
“Lepasin!!”. Teriak seorang anak kecil di saat seseorang memegang tangannya dengan sangat kuat.
Gadis itu terus memberontak dan memukuli orang yang hendak membawanya pergi dari sana.
“No! lepasin!!”. Teriak nya lagi.
Plak!
Tiba-tiba saja suasana menjadi hening setelah tamparan tepat mendarat di wajah anak itu, anak itu bukannya menangis dia malah menatap pria yang menamparnya dengan tatapan sinis.
“What do you see?”. Tanya pria itu sembari semirik kecil dan menatap anak itu rendah.
Dua pria lainnya yang memegang tangan dan tubuh anak itu merasa kewalahan di saat anak kecil itu terus saja berontak dan menghentakkan tangan nya hingga sesekali mengenai mereka.
Tiba-tiba saja seorang pria muncul dari belakang pria yang tersenyum semirik ke arah anak tadi sembari membawa pisau yang terlihat sangat tajam.
Jleb!
Pisau itu langsung menusuk di bokong pria tadi hingga membuatnya jatuh ke tanah dengan darah yang terus keluar dari belakang punggungnya.
__ADS_1
Anak itu pikir pria itu akan membunuhnya, tapi ternyata tidak, dia membawa pisau lainnya dan membunuh dua orang yang memegang anak itu lalu dia menusuk anak itu juga mengunakan pisau tanpa rasa bersalah dan rasa ragu sedikitpun.
“ALEXA!”.
Tiba-tiba Alexa terperanjat kaget dengan camilan nya yang jatuh berserakan di atas lantai, Alexa langsung melihat kearah Maudy yang memanggil namanya dengan nafas terengah-engah.
“Astaga mah.. kirain apa loh, kaget aku ya tuhan..” Ucap Alexa sembari mengosok dadanya yang dag dig dug.
Kejadian tadi tidak nyata, itu hanya drama mafia yang ada di layar kaca(tv).
Tapi, Alexa yang terbawah oleh suasana tentu tegang di saat menonton film seperti itu.
“Nonton apa?”. Tanya Maudy.
Maudy berdeoh lalu duduk di sebelah Alexa, mereka berdua masih belum tidur di jam larut begini karena merasa tidak bisa tidur.
“Katanya besok sekolah, kok masih belum tidur?”. Tanya Maudy sembari menatap Alexa yang masih fokus kepada film nya.
Walau Alexa lumayan takut melihatnya, tapi dia merasa penasaran jika tak melihat itu.
__ADS_1
“Gak bisa tidur mah, jadi nonton tv aja deh”. Jawab Alexa seadanya.
Maudy kembali berdeoh lalu ikut menonton acara yang sedang Alexa lihat, acara itu memang sangat menegangkan apa lagi efek suara film nya yang sangat dar, dir, dor.
Setelah beberapa saat akhirnya film selesai, Maudy langsung menyuruh Alexa untuk tidur karena memang ini sudah sangat larut dan sangat melewati jam tidur Alexa.
Alexa hanya mengikuti apa kata Maudy, dia sebenarnya juga sudah merasa mengantuk karena sekarang hampir jam dua pagi.
...***...
“Kenapa sa? mata Lo kayak.. mata kodok.. ya gak sih?”. Ucap kenzo sembari menahan tawanya agar tak keluar.
Alexa hanya diam saja, tapi dia diam-diam gedek kepada Kenzo yang mengatainya seperti itu.
“Ken, minta nomor lu”. Ucap Alexa.
“Wih, sejak kapan Lo udah ganti kata sebut aku kamu menjadi Lo gue-an? eh btw, buat apa nomor gue? jangan-jangan Lo mau jual ke open bo yahhhh!!”. Jawab Kenzo yang heboh sendiri.
“Udah buruan mana?!”. tanya Alexa lagi, dia malas menjawab pertanyaan Kenzo saat ini.
__ADS_1
Kenapa?
Karena sudah pasti bahwa Kenzo akan bertanya terus kepadanya nantinya hingga sampailah di akar nya.