
Brak!
Seketika Andrean dan Alexa terperanjat kaget ketika pintu perpustakaan terbuka tiba-tiba dengan sangat kuat.
Rol film yang awalnya masih menunjukkan Vidio kini terhenti akibat Andrean yang kaget dan seketika energinya menghilang.
“B-Bunda?”. Ucap Alexa gugup ketika melihat wajah Megan yang ada di depan pintu dengan ekspresi datar menatap kedua anaknya.
“Andrean! berapa kali harus bunda bilang buat jangan kasih tau ini ke Alexa!!”. Ujar Megan yang kesal dengan tingkah semena-mena Andrean.
“Bun.. Alexa juga perlu tau ini”. Jawab Andrean.
“Tapi gak sekarang!”.
Plak!
Meja perpustakaan di pukul dengan sekuat tenaga oleh Alexa dan membuat ruangan seketika hening.
“Bunda! bunda tau keadaan ini tapi bunda lebih milih nyembunyiin semua ini dari aku? bunta tua gak aku hampir mati tadi? aku hampir mati karena bunda gak ngasih tau ini semua dari awal!”. Ucap Alexa dengan nada kesal nya, dia kesal kepada Megan yang tak memberitahukan hal ini lebih awal kepada dirinya.
Jika Megan memberi tahu dari awal seharunya Alexa sudah bisa jaga-jaga sejak kemarin.
“It's okay bunda salah, tapi bunda lakuin ini biar kamu gak banyak beban pikiran Lexa!!”. Jawab Megan.
Alexa terdiam seketika, dia merasa sudah habis kata-kata atau tidak tahu harus berkata apa lagi untuk menjawab Megan.
“Kamu udah tau semua?”. Tiba-tiba suara Bryan terdengar dan Bryan langsung masuk ke dalam perpustakaan itu lalu berdiri di depan Megan. “Jadi mulai sekarang kamu pilih tinggalin Evan atau manfaatin Evan buat dapet sistem pemanggil Dewi laut dari Ivan?”. Tanya Bryan.
Andrean dan Alexa yang mendengar itu sama-sama mereka berbelalak mendengar ujaran Bryan, bagaimana bisa ayah mereka sekejam itu? dan bagaimana ayah mereka bisa tahu kalau Alexa berpacaran dengan Evan, padahal setahu mereka Bryan tidak ada di rumah kala dulu Evan sering datang ke mansion mereka.
__ADS_1
“Yah! ayah kok-”.
“Diam kamu Andrean!”. Bentak Bryan sembari menaikkan suaranya agar Andrean tak menyahut ucapan nya lagi, dia tak suka ketika seseorang menyahut ucapannya ketika dia berbicara dengan seseorang.
Andrean seketika terdiam seperti ayam yang terendam air, dia tak berani melawan ucapan Bryan ketika Bryan sudah menaikan suaranya.
“Ayah~ gak baik loh marah-marah begitu, terutama marah sama kedua anak lemah ayah, 'kan kasian mereka”. Tiba-tiba Andre sudah berada di sebelah Bryan.
Sejak awal sifat Andre dan Andrean sudah bertolak belakang dan di saat Andrean yang seorang penakut seperti Alexa, di sisi lain Andre bukan hanya seorang yang ceria dan keras kepala, tapi dia berani kepada siapa saja termasuk ayahnya Bryan.
Dia akan melawan siapa saja yang bersalah, tapi kali ini Bryan tidak salah kata-kata menurutnya jadi dia mengatakan itu hanya untuk menyelamatkan kakak dan adiknya dari omelan Bryan.
“Aku gak peduli dengan hal itu, intinya Alexa kau cepat pikirkan kedua pilihan itu, oh dan jika kau pilih putus dengan Evan maka aku akan membawamu pindah ke Korea dan tidak akan tinggal di sini lagi”. Ucap Bryan dan langsung memutar badannya hendak pergi meninggalkan ruangan itu.
“Why?”. Tanya Andre yang penasaran.
Alexa yang mendengar itu menelan ludah kasar dan kaku seketika.
Bryan dan Megan langsung keluar dari sana meninggalkan ketiga anak mereka.
Andre langsung mendekati Alexa dan mencengkram dagu Alexa.
