Senja Yang Terlupakan

Senja Yang Terlupakan
Bab 39 Nggak Kayak Lo Ribet


__ADS_3

Di perjalanan zeindra menghubungi rangga , agar rangga menyelesaikan masalah yang terjadi di Jakarta .


Sudah barang pasti zeindra tidak mungkin bisa , menghendel kedua masalah yang ada di sini ataupun di kota S.


Setelah mengabari rangga setidaknya masalahnya sudah berkurang sedikit , tinggal menghadapi masalah besarnya yang ada di kota S .


Sedangkan di kediaman axel , mereka tengah sibuk dengan urusan mereka , apa lagi kalau bukan kelakuan ibu hamil yang banyak inginnya .


" mas aku pengen makan sate ." kata ziona manja pada axel sambil mengedipkan matanya .


" berapa bungkus .?" tanya axel sok , dengan tampang bosnya .


" satu aja cukup ." kata ziona senang .


" yaudah tunggu sebentar ya .?" kata axel cepat sambil mengambil handphonenya .


" heuuummm , tapi aku maunya sate Madura mas .!" kata ziona sedikit berteriak .


" beres kamu tenang aja bakal aku pesan.!" kata axel sambil mendaratkan bokongnya di atas tempat tidur .


" aku maunya mas beli langsung di Madura .!" kata ziona dengan sedikit berharap .


Mendengar itu axel langsung melongo langsung dari Madura , dia membayangkan bagaimana jauhnya antara Jakarta dan Madura .


Karena melihat ziona yang masih duduk di sampingnya , dengan mata yang sudah berkaca-kaca .


Mau tidak mau akhirnya axel memutuskan untuk pergi membeli sate pesanan ibu hamilnya .


" mas kamu nggak ikhlas ya .?" tanya ziona saat melihat axel yang menghela nafasnya .


" ikhlas kok sayang .! buat kamu sama anak kita aku ikhlas banget ." kata axel lembut .


" ya tuhaan semoga nggak ada yang aneh lain lagi , dan semoga nggak ada yang ribet kayak gini lagi .! aamiiin .!" batin axel mendoakan semoga ziona tidak membuatnya harus pergi ke tempat jauh hanya untuk membeli sesuatu yang di inginkan oleh ziona .


" mas nanti sampai sana kamu vidioin ya pas kamu belinya .!" kata ziona antusias .


" iya ." jawab axel mencoba menahan diri untuk membuat mood ziona berubah .


Axel keluar dari kamarnya langsung mengambil kunci mobilnya , saat turun dia berharap agar ziona merubah keinginannya agar membatalkan untuk meminta axel membeli sate langsung di Madura .


Namun sayang harapan axel tak sesuai kenyataan .


" mas nanti pulangnya sekalian beli empek-empek Palembang ya .?" kata ziona sambil tersenyum membayangkan kedua makanan tersebut .

__ADS_1


" empek-empeknya harus di Palembang juga .?" tanya axel , dia merutuki kebodohannya sendiri karena secara tidak langsung dia menggali kuburannya sendiri .


" euuuummm iya , kayaknya enak yang di daerahnya langsung .! boleh juga mas , nanti setelah beli satenya di Madura langsung ke Palembang ya beli empek-empek .!" jawab ziona antuias .


Untung saja ziona tidak meminta axel untuk memvidiokan saat membeli empek-empek Palembang , jadi dia bisa memesan makanan itu lewat apk di handphonenya .


Dengan langkah kaki yang panjang axel turun ke lantai bawah sambil memijat kepalanya .


" eh xelo .! mau kemana udah siap-siap gitu .?" tanya mama heran , pasalnya ini udah mau sore axel tiba - tiba mau pergi .


" ni mau ke Madura ma .!" jawab axel ketus .


" lah mau ke Madura kok wajahnya kesal gitu .?" tanya mama heran .


" ya gimana nggak kesal ma .! ke Maduranya cuma mau beli satu bungkus sate ." jawab axel .


Mama yang mendengar itu tidak heran , karena mama dapat menebaknya ini pasti keinginan menantunya .


" yaudah hati - hati di jalan .!" kata mama memperingati axel agar waspada dan hati - hati .


