Secret Alexa

Secret Alexa
MCIML BAB 49- Rasi Bintang


__ADS_3

Andrean menatap Alexa lalu menaruh telapak tangan nya di atas rasi bintang yang ada di sampul buku itu.


Andrean memberi isyarat bahwa dia ingin tangan Alexa menggenggam tangan nya.


“Okay, sebelumnya gue ada pertanyaan dan ini wajib Lo jawab”. Ucap Andrean, Alexa yang mendengar itu hanya manggut-manggut saja.


Andrean memejamkan matanya seperti membacakan sesuatu di dalam gumaman nya, setelah itu dia menggenggam tangan Alexa dan langsung bertanya sembari masih memejamkan matanya.


“Nama”. Tanya Andrean.


“Alexa, Alexa Key Domani”. Jawab Alexa.


“Umur”.


‘Umur.. berapa yahh..’ Batin Alexa dan berpikir umurnya sekarang ini sudah berada tahun. “16 tahun” Jawab Alexa setelah berpikir.


Entah itu benar atau salah, tapi yang pasti Alexa hanya mengingat bahwa umurnya 16 tahun, maybe..


“Alexa Key Domani, gadis berusia 16 tahun, keturunan ras rasi bintang”. Gumam Andrean.


Alexa yang mendengar itu agak bingung tapi dia hanya diam dan menyimak saja karena sepertinya Andrean sedang serius.


Tiba-tiba saja cahaya terang muncul dari buku itu, Alexa yang melihat dan menyadari itu kaget dan membelalak tak percaya.


Andrean melepas genggaman nya lalu membuka matanya, dia langsung berdiri dari kursinya dan Alexa juga sama.


“Formasi Rasi Bintang!”. Ucap Andrean dan seketika simbol buku yang ada di sampul buku itu naik ke udara seperti sebuah bunga teratai.


Alexa semakin tak percaya melihat hal tersebut.


“Huaaahhh!!”. Teriak Alexa di saat tiba-tiba tubuhnya seperti hilang kendali dan seperti jatuh ke dalam jurang yang curam.


Alexa memejamkan matanya rapat-rapat dan terus berharap bahwa ini tidak pernah terjadi sama sekali di kehidupannya.


Tiba-tiba rasanya Alexa menginjak kembali daratan dan bisa merasakan kembali tubuhnya yang berdiri.


“Lexa”. Bisik Andrean pelan setelah mendekat di kuping Alexa.


Alexa langsung terperanjat kaget dan berteriak, tapi setelah dia melihat wajah Andrean dia kembali tenang dan menghela nafas lega.

__ADS_1


Gadis itu melihat sekelilingnya, tempat yang asing baginya, di mana dia?


“Kak.. kita di mana?”. Tanya Alexa sembari terus memutar-mutar kepalanya melihat kanan dan kiri.


Tiba-tiba mata Alexa tertuju kepada satu tempat, itu seperti istana, bukan. Tapi itu memang istana, istana yang megah, mewah dan besar itu berdiri di depan Alexa di dalam sebuah gerbang besar dan tinggi.


“Wellcome Lexa, istana ini adalah kerajaan Bintang Langit”. Ucap Andrean.


Andrean melangkah kan kakinya menuju gerbang istana yang di jaga oleh beberapa pengawal.


“Ini serius? bukan nya istana cuman ada di dongeng? dan... kalau pun ada pasti cuman di jaman kuno 'kan?”. Gumam Alexa bertanya kepada dirinya sendiri.


Tiba-tiba saja seseorang sudah berada di belakang Alexa dan hal itu membuat Alexa terkejut setengah mati.


Alexa melihat wajah pria itu sambil membatin. ‘Aaaaaaaa!! cakep banget ’ Batin Alexa di saat melihat senyuman pria tersebut.


“Tuan muda”. Pengawal yang melihat orang itu langsung membungkukkan kepalanya dan begitu juga dengan Andrean.


“Ada apa kalian datang ke sini?”. Tanya orang itu lalu dia langsung mendekati Andrean.


“Kita ngomong di dalem”. Jawab Andrean.


Pria itu adalah pangeran di kerajaan Bintang Langit, dia adalah pangeran Ju Qiling yang agung, Ju Qiling is anak kandung dari dewi rasi bintang langit yang agung dan cantik.


