
Sudah hampir 1 bulan axel mencari tau tentang keberadaan ziona ditemani oleh Rangga ,namun tak membuahkan hasilnya .
" zionaaaaaa .? kamu dimana .? aku mohon kembalilah .!" axel meracau dalam keadaan mabuk .
" ax .! udah ya lo jangan buang - buang waktu lo dengan minum - minum gini , dari pada lo kek gini lebih baik lo ingat - ingat lagi kemana kira - kira ziona pergi .!" kata Rangga mencoba menghentikan axel dari minum - minumnya .
" gw nggak tau ga .! gw nggak bisa mikir sekarang ini, yang hanya gw mau itu ziona di sisi gw sekarang .!" kata axel khas orang mabuk .
" emangnya dengan lo mabok gini ziona bakal kembali , gw yakin banget ni ya .! kalau misalnya dia kembali ziona ilfil sama lo yang minum - minum gitu, karena dia paling nggak suka cowok pemabuk ." kata rangga berhasil menghentikan axel untuk melanjutkan menegak kembali wine yang ada di atas mejanya .
" okey gw nggak mabok lagi demi ziona, gw janji akan gw buang semuanya .!" kata axel sembari bangun dari duduknya menuju ke gudang tempat dia menyimpan semua minumannya .
Rangga yang melihat axel bangun langsung mengikutinya takut kalau kalau axel melakukan sesuatu yang bahaya pada dirinya .
" ga tolong ambilkan dus itu yang di belakang lo .!" pinta axel pada rangga ,
Tak ingin membantah apalagi bertanya rangga langsung mengambil dan memberikan dus yang ada di belakangnya pada axel .
Setelah di berikan dus oleh Rangga, axel memasukkan semua wine koleksinya , karena sebelum mengenal ziona axel tipekal cowok yang suka mabuk - mabukan dan tukar ganti pasangan .
Itu sebabnya Rangga meminta bantuan pada ziona untuk mencoba merubah sifat axel selama ini.
Bukan salah axel juga sebenarnya dia begitu tapi karna kesibukan orang tuanya yang membuat axel menjadi nakal .
Memang sih dia tidak pernah terlibat tauran ataupun kekerasan yang lainnya ,tapi ini lebih pada pada hal yang dapat merusak dirinya .
Axel yang suka minum dan gonta ganti partner sejak dia masih duduk di bangku sekolah menengah atas , itu karena salah dalam pergaulan .
selain dia di abadikan oleh kedua orang tuanya , dia juga di tinggalkan oleh kedua sahabatnya yaitu rangga dan zeindra .
Zeindra yang pergi karna masalah keluarganya dan Rangga pergi karna papanya yang harus pindah tugas .
*******
" ax .! mau di bawa kemana ini semua .?" tanya Rangga saat melihat dus yang sudah penuh dengan botol minuman .
" buang aja .! kalau lo mau buat lo aja .!" kata axel sambil mengangkat sebuah dus untuk dia turunkan ke lantai bawah .
__ADS_1
" kita lelang aja gimana .?" tanya Rangga mencoba bercanda.
" terserah lo mau apa .! pokoknya gw mau ni botol nggak ada di rumah gw lagi .!" teriak axel.
" nah jangan marah napa sih broe ,! lo harus lebih sabar mulai sekarang , kalau ingin suatu saat nanti ziona kembali lagi sama lo .!" jelas Rangga pada axel sambil membawa nama ziona agar aman dari amukan axel .
Benar saja axel yang mendengar nama ziona di sebutkan oleh Rangga langsung diam dan mencoba untuk menahan emosinya .
Di Indonesia axel dan Rangga yang sibuk dengan Vodka ataupun wine nya , beda lagi dengan ziona yang sedang bersiap-siap membuka rukonya .
" jessi .! gimana udah siap belum .?" tanya ziona pada Jessica ,Jessica adalah teman sekaligus menjadi sahabat ziona selama di negara L ini.
" udah kok ona .!" jawab jessi ,ona adalah panggilan untuk ziona yang di berikan oleh jessi sesuai dengan nama rukonya ona cake .
karena semuanya siap ziona dan Jessica mulai membuka rukonya dan mempersilahkan pengunjung untuk mencoba cake nya .
ziona dari dulu memang suka memasak dan mengolah berbagai macam jenis cake tak heran dia yakin untuk memulai usahanya .
baru beberapa jam cake yang di sediakan oleh ziona langsung ludes tak bersisa , karena ada beberapa orang yang memborong cake buatan ziona karna dia menyukainya .