" udah kayak lagu dangdut aja .!" kata axel malas .


" emang iya .?" tanya mama bingung .


" emang gimana liriknya .?" tanya mama mencoba membuat axel melupakan kekesalannya terhadap permintaan aneh ziona .


" gini nih .! bersabarlah sayang , hati - hati di jalan . dah cuma itu aja yang axel ingat . udah ah " kata axel sambil menyanyikan sedikit lagu yang dia ingat walau suaranya sedikit fales .


" yaudah , hati - hati .! kamu sabar ya sama permintaan istri kamu , namanya aja itu bawaan bayi , kan yang dia kandung anak kamu juga.?" kata mama dengan lembut memberikan nasehat pada putranya .


" iya ma .! ma makasih ya karena mama selalu memberi axel nasehatnya ." kata axel sambil tersenyum dan memeluk mamanya .


" iya sayang , mama akan selalu menasehati kamu dan mendukung setiap apa yang akan kamu lakukan .!" kata mama sambil tersenyum dan membalas pelukan putranya .


Setelah itu axel bergegas menuju ke mobilnya dan langsung pergi ke tujuannya .


Butuh beberapa jam akhirnya axel sampai juga di Madura , di sana dia benar - benar hanya untuk membeli satu bungkus sate saja .


setelah selesai membeli satu bungkus sate , axel langsung kembali ke Jakarta sebelumnya dia juga sudah meminta bantuan kepada rangga untuk membeli empek - empek Palembang pesanan ziona .


Hampir tengah malam akhirnya axel tiba di Jakarta , sebelum kembali ke rumahnya axel lebih dulu datang ke rumah rangga terlebih dahulu .


" ga lo di mana .?" tanya axel saat sampai di apartemen rangga .

__ADS_1


" ya di dalam lah .! ini kan udah malam xel .! ya pasti gw udah tidur." kata rangga mencoba menahan geramnya .


Semua orang pasti akan kesal jika sedang enaknya tidur tiba - tiba di ganggu .


" pesanan gw di mana .?" tanya axel saat melihat rangga keluar dari kamarnya .


Saat ini axel sudah berdiri di depan pintu kamar rangga , karena dia dan zeindra memang tau sandi pintu apartemen rangga .


Jadi axel masuk apartemen rangga tanpa harus menunggu lama di luar untuk di bukakan pintu apartemen .


Karena dia sudah tau , saat melihat rangga masih diam di tempatnya .


Axel memilih untuk mencari sendiri di mana rangga meletakkan empek- empek Palembang pesanan dia , yang di mintai tolong pada sahabatnya .


" gaaaa .?" teriak axel , karena dia melihat bekas empek - empek di dalam piring di meja makan.


" ya tuhan gaa .! lo makan sendiri empek - empek yang gw minta tolong sama lo buat pesan .?" tanya axel saat rangga datang ke dapur .


" apaan sih broe lo teriak - teriak gitu .? lo pikir apart gw ini hutan apa .?" tanya rangga kesal .


" ya lo itu nggak bisa di andalkan , gw minta tolong sama lo buat beliin empek - empek buat ziona lah ini malah lo makan sendiri .!" umpat axel mencerca rangga .


" emang gw makan sendiri abis gw kan belum punya bini .! gw masih sendiri , nggak kayak lo ribet" kata rangga curcol .


" nah kan benar dugaan gw , lo makan sendiri dan nggak lo tinggal buat gw bawa pulang untuk ziona ." kata axel makin kesal .


" lo ngomong apa sih .? gw tu beli dua tadi .! satu buat gw satu lagi buat ziona ." kata rangga menjelaskan .


" ooo , sori gw kira lo beli cuma satu , habis itu lo makan sendiri .!" kata axel menyesali.


" yaudah ni pesanan lo .! pulang sana gw mau istirahat lagi ." kata rangga dengan sedikit mengusir axel dari apartemennya .


Setelah mendapatkan semua pesanan ibu hamilnya axel segera kembali ke kediaman keluarganya .


******


Bersambung


jangan lupa vote yang banyak ya .?


jika vote , like dan komentarnya banyak author bakal crazy up .


terima kasih buat semuanya yang udah dukung author ❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2