Note: Kerajaan ini ada di Chinese, jadi nama orang-orang yg ada di kerajaan kita buat nama China.


Ju Qiling membawa Andrean dan Alexa masuk ke ruang kerja pribadinya, dia langsung menyuruh pelayan untuk membuatkan minuman dan camilan untuk tamu mendadaknya itu.


“Jadi saya akan mengatakan ini saja”. Ucap Andrean tiba-tiba dan Ju Qiling beserta Alexa pun langsung melihatnya.


“Apa itu?”. Tanya Ju Qiling.


“Ras pemburu darah suci udah ada yang dateng untuk ketemu sama Bryan, kemarin ada satu wanita.. aku juga kurang tau nama nya, maaf.” Ucap Andrean. “Wanita itu berani terang-terangan mengambil darah Alexa dan membawa darah itu pergi begitu saja”. Sambungnya.


“Hmm.. ini lumayan mengerikan”. Gumam Ju Qiling. “Kalian udah coba buat minta bantuan sama Dewi laut? aku rasa dia bisa memberi kalian jimat keselamatan laut untuk melindungi adik kalian dari bahayah”. Tanya Ju Qiling. “Jujur jimat dari Dewi laut memang paling ampuh sayangnya kalau mau bertemu dengan nya sangat sulit, aku bahkan sudah tidak bertemu dengan nya sejak 1 juta tahun kurang lebih”. Sambung Ju Qiling berbicara.


Alexa yang mendengar kata 1 juta tahun sontak membelalak menatap Ju Qiling tak percaya.


“1 juta tahun..?” Tanya Alexa lagi.

__ADS_1


Ju Qiling menganggukkan kepalanya karena itu memang benar.


“Btw, kenapa kalian ke sini?”. Tanya Ju Qiling.


“Aku ingin meminjam film kehidupan Alexa key Domani”. Jawab Andrean. “Bukan nya tadi aku sudah mengatakan nya di saat ingin ke sini?”. Ucap Andrean.


“Kapan? kau hanya mengatakan dia gadis yang bernama Alexa key Domani dan 16 tahun”. Jawab Ju Qiling.


Terlihat wajah kesal terpancar di wajah Andrean tapi Ju Qiling malah tertawa.


Ju Qiling bangun dari kursinya, berjalan ke suatu tempat dan menyuruh Alexa plus Andrean mengikutinya.


Kini mereka berada di ruang bawah tanah setelah turun dari anak tangga yang begitu banyak dan panjang.


Ruang bawah tanah itu gelap dan seperti sangat menyeramkan menurut Alexa.


Mereka hanya di temani oleh obor mereka masing-masing untuk menerangi jalan mereka.


Setelah beberapa saat akhirnya Ju Qiling menemukan apa yang dia cari dan langsung memberikan itu kepada Andrean.


“Ini”. Ucap Ju Qiling sembari menyodorkan sesuatu yang terlihat seperti kotak kecil, itu adalah cd musik atau film lama.


“Btw kak.. kita ada di tahun berapa ini yah? kenapa muka Ju Qiling kayak..” Tanya Alexa dan menatap wajah Ju Qiling serius, entah kenapa tapi dia seperti beberapa kali melihat wajah Ju Qiling.


Tiba-tiba saja di saat Alexa hendak mendekat sebuah cahaya terang muncul di kakinya dan langsung membuatnya panik di tempat.


“Apa itu?”. Tanya Andrean.


“Tenang, itu teleport untuk kalian pulang, udah kan? sana pulang!”. Jawab Ju Qiling lalu seolah-olah mengusir Andrean dan Alexa yang ada di sana.


Andrean menatap nya sinis dan setelah Alexa hilang dari sana secara ajaib dia pun langsung pergi ke lingkaran cahaya terang itu.


“Btw di pulangin gak?”. Tanya Andrean sebelum dia benar-benar pergi dari sana.


“Gak usah, itu cuman salinan doang”. Jawab Ju Qiling.


Andrean mengangguk lalu begitu saja dia pergi dari sana di bawa oleh cahaya putih itu, Ju Qiling hanya menatapnya diam tanpa mengatakan apa-apa.


Ju Qiling langsung pergi dari sana setelah cahaya itu benar-benar hilang dari pandangan nya.

__ADS_1


__ADS_2