
Setelah menyiapkan semua pesanan bumil ke dalam tempat dan meletakkan di nampan , axel langsung bergegas menuju ke kamarnya untuk menemui ziona .
Sampai di kamar axel melihat ziona yang sedang tidur dengan pulas , karena melihat istrinya yang sedang tidur axel meletakkan nampan berisi empek-empek dan sate di meja rias samping tempat tidur .
Karena merasa tidak nyaman dengan tubuhnya yang terasa lengket , axel akhirnya masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya .
20 menit kemudian axel keluar dari kamar mandi karena merasa sudah segar dan juga sudah lapar .
kreek suara handle pintu , axel mengedarkan pandangannya ke arah tempat tidur .
Di lihatnya istri tercinta masih dengan posisi yang sama , karena ziona masih tidur axel memutuskan untuk segera mengambil bajunya .
Saat ingin berbalik arah tiba - tiba ada tangan yang memeluknya dari belakang .
" udah bangun , euuuummm .?" tanya axel tanpa melihat ke arah belakang .
Karena tanpa di lihat pun dia tau kalau itu adalah tangan sang istri .
" mas kapan pulang .? kenapa nggak bangunin aku .?" ziona hanya mengangguk dengan posisi mereka masih yang sama .
" nggak ingin ganggu tidur kamu sayang , mas liat kayaknya kamu lelah banget makanya nggak tega bangunin ." jawab axel sambil memutar badannya untuk memeluk ziona .
" yaudah yok makan ," kata axel sambil memapah ziona untuk menuju ke sofa yang ada di dalam kamar.
" aku udah beli semua pesanan kamu tadi , yok makan ." kata axel setelah mendaratkan bokongnya di atas sofa .
" beneran kamu beli di Madura ini satenya mas .?" tanya ziona sedikit ragu .
" iya sayangku , istriku , calon ibu anakku .! kalau kamu nggak percaya ni coba kamu lihat videonya ." kata axel sambil memberikan handphonenya pada ziona yang sedang memutarkan vidio axel yang sedang bertanya - tanya pada tukang satenya .
Setelah melihat perjuangan axel mencari tukang sate sampai ke asalnya , ziona menjadi terharu atas perjuangan suaminya .
" lah kok nangis sih yang .?" tanya axel saat melihat ziona menangis .
" aku terharu mas .! mas makasih ya karena kamu udah bela - belain ke Madura nya hanya buat beli sate yang aku pengen ." kata ziona sambil melangkah memeluk suaminya .
" iya sayang , apapun buat kamu dan calon anak kita akan aku lakukan .!" kata axel membalas pelukan ziona sambil tangannya mengelus rambut ziona .
Setelah dengan sedikit drama haru biru itu , akhirnya ziona memakan semua pesanannya yang telah di beliin oleh suami tercintanya .
__ADS_1
Saat baru beberapa suap memasukkan empek - empeknya ke dalam mulutnya , ziona merasa perutnya sedikit mual karena mengingat perjuangan suaminya ziona sedikit memaksakan diri untuk memakannya .
Axel melihat istrinya yang sepertinya menahan mualnya , akhirnya axel meraih sendok untuk menghentikan ziona memaksakan dirinya untuk menghabiskan semuanya .
" yang kalau nggak sanggup lagi jangan di paksakan , sini biar aku habisin aja .! kebetulan aku juga lapar ini ." kata axel setelah berhasil membuat ziona menghentikan gerakannya untuk terus memakan makanannya .
" siapa yang maksain mas .? aku emang pengen makan cuman mual aja gitu pas masuk ke mulut ." jawab ziona jujur .
Ziona begitu menginginkan makanan yang ada di hadapannya , namun perutnya menolak secara kasar sehingga axel dapat melihat dengan jelas jika ziona menahan rasa mualnya .
" yaudah jangan di makan lagi yang .? sini biar aku habisin aja .!" kata axel sambil mengangkat mangkuk di depan ziona pindah ke depannya .
Setelah mengambil mangkuknya axel dengan cepat menghabiskan empek - empeknya , karena dia yakin jika dia tidak cepat - cepat menghabiskannya ziona pasti akan memakannya kembali .
