
"dasar sombong, niat orang baik malah marah - marah, gw sumpahin lo bakal di tinggalin sama pacar lo." umpat ziona
karna sadar apa tujuan dia keluar dari rumah ziona langsung pergi ke tujuannya.
baru saja sampai ziona langsung di cerca oleh sahabatnya. " eh lexa lo jadi nggak sih kerjanya.?" tanya mila ." ya jadilah mil, kalau nggak mana akan gw kesini samperin lo." jawab ziona.
" ya kalau ...."
" apa.?, gw tadi ada sedikit masalah sebelum kesini." jelas ziona langsung karena dia tau apa yang akan sahabatnya katakan.
bukan lega mila menjadi khawatir terjadi sesuatu pada sahabat terbaiknya.
" ya allaah lexa lo nggak apa - apakan.?, ada yang luka nggak,?" tanya mila sambil memutar- mutar badan ziona untuk memastikan ada yang terluka. " bukan fisik gw yang terluka tapi hati gw yang kesel.!" keluh ziona.
" kok bisaaaaaa.?" tanya mila sedikit berteriak sehingga pengunjung kafe melihat kearah mereka.
" sssssssstttt.! jangan berisik jamaelah." kata ziona sedikit berbisik karna menahan malu atas kelakuan sahabatnya. " makanya cerita sama gw ramulah, jangan bikin gw penasaran." kata mila.
dan akhirnya ziona terpaksa menceritakan apa yang di alaminya sebelum dia mendatangi sahabatnya.
setelah menemui pemilik kafe tempat mila berkerja untuk dia melamar kerjanya,
ziona pun sudah boleh bekerja di sana.
" okey kamu sudah bisa bekerja di sini mulai dari besok." kata bosnya.
" yang benar pak bos.? alhamdulillaah.!" jawab ziona lega akhirnya dia sudah mendapatkan pekerjaan.
__ADS_1
Di lain sisi kini axel telah sampai ke tempat janjinya bersama dengan sahabatnya.
"hai xel di sini.!" panggil dion.
"udah lama lo.? " tanya axel.
" hampir jamuran gw nunggu lo." jawab dion
" sorry gw tadi ada sedikit kecelakaan." jawab axel minta maaf
" oeh pantaslah," kata dion.
" btw lo ada masalah apa sih broe.?" tanya dion langsung tanpa basa - basi.
" biasa, mama sama papa nyuruh gw kerja di perusahaannya." jawab axel dengan tak bersemangat.
" kan enak broe lo kalau di perusahaan bokap lo udah pasti lo jadi bos sana kan.?" tanya dion.
hari berikutnya setelah pulang dari sekolah ziona dan mila langsung ke kafe tempat kerja mereka,
setelah selesai makan siang dan siap - siap ziona langsung menghampiri pengunjung yang datang.
" selamat siang mbak dan mas.! mau pesan apa.?" tanya ziona.
" saya pesan ini dan ini ya mbak.?" jawab pengunjung sambil menunjuk daftar menu.
" saya samakan aja ya mbak.!" kata simasnya yang paham dengan tatapan ziona.
__ADS_1
" okey mbak mas tunggu sebentar ya.?" kemudian ziona berlalu.
kini sudah satu bulan ziona bekerja di sana, setiap harinya ziona bekerja dengan semangat pantang menyerah.
karna sesuai dengan yang di niatnya sewaktu mencari kerja dulu, bahwa setiap gaji yng di dapatnya dia akan menabung untuk bekal dia kuliah setelah lulus SMU.
" lexa hari inikan kita gajian ni, gimana kalau kita ke mall shopping gitu.! maukan.?" tanya mila " mau ya ya ya.?" sambung mila dengan mengedip - mengedip mata.
" okey boleh, tapi gw temanin lo aja ya.?" kata ziona. " karena gw mau nabung ni buat kuliah tahun depan." jujur ziona.
" okey, kalau gitu kita jalan - jalan aja gitu kalau ada yang benar-benar kita butuh kita beli gitu." di jawab dengan anggukan oleh ziona.
hari ini hari Minggu di mana hari ini kedua sahabat akhirnya mereka memutuskan pergi ke mall sekedar jalan - jalan sesuai dengan kesepakatan kemaren, karna pas kebetulan kafe mereka libur setiap sabtu dan minggu.
Maklumkah saja karna kafe tersebut berada di daerah perkantoran gitu.
Tak terasa mereka hampir 4 jam memutar - muta mall dan hanya membeli beberapa saja yang memang di butuhkan.
" lexa gw haus sama laper ni." kata mila.
" gw juga ni, ke sana aja yok.?" ajak ziona sambil menunjukkan sebuah kafe, dan di jawab dengan anggukan oleh mila.
" selamat siang mbak mau pesan apa.?" tanya pelayannya.
" saya pesan ini mbak sama orenge jus satu." kata ziona.
" samaan aja mbak cuma beda minumnya, saya mau jus alpukat satu." kata mila.
__ADS_1
" okey mbak tunggu sebentar ya.?" dan pelayan segera meninggalkan ziona dan mila.
bersambung