Senja Yang Terlupakan

Senja Yang Terlupakan
bab 7 Kok nggak sama ya


__ADS_3

Axel Pov


Sepertinya ada yang datang gw sedikit membuka mata gw untuk melihat siapa dia , saat gw tau siapa yang datang gw langsung menutup mata kembali.


" sebenarnya apa yang terjadi sih kak sama kamu .? kayak orang banyak beban gitu .?" tanya dia sama gw yang masih pura - pura pingsan .


" gw ingin di mengerti oleh orang tua gw , dan juga gw pengen orang tua gw jangan terlalu sibuk dengan urusan mereka ." jawab gw dalam hati karena tak ingin dia tau kalau gw udah sadar dari tadi.


Tak lama setelah itu dia langsung pergi gw nggak tau dia kemana , karena gw rasa udah aman gw langsung membuka mata dan melihat sekeliling gw sambil mencoba untuk bangkit untuk duduk.


karna pusing gw memilih bersandar di kursi , baru saja gw ingin memejamkan mata lagi terdengar langkah kaki di belakang gw.


" masih pusing kak.?" tanya wanita itu sehingga membuat gw sedikit kaget .


" lo .! ngapain lo disini. .?" tanya gw yang pura - pura bingung .


" ini tu kos aku lah kak .! yaiyalah aku disini ." jawab dia ,


saat gw liat wajah dia sepertinya gw nggak asing sama mukanya tapi gw nggak tau siapa dia .


" apa ini kos tu cewek .? jadi gw dari tadi di kos dia." batin gw .


saat gw sadar ternyata dia sudah tidak ada lagi di depan gw .


" kemana dia.?" tanya gw sambil mencoba melihat sekeliling yang dapat terjangkau oleh mata gw.


Tak lama setelah dia pergi meninggalkan gw , tiba - tiba dia datang lagi dengan semangkuk makanan dan segelas air putih di atas nampan.


" ni kak di makan dulu .! dihabiskan ya .?" katanya sambil menyodorkan semangkuk bubur ke hadapan gw.


" kakak masih pusing ya. ?" tanya dia " ya udah biar aku suapin aja , aaaa buka mulutnya.!" sambung dia sambil menginstruksi gw supaya gw buka mulut dan menyodorkan sesendok bubur ke depan mulut gw.


" aaaaeeeuuummmm pinter.!" katanya setelah menyuapi bubur ke dalam mulut gw.


gw yang mendengarnya sedikit kesal ,


karena dia seperti menganggap gw anak kecil .


walau sedikit kesal gw tetap membuka mulut gw waktu dia suapin .


" kakak mau lagi.?" tanya dia saat dia lihat gw membuka mulut gw untuk menerima suapan darinya , tanpa gw sadari ternyata sudah habis .


" emang masih ada.?" tanya gw cepat , gw langsung ngerutuki mulut gw yang asal ngomong , malu - maluin aja kayak nggak pernah makan aja . Ya gw akuin sih masakannya enak banget , tak kalah sama juru masak di rumah gw .


" banyak kok kak . kalau kakak mau lagi biar aku ambilkan lagi.!" katanya pada gw , tanpa gw sadari gw langsung menganggukkan kepala.


" yaudah kakak tunggu sebentar ya.? aku ambil dulu .!" kata dia sambil beranjak pergi ninggalin gw

__ADS_1


Baru 2 menit dia pergi dari hadapan gw dia sudah datang lagi.


" maaf kak ya aku lupa tadi buburnya sudah nggak banyak lagi , karna tadi sudah aku kasih buat tetangga sedikit.!" jelas dia dengan raut wajah yang sedikit merasa bersalah.


" ini masih ada tapi cuman sedikit lagi ini.! nggak apa - apakan kak.?" tanya dia lagi


" nggak apa - apa kok jawab gw dengan sedikit gw tarik sudut bibir gw untuk mengulas senyum.


" okey kalau gitu.!" kata dia sambil menyodorkan sendok berisi bubur ke mulut gw , gw pun menerima dan melahap sampai habis tak tersisa .


Gw nggak ta mahnet apa yang ada pada cewek ini sampai - sampai gw merasa nyaman saat berada di sampingnya.


" trima kasih.!" kata gw dengan tulus karna dia sudah merawat gw .


