Senja Yang Terlupakan

Senja Yang Terlupakan
Bab 28 Mama Adel dan Bunda Risma


__ADS_3

Setelah dari taman merayakan ulang