung Ivan dan semakin membuat orang yang mendengar ucapannya geleng-geleng kepala.


“Kayaknya kita butuh kesepakatan”. Sahut Alexa dengan wajah ala psikopat dan di iringi dengan senyum semirik di ujung bibirnya. “Kelanjutan nya nanti lagi, sekarang gimana cara bangunkan kakak gue adalah prioritas dulu”. Sambung Alexa lalu duduk di salah satu kursi di dekat Andre dan Gery berdiri.


“Dia pasti bakal bangun, tapi bisa jadi keadaan nya akan tambah parah atau malah sebaliknya, aku bukan dokter sungguhan, tapi aku bisa nebak kalau yang dia gumam kan itu pernah terjadi sebelumnya”. Ujar Gery seraya menatap Andrean yang masih terus bergumam tentang mimpinya.


Tapi anehnya, kenapa dia terus mengumumkan Ivan? apa ada masa lalu nya dengan Ivan yang tidak mengenakkan hingga membuat dia tak bisa melupakan hal itu?


Entahlah, hanya Andrean lah yang tahu and maybe Ivan bisa saja tahu.


“Kak, ayah nelpon nih”. Ujar Alexa ketika mendengar handphone nya berdering beberapa kali.


Andre melihat ke arah Alexa lalu melihat handphone nya. “Wih! 10 kali panggilan tak terjawab!”. Ucap Andre agak terkejut, itu adalah panggilan dari Bryan.


“Nah angkat lah”. Ujar Alexa dan memberikan ponsel nya kepada Andre.


Andre mengambil ponsel itu dan mengangkat panggilan, dia menjauh dari mereka dan berbicara dengan Bryan.


“Hmm.. iya, nanti kalau dia udah sadar kami balik”. Kata Andre terakhir dan langsung mematikan sambungan telepon dengan Bryan.


Bryan berta nya di mana mereka dan kenapa sudah hampir sore tapi belum ada tanda-tanda mereka pulang, Andre sejak tadi di hubungi oleh Bryan tapi nomornya tak aktif (karena paketnya di matikan) hingga akhirnya dia menghubungi nomor Alexa (Bryan ma Megan udh punya no Alexa sekarang, bahkan triple a juga udh punya).


Setelah itu Andre memberikan ponsel Alexa kembali kepada pemiliknya dan duduk di kursi sebelah Alexa.

__ADS_1


Nanti.. tapi kapan nanti itu? karena nanti begitu banyak dan bukan hanya satu.


Melihat keadaan Andrean membuat Andre tak yakin bahwa 1 jam cukup untuk menepatkan nanti cepat, mungkin itu adalah nanti lama yang Andre maksud ( mksd ny kn klo ad kta nanti tuh ad yg blg nanti tp dtng ny lma n ad jg yg blg nanti tp gktw ny gk sampai bbrp menit udh dtng ).


__ADS_2