Selina, Obsesiku Adalah Kamu

Selina, Obsesiku Adalah Kamu
BAB 9 Indentitas Baru


__ADS_3


Rey telah dinyatakan tidak selamat dari kebakaran itu. namun kebenarannya adalah; kebakaran rumah sakit dimana Rey dirawat itu hanyalah sebuah skenario dari Robert Hills, kakek dari Rey sendiri


Hanya beberapa ruangan rumah sakit saja yang ludes hangus terbakar, tentu saja termasuk ruangan Rey. Namun pada kenyataannya, tidak ada korban jiwa sama sekali. karena sebelumnya semua pasien telah dipindahkan ke ruangan lain jauh sebelum terjadinya kebakaran


Mayat-mayat yang telah ditemukan hangus terbakar dan diperlihatkan pada media, bukanlah mayat manusia. semuanya hanyalah sebuah skenario sempurna yang dibuat oleh Albert Hills


Pemilik rumah sakit ini adalah sahabat karibnya sendiri, Dia sebelumnya telah berkoordinasi dengan semua pihak yang terlibat dan meminta mereka agar berkerjasama untuk membantunya


Sebelumnya Jessica datang pada Ayahnya, meminta pengampunan dan Memohon-mohon pertolongannya. Jessica benar-benar tidak punya pilihan lain lagi, Jessica sudah benar-benar muak setelah bertahun-tahun selalu dipersulit untuk bertemu dengan darah dagingnya sendiri


Jessica sudah dicoret dari Akta keluarga, Karena telah membangkang dan memutuskan meninggalkan keluarganya sendiri demi menikahi seorang pria baj*ngan seperti Jeffrey. Akan tetapi dihati kecil Albert, Jessica tetaplah putri kandungnya dan Albert bersedia membantu Jessica dengan alasan semua yang akan dia lakukan semata-mata hanya demi cucu laki-lakinya dan Jessica harus mengikuti segala aturannya


semua orang percaya bahwa Rey Stefano Johnson telah benar-benar meninggal dunia dalam sebuah kebakaran.


Jessica lantas menyalahkan semuanya pada Jeffrey. saat proses pemakaman terlihat jelas sedikit rasa bersalah dari wajah pria itu. Jessica sebelumnya menolak dilakukan autopsi pada anaknya, Jessica mengatakan pada semua pihak bahwa dirinya akan berusaha untuk ikhlas menerima kenyataan. Drama yang dibuat Jessica benar-benar meyakinkan semua orang



...Bertahun-tahun kemudian.....


Rey tumbuh menjadi individu muda yang sangat jenius. Dia berhasil memecahkan rekor dunia sebagai siswa yang mendapatkan nilai A di 10 bidang mata pelajaran, di London School of Economic


Berkat didikan keras sang kakek, Diusianya yang menginjak 13 tahun Rey telah berhasil menjadi Top Trader termuda dunia yang menghasilkan $200 Juta dalam 35 hari


Rey telah menyelesaikan studinya lebih cepat dari perkiraan, hanya dalam kurun waktu dua tahun dia telah mendapatkan gelar strata dalam bidang keuangan dari London State University dan dua tahun kemudian kembali mendapatkan sebuah gelar Magister Bisnis Administrasi


Saat ini usianya menginjak 25 tahun, dan Rey telah memiliki sejumlah bisnis yang terbilang sukses besar. Rey bahkan berhasil mendirikan sebuah perusahaan investasi yang terpercaya hingga menarik begitu banyak investor luar


Setelah bertahun-tahun berada di London untuk menyelesaikan studinya, Rey kini resmi kembali ke Indonesia atas permintaan sang kakek


Rey kini telah berganti nama menjadi Stefan Abern, karena yang dunia tahu Rey Stefano Johnson sudah lama mati.