" baik nyonya , terimakasih sudah berkunjung .!" kata ziona ramah .
Balik lagi ke Indonesia , setelah membuang wine semuanya axel dan Rangga duduk di sofa sambil menunggu laporan dari orang suruhan mereka .
" gaaa .?" teriak axel yang mengagetkan Rangga yang sedang memikir kemana kira - kira kalau dia sedih dan kecewa akan pergi ? munkin ziona akan kesana juga .
" apaan sih broe teriak - teriak gitu .! jantungan gw bisa - bisa nanti ." kata Rangga protes.
" ya habis lo bengong gitu ,! ga gimana kita ke kampung ziona mungkin dia pulang ke rumah orang tuanya .!" kata axel dengan penuh semangat dan berharap semoga yang difikirkan oleh dia benar adanya .
" oh iya .! benar tu kenapa nggak kepikiran dari tadi ya .?" tanya Rangga sambil terus beranjak untuk pergi .
Akhirnya axel dan Rangga memutuskan untuk pergi ke rumah ziona yang ada di kota S ,
tak butuh begitu lama untuk sampai karna mereka pergi menaiki kuda besi mereka supaya cepat sampai .
" assalamualaikum bunda .! zein !" ucap Rangga
__ADS_1
" waalaikumussalam .! masuk nak .!" jawab bunda dan mempersilahkan axel dan Rangga masuk .
" zein mana bund .?" tanya Rangga basa basi supaya bunda nggak khawatir , karena tau bunda tidak bisa mendengar kabar buruk melihat kondisi bunda yang belom pulih benar .
" oh zein lagi di mini market .! katanya tadi sih ada masalah dikit .!" jawab bunda namun masih melihat axel yang di samping rangga karena bunda merasa pernah bertemu.
" oh iya bund .! Rangga lupa kasih tau ini axel sahabat aku sama zein.!" kata Rangga memperkenalkan axel , axel langsung menyalami tangan bunda sambil meneteskan air matanya karna dia merasa bersalah sekaligus dia senang bertemu dengan bunda kembali .
" anaknya mas rio dan mba monica ya .?" tanya bunda .
hanya di anggukkan kepala oleh axel dan Rangga .
" ya allaah .! makin tampan aja kamu saat dewasa .! kalau ziona tau dia pasti senang sekali ini.! karena laki pertama yang di cintai sejak kecil sampai SMU mungkin sampai sekarang setelah abangnya ." kata bunda senang saat membayangkan putrinya malu - malu .
Rangga dan axel langsung kaget bahkan axel semakin menyesali perbuatannya pada wanita yang mencintai dirinya bahkan dia sendiri sangat mencintai wanita tersebut .
" entah kenapa sudah berapa minggu ini ziona susah untuk di hubungi .! zein selalu bilang mungkin ziona sibuk kerja .! tapi bunda tak bisa tenang sampai sekarang .! kalian kan di sana tolong ya jagain ziona buat bunda .?" kata bunda sambil memohon pada rangga dan axel untuk menjaga ziona .
Andai bunda tau apa yang di lakukan axel mungkin dia tidak akan meminta untuk menjaga putri satu-satunya yang dia miliki .
" iya bunda ,! insyaa allaah .!" jawab rangga dengan perasaan bersalah
Axel jangan ditanya bagai mana hatinya sekarang saat tau bahwa tujuannya kemari tak ada disini , axel menjadi lemas dan ambruk seketika dia langsung pingsan
" ya allaah nak .!" teriak bunda saat melihat axel yang ambruk , rangga langsung membopong axel ke kamar tamu bunda pun menelpon zeindra untuk membawa pulang dokter supaya memeriksa keadaan axel .
******
" gimana keadaan teman saya dok .?" tanya zeindra .
" dia nggak papa cuman kelelahan akibat kurangnya istirahat dan pola makan yang buruk.!" jelas dokter sambil memberikan resep obat yang harus di berikan untuk axel .
******
Bersambung
hay reader jangan lupa vote like dan comentnya ya .?
__ADS_1