
karna merasa sudah segar ziona akhirnya keluar hanya dengan menggunakan handuk yang hanya menutupi dada dan paha mulusnya .
Axel yang melihatnya jangan ditanya lagi hasrat nafsunya sudah menggebu - gebu di tambah lagi dengan penghianatan yang di berikan oleh ziona dan sahabat terbaiknya .
Karena hasratnya sudah di ubun axel langsung mendekati dan menarik ziona hingga membuat mereka tanpa jarak , melihat ziona yang diam axel langsung menarik kain yang menutupi tubuh ziona sambil mencium bibir pink alimi milik ziona .
Ziona yang mendapat serangan tersebut masih diam dan syok , hingga akhirnya axel menggigit bibirnya ziona langsung sadar dan mencoba berontak atas apa yang di lakukan axel .
karena tenaganya yang lemah tak sebanding dengan tubuh besar dan gagah axel akhirnya ziona tak dapat lagi memberontak .
Walaupun dia melihat air mata yang keluar dari bola mata indah ziona namun tak dapat membuat hasratnya berhenti untuk mengukung ziona , axel semakin kasar menjamah tubuh ziona hingga terjadilah apa yang di bayangkan reader .
sekali bukan tapi sudah berapa kali axel menyatukan dirinya dengan ziona tapi dia belum merasa puas atas apa yang dirasakannya tau apa yang di lakukan ziona selama ini padanya.
Karena merasa lelah akhirnya axel langsung membaringkan tubuhnya di samping ziona langsung memejamkan matanya.
******
Matahari sudah masuk ke dalam kamar hingga membuat ziona yang tidur langsung menggeliat , karena merasa ada yang berat di perutnya ziona langsung membuka matanya .
Betapa terkejutnya ziona saat melihat axel yang memeluknya sambil tidur dengan nyamannya , karena melihat axel ada di sampingnya ziona langsung teringat kejadian yang terjadi semalam .
Kejadian dimana dia harus kehilangan satu - satu mahkota berharganya , tanpa dia sadari air mata mengalir di pipi mulusnya dan mengeluarkan suara isak tangis hingga membuat axel yang tadinya masih tidur terbangun karena suara tangisan ziona .
" apaan sih brisik bangeet .!" bentak axel tapi dengan suara khas bangun tidur.
Namun ziona tidak memberi jawaban hingga axel bangkit dari tidurnya dan memungut pakaiannya memakai kembali .
" kak kamu akan menikahi akukan .?" tanya ziona dengan berharap
" apa nikah .?" jawab laki - laki itu dengan datar dan sedikit mengejek. " lo pikir gw cinta sama lo.?" tanya axel .
" nggak akan .! gw nggak akan nikahin lo.!" jawab datar sambil berlalu pergi meninggalkan ziona yang sedang meratapi nasibnya.
Saat mendengar jawaban itu yang keluar dari mulut axel hati ziona semakin hancur , karena merasa tak ada yang mesti di perbaiki ziona mencoba untuk bangkit menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badannya .
Sudah 2 jam ziona mencoba berfikir apa yang harus dia lakukan saat ini akhirnya ziona memutuskan untuk pergi dan meninggalkan axel .
Sebelum dia pergi ziona menuliskan secarik surat untuk axel , merasa tubuhnya sudah sedikit baikan akhirnya ziona mengangkat koper miliknya dan turun ke bawah.
__ADS_1
" mbak lexa .! mau kemana mbak.?" tanya bik yem.
" aku mau pergi bik .!" jawab ziona " bik aku minta maaf ya kalau ada salah sama bibik.! oh ya bik salam ya buat yang lain.?" kata ziona sambil melangkahkan kakinya keluar dari rumah axel .
" emang nggak tunggu den axel bangun tidur dulu mbak.?" tanya bik yem
" nggak bik .! semalam udah pamit sama kak axel.!" kata ziona bohong.
sampai di luar kebetulan taxi yang di pesan oleh ziona sudah sampai akhirnya pergi meninggalkan axel sendiri untuk selamanya .