Belum lama Rey kembali ke Indonesia, Rey harus menerima kenyataan pahit bahwa sang kakek telah meninggal dunia diusianya yang ke 56 tahun; Akibat penyakit jantung yang telah lama dideritanya, dia menyusul istrinya yang lebih dulu meninggal karena sakit juga.


Sebelum Albert meninggal, dia sempat memberi pesan pada Rey agar dia bertindak berani untuk membalaskan rasa sakit hatinya pada semua orang yang telah memperlakukan dirinya dan ibunya secara tidak adil


Rey pun berjanji pada kakeknya akan membalas semua rasa sakit hatinya, dan segala penderitaan yang telah dialaminya karena dipisahkan dari ibunya sendiri selama bertahun-tahun lamanya.



Stefan atau Rey yang sudah berganti namanya kini tengah menghadiri sebuah acara Awards, Stefan lagi-lagi untuk kesepuluh kalinya mendapatkan Awards sebagai seorang financial trader muda tersukses tahun ini dan dia kini mulai naik keatas panggung dengan rasa percaya diri lalu memberikan sebuah pidatonya yang selalu berakhir menjadi viral


...“Investasi dan berkencan sebenarnya sama. Aku yakin bahwa orang yang berselingkuh juga memiliki mental mengambil resiko. Investasi pasti memiliki resiko, Berselingkuh juga ada konsekuensinya."...


Ditempat lain ada seorang gadis yang terlihat sedang duduk ditaman sambil memeluk amplop coklat bersama dengan teman wanitanya, telihat begitu lesu dan letih karena mereka seharian ini mondar-mandir mencari lowongan pekerjaan


..."Oh My Goodness!!! Selina... Selina..."...


..."Mn? kenapa?"...


..."Coba lihat ini!"...


..."Apa?"...


..."Lihat, Stefan Abern!"...


..."Gak!"...


..."Selina... lihat dulu!"...

__ADS_1


..."Gak!"...


..."Hmph! Stefan Abern The most handsome man in the world!"...


..."Hah? pfft."...


..."Kenapa tertawa? aku mengatakan yang sebenarnya! The best! dia terlihat tidak nyata! dia tampan sekali hiks hiks..."...


..."Ai! Plis deh jangan terlalu lebay!"...


..."Dia pria idamanku hiks hiks... "...


..."Sebenarnya siapa Stefan Abern itu? aku rasa aku belum pernah menonton drama yang dia perankan."...


..."Astaga Selina... dia bukanlah seorang aktor!"...


..."Lalu kenapa dia bisa sangat populer? apa dia seorang penyanyi? Pfft. gomong-ngomong, kamu ini gampang sekali berpaling... minggu lalu bukannya kamu bilang Cha Eunwoo yang menjadi The most handsome man in the world versimu."...


..."Hmph! Cha Eunwoo kan orang Korea, sedangkan Stefan Abern asli orang Indonesia. jadi maksudku, Stefan Abern adalah pria lokal yang paling tampan... tidak ada yang bisa menyentuh ketampanannya!"...


..."Mn."...


..."Hei, Selina?"...


..."Mn."...


..."Jadi kamu benaran tidak tahu siapa Stefan Abern?"...


..."Yap!"...


..."Selama ini kamu hidup dibawah batu atau bagaimana, hah?"...


..."Pfft. tapi kamu coba lihat dulu deh, Stefan Abern juga tidak kalah tampan dari aktor-aktor korea..."...


...Thania memperlihatkan foto pria itu dari ponselnya "Mn, jadi ini... dia memang cukup tampan."...


..."Tidak hanya sekedar tampan, Stefan Abern juga adalah pria yang sangat-sangat jenius! pria itu berotak brilian! kamu pasti tahu dong? perusahaan investasi yang terkenal itu? dia adalah pemilik tunggal dari perusahaan besar tersebut."...


..."Ah? begitu ya."...


..."Eh eh Kamu tebak dong umurnya berapa?"...


..."Hah? Mana kutahu."...