" iya sama - sama kak. tenang santai aja kak , oeh iya nih minum obatnya dulu.!" kata dia sambil memberikan obat dan segelas air pada gw.


30 menit setelah siap makan dan istirahat sebentar gw merasa sudah agak mendingan , gw langsung pergi dari kos dia .


Karena gw merasa nggak enak dengan wanita itu , sedari tadi gw dengar banyak yang negur dia karena memasukkan pria ke dalam kosnya .


*****


Setelah axel pamit ziona langsung masuk ke kamarnya untuk istirahat karena mereka lelah seharian ini .


Baru saja ingin memejamkan matanya terdengar bunyi dering HP nya.


" gw bik - baik aja kok, tang aja pokonya.!" jawab ziona.


" iya bener gw nggak papa kok Jubaedah.! gw cuman lelah aja hari ini.!" kata ziona .


........


" iya , ini emang gw mau istirahat , karena lo nelpon makanya gw nggak jadi tidur.!" jelas ziona pada mila.


............


" iya .! waalaikumussalam.!" jawab ziona langsung mematikan teleponnya dan langsung memejamkan matanya kembali.


********


Pagi ini tak seperti biasanya axel bangun sangat pagi dan sedikit bersemangat.


" pagi bik yem.! apa menu sarapan pagi ini bik.?" tanya axel pada art sekaligus pengasuhnya dari kecil.


" ini mas nasi goreng seafood kesukaan mas axel." jawab bik yem.


" bik tolong buatkan bubur ayam ya .? aku lagi pengen makan bubur ayam pagi ini.!" kata axel , di jawab dengan anggukan kepala oleh bik yem , walau sedikit heran bik yem tetap melakukan sesuai permintaan tuan mudanya.

__ADS_1


" mas axel. ! mas buburnya sudah siap.!" kata bik yem memanggil axel untuk memberi tau bahwa buburnya sudah di siapkan.


Saat menyuapi bubur ayam kedalam mulutnya axel mengunyah pelan - pelan mencoba membandingkan dengan bubur buatan ziona.


" kok nggak sama ya rasanya.?" tanya axel ,


bik yem yang mendengarnya sedikit heran.


" sama kok mas ." jawab bik yem.


" nggak bik ini tu seperti ada yang kurang , tapi yang bubur ayam kemaren tu rasanya sempurna banget di lidah axel." jelas axel , saat mendengar apa yang di katakan oleh tuan mudanya bik yem merasa semakin heran.


" emngnya mas axel makan bubur ayam kemaren.? tapi kok saya nggak tau.!" batin bik yem.


Tiba - tiba axel bangun sehingga membuat bik yem sedikit kaget .


" bik axel berangkat dulu ya.?" kata axel yang meninggalkan bubur yang hanya dimakannya cuma beberapa suap saja.


" mas buburnya nggak di makan.?" tanya bik yem .


" tadi di suruh buat , eh pas udah di buatin lah kok nggak di makan.? mana katanya nggak sama lagi." batin bik yem bingung.


Setelah berpamitan pada artnya axel langsung ke kampus.


sampai di kampus matanya langsung melirik ke sana ke mari seperti mencari sesuatu yang hilang.


Saat yang di carinya terkunci dengan matanya axel langsung ke sana.


" eh lo .!" kata axel yang yang membuat ziona yang sedang duduk di kursinya kaget.


" eh kak axel .! ada apa kak.?" tanya ziona bingung.


" itu.!" jawab axel ragu.


" itu .? itu apaan kak.?" tanya ziona semakin bingung.


axel mencoba menarik nafas dalam - dalam supaya dia dengan mudah mengatakan pada ziona.


" itu .. anu.... kamu sibuk nggak.? kalau nggak sibuk besok tolong buatkan bubur ayam seperti kemaren untuk gw.!" kata axel dengan ragu - ragu dan mencoba membuang rasa malunya.


" oooo bubur ayam. insyaa allaah ya kak.? besok aku sempatkan untuk buatnya untuk kakak.


!" kata ziona.


" gw tunggu besok.! lo bawa ke kampus karna gw akan sarapan dengan bubur ayam buatan lo besok." kata axel dan kemudian meninggalkan ziona.


bersambung.

__ADS_1


__ADS_2