" mas sisain dikit napa .?" kata ziona sambil memegang tangan axel untuk menghentikan gerakannya .
" buka mulutnya biar aku suapin ." kata axel sambil menyodorkan sendok berisi empek - empek di depan ziona .
Akhirnya mereka telah menghabiskan semuanya tak tersisa , setelah semuanya habis axel mengambil piring kotornya untuk di bawanya ke dapur .
" susunya udah di minum belum tadi .?" tanya axel langsung di gelengkan kepala oleh ziona .
" mau yang mas buatin , pernah kemarin buat sendiri nggak enak kayak yang mas buat . mama sama bunda juga pernah buat tapi nggak sama juga kayak mas buat .!" kata ziona sambil mengulas senyumnya .
" yaudah tunggu sebentar ya .? mas buatin buat istri mas tercinta dan calon anak kita .!" kata axel mencubit pipi ziona kemudian melangkah keluar dari kamar menuju dapur .
" kapan pulang xelo .?" tanya mama yang baru turun dari tangga juga ingin ke dapur untuk mengambil air minum .
" tadi ma .!" jawab axel sambil meletakkan piring kotor di tempat pencucian piring .
" oewh kamu udah makan itu .?" tanya mama sambil menuangkan air putih ke dalam gelas .
" udah tadi ma , di restoran sehabis magrib tadi ." jawab axel dengan tangannya yang cekatan menuang susu ke dalam gelas dan memberikan air hangat .
" itu susu buat ziona .?" tanya mama saat melihat axel yang sedang mengadukan susu yang ada di gelas .
" iya ma , dia belum minum susu tadi .!" kata axel sambil meletakkan gelas berisi susu ke dalam nampan .
" kamu kasih takarannya semana sih xel .? waktu mama sama bunda buat kemaren kata ziona nggak seenak buatan kamu ." tanya mama pemasaran .
__ADS_1
" nih empat sendok bubuknya dalam segelas air hangat ." kata axel memberi tau .
" lah mama sama bunda juga kek kamu tu kasih nya empat sendok susunya .
Setelah selesai mengobrol dengan mamanya serta susunya siap di santap akhirnya axel kembali lagi ke kamarnya .
******
Setelah di bangunkan oleh axel , rangga tidak langsung tidur lagi tapi dia penasaran dengan apa yang di katakan oleh zeindra kemaren .
" apa benar gracia punya kembaran .?" gumam rangga.
Karena begitu penasaran akhirnya rangga memutuskan untuk menghubungi seseorang yang di anggap oleh Rangga bisa menjawab rasa penasarannya .
tuuut tuuut tuuut suara telpon tersambung namun yang di telpon tidak mengangkat telponnya .
Karena kesal Rangga menelponnya berkali - kali , entah telpon yang ke berapa yang di telponnya akhirnya menjawab .
" apaan sih lo ganggu orang tidur aja .!" teriak orang di seberang .
" lo di mana .?" tanya Rangga tanpa peduli dengan teriakannya .
" gw , gw ada di.. .!" jawab nya bingung .
" aah gw tau lo di mana .! cepatan mandi sana bentar lagi gw akan temui lo ." kata Rangga yang sudah tau keberadaan dia .
" dasar ba**n**n lo masih aja kayak teh celap celup , nggak pernah berubah masih aja suka yang ilegal .!" kata Rangga sebelum memutuskan panggilannya .
Setelah memutuskan panggilannya Rangga bersiap - siap untuk pergi menemui orang yang di hubunginya .
********
" David .! buka woi dan singkirin tuh ladang teh lo .! ogah gw liat penampakannya bikin dosa mata gw .!" teriak Rangga dari luar kamar sebelum masuk ke ruang David berada .
" udah noh lagi di kamar mandi .! mau apa sih lo sebenarnya .?" kata David sambil menunjukkan ke arah kamar mandi .
" keluar aja yok .? ogah banget gw di sini .! sumpek .!" kata Rangga meminta David untuk keluar dari kamar VIP yang di sediakan oleh pemilik clup khusus untuk David .
Bersambung.
__ADS_1