..."Ish! ya coba tebak saja... kamu kan barusan sudah melihat fotonya, jadi tebak berapa umur Stefan Abern sekarang? Ayolah ayolah..."...


..."Aku tidak tahu."...


..."Ai! 25 Tahun."...


..."Mn. "...


..."Masih terbilang sangat muda bukan? tapi diusianya yang segitu, dia sudah menjadi Billionaire. itu mencapaian yang sangat luar biasa."...


..."Mn. ya, ya."...


..."Dan, dia juga dianugrahi wajah yang sangat luar biasa tampan... oh astagaaa Selina... membayangkannya aku bisa menjadi gila hiks hiks... dia adalah tipeku hiks hiks... tuhan benar-benar memberinya keberuntungan yang berlimpah."...


..."Astaga Thania... kamu ini..."...


..."Itu adalah cita-cita terbesarku, memiliki suami yang sesempurna Stefan Abern."...

__ADS_1


..."Ingat, tidak ada yang sempurna didunia ini selain tuhan."...


..."Mn. iya iya tahu."...


..."Thania, sudahlah. kita pulang yuk? kita lanjut saja besok."...


..."Hah! sebentar sebentar! kenapa jadinya pulang?"...


..."Kan kita bisa lanjut besok?"...


..."Bukankah rencananya kita mau ke-restoran diujung jalan itu?"...


..."Ah? Iya. tapi matahari saja sudah mau terbenam, gimana kalau kita lanjut besok saja ya?"...


..."Hng... coba pergi ke-restoran itu dulu yuk? ayolah Selina... siapa tahu kan disana masih ada lowongan pekerjaan? jangan sampai kita kehilangan kesempatan itu."...


..."Nope! aku nggak deh."...


..."Kenapa?"...


..."Kalau mau kamu saja? aku harus segera pulang, masalahnya nenekku sedang sakit dirumah, aku merasa khawatir padanya."...


..."Aihhh, rupanya begitu... kenapa tidak bilang sejak tadi? sudahlah aku mengerti, yasudah kamu pulang duluan saja."...


..."Eh? terus kamu?"...


..."Kalau aku... ng..."...


..."Beneran mau pergi kesana dulu?"...


..."I-iya hehe... aku mau pergi kesana, siapa tahu kan ada kesempatan."...


..."Ai! Semangat Thania, maaf tidak menemanimu."...


..."Tidak apa-apa, Selina. aku mengerti. Aku pasti akan langsung mengabarimu kalau ternyata ada dua lowongan pekerjaan, doakan aku ya?"...


..."Pasti, pasti... Thania, ugh kamu baik sekali... terima kasih banyak ya?"...


..."Selina, kamu sudah aku anggap seperti adikku sendiri."...


..."Hikss hikss terharu..."...


..."Haha... ayo, aku akan menemanimu dihalte sampai busnya datang ya?"...


..."Eh, tidak perlu!"...


..."Kenapa? tidak apa-apa kok, aku akan menemanimu."...


..."Tidak usah, terima kasih ya Thania... tapi tidak apa-apa, aku sudah terbiasa sendirian kok. lagi pula aku bakalan mampir sebentar ke apotek sana."...


..."Tidak apa-apa, aku akan mengantarmu saja."...


..."Thania, beneran tidak perlu seperti itu... Terima kasih sekali atas niat baikmu... tapi, lebih baik kamu segera pergi restoran sana... jangan sampai karena kelamaan nemenin aku, nantinya kamu jadi pulang larut malam."...


..."Hufftt! yasudah... kalau begitu aku titip salam buat nenekmu, ya? semoga beliau cepat sembuh."...


..."Terima kasih banyak Thania, akan pasti sampaikan... sekali lagi, maaf karena tidak bisa menemanimu?"...


..."Tidak apa-apa, Selina... Baiklah, kalau begitu... sampai jumpa nanti, Selina. byebye dongsaeng..."...


..."Semangat Eonnie..."...

__ADS_1


__ADS_2