" mbak kemana ini mbak.?" tanya sopir taxi.
" jalan aja dulu mas muter - muter .! nanti kalau sudah tau kemana tujuan saya beri tau .!" kata ziona sambil memikirkan kemana dia harus pergi , dan hanya di angguk oleh sopir taxinya .
1 jam akhirnya ziona tau kemana tujuannya ,
" mas kita ke bandara sekarang ya.?" kata ziona
" iya mbak .!" jawab sopir taxi dan melajukan taxinya ke bandara yang di tuju ziona
Setelah turun dari taxinya ziona langsung mengurus tiketnya karena sebelum ke bandara ziona sudah mengurus semua surat yang kemungkinan akan di perlukannya nanti .
" selamat tinggal semua kenangan yang ada di sini.!" kata ziona.
Akhirnya setelah beberapa jam di udara ziona sampai di negara tujuannya , ziona langsung mencari tempat untuk dia tempati .
Berbeda dengan ziona , axel yang baru bangun setelah tadi paginya meninggalkan ziona dengan kata - kata dan perlakuan tak bertanggung jawabnya , dia bergegas menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badannya .
Saat merasa sudah segar axel bergegas memakai baju santai karena hari ini minggu jadi otomatis dia tidak ke kantor . saat keluar dari kamarnya axel teringat dengan ziona .
" apa yang di lakukan wanita itu di dalam ,? kenapa sepi sekali .? tanya axel kemudian membuka pintu kamar ziona yang ternyata tak terkunci .
Sepi itu yang menggambarkan kamar ziona ralat bekas kamar ziona ." kemana dia kenapa masih berantakan gini .? dan itu apa .?" tanya axel saat melihat noda merah yang berada di atas tempat tidur milik ziona ,
" darah .! ini darah .!" kata axel kemudian dia baru teringat apa yang telah dilakukannya pada ziona , merasa itu yang axel rasakan saat ini .
Namun nasi sudah menjadi bubur apa yang bisa dia lakukan lagi , saat di ingin berjalan keluar tanpa sengaja dia melihat kertas di meja rias .
" apa ini.? surat.? surat siapa.?" tanya axel langsung di bacakan.
__ADS_1
kak axel..!
trima kasih buat selama ini ,
trima kasih karena kak axel telah begitu baik pada aku selama ini.
kak aku pamit.!
aku akan melupakan kejadian semalam walau hatiku hancur saat mengingat benda yang paling berharga yang ku miliki direnggut dengan paksa namun semuanya yang telah terjadi tidak akan kembali lagi seperti semula.
oh ya kak kalau nanti ketemu sama kak Rangga , tolong kembalikan uang yang dia kasih buat pengobatan bunda.
uangnya aku simpan di laci.
" ciiih ngapain dia minta tolong sama gw dia kira gw jongosnya .?" umpat axel ,walau demikian axel tetap melanjutkan membaca suratnya.
kak nanti juga sampaikan trima kasih sama kak Rangga , karena permintaan kak Rangga aku bisa dekat dengan kak axel walau pada akhirnya aku harus meninggalkan kak axel yang ternyata tidak pernah mencintai aku.
kak jaga diri baik-baik ya .?
kak I love you.
*by ziona alexa putri*
Setelah membaca surat dari ziona axel langsung ambruk tak bisa berdiri karna rasa bersalah dan penyesalannya.
axel bangun dari lantai dia langsung keluar kamar , di bergegas kedapur Karena dia ingin menanyakan pada bik yem dimana lexa sekarang tidak bukan lexa tapi zionanya .
" biiiiik .! bik yeeem.?" teriak axel memanggil art sekaligus pengasuh waktu dia kecil dulu.
" iya den ada apa. ?" tanya bik yem cemas.
" bik lexa kemana .? ah bukan zionaku kamana biiik.?" tanya axel sambil menangis hingga bik yem yang melihat tak kuasa menahan air matanya.
*******
Bersambung
Jangan lupa vote like dan comentnya ya reader.?
__ADS_1