“Lexa! udah berapa kali gue bilang buat jauhi Evan dan putus dari dia!”. Bentak Andre yang kesal kepada Alexa yang tidak mau mengikuti ucapannya sejak awal. “Lo liat! karena Lo gak mau nurut jadi begini 'kan?!”. Ucap Andre lagi.
“Gue suka sama Evan, gue gak mau separated sama dia, kak.. tolongin gue dong”. Jawab Alexa dan memohon kepada Andre dengan nada gemetar.
Andre mengendus sinis lalu melepas cengkraman nya dari Alexa seraya Mengacak-acak rambutnya karena merasa pusing.
“Gue abis kata-kata buat Lo Lexa”. Gumam Andre lalu duduk di kursi yang ada di sana dan Alexa juga ikut duduk di sebelahnya.
__ADS_1
“Jadi, Lo mau pilih berakhir sama Evan.. atau manfaatin Evan supaya bisa dapet sistem Dewi laut?”. Tanya Andrean.
Alexa hanya diam saja seraya meremas ujung bajunya hingga kusut karena memikirkan harus apa yang dia pilih.
Dia sayang kepada Evan dan dia cinta kepada laki-laki itu, tapi Bryan tak mau menerima Evan di keluarga mereka begitu saja.
Kalau Alexa memanfaatkan Evan, bagaiman jadinya jika nantinya Evan marah kepadanya dan tak mau lagi melihat wajahnya yang hina itu karena sudah memanfaatkan kekasihnya sendiri.
Sekarang Alexa hanya berharap bahwa yang dia alami sekarang adalah mimpi, dia berharap ini hanya mimpi buruk dan panjangnya.
“Gak ada cara lain buat bisa manggil Dewi laut? gue gak mau manfaatin atau ninggalin Evan”. Tanya Alexa dengan nada pelan.
Andrean terlihat berfikir akibat pertanyaan yang Alexa ucap kan.
“Legenda mengatakan.. Dewi laut bisa di panggil pakai mantra”. Jawab Andrean. “Sebenernya sistem yang Ivan buat bukan hanya sistem yang di bentuk pakai peralatan modern aja, tapi di sistem itu ada tercampur energi batu delima merah atau bisa di bilang batu delima sakti”. Sambung Andrean.
“Hmm.. gue rasa ayah sebenernya bukan ngejer sistem itu, tapi ngejer energi kekuatan delima sakti supaya bisa manggil Dewi laut, karena setahu gue Dewi laut bisa di panggil dengan mudah pakai batu delima atau pakai kekuatan spirit suci”. Sahut Andre setelah mengingat hal itu juga.
“Lo juga reinkarnasi ya?”. Tanya Alexa kepada Andre, karena kelihatannya Andre tahu segalanya sama seperti Andrean.
Andre awalnya tak menjawab, lalu dia tertawa kecil seraya menggelengkan kepalanya. “Gua bukan reinkarnasinya atau apalah iblis kayak bunda sama ayah, gue cuman manusia biasa tapi gue belajar kayak gini pas Masi kecil sama Andrean diem-diem di belakang bunda sama ayah dan akhirnya mereka tau tapi hanya diem dan kayak gak respon”. Jawab Andre.
“Btw.. batu delima bisa di dapatkan di mana?”. Tanya Alexa lagi.
“Itu langkah dan pastinya sangat susah buat dapetin di jaman sekarang”. Jawab Andrean.
“Kalau spirit suci dan mantra itu cara dapetinnya gimana?”. Tanya Alexa lagi.
“Spirit suci adalah kekuatan spirit greja, jarang orang bisa dapetin kekuatan itu walau mereka udah belajar, Spirit suci ada lima tingkatan pertama spirit air lalu api setelah itu udara, alam dan yang terakhir kekuatan paling suci yaitu cahaya, mereka punya nama masing-masing tapi gue gak tau kalau tentang nama mereka”. Jawab Andrean. “Sementara kalau mantra.. mantra sebenarnya juga hampir sama dengan spirit, dia pakai formasi kuno dan setelah baca mantra formasi dengan sebuah keajaiban Dewi laut bakal langsung keluar dari formasi itu”. Jawab Andrean lagi.
__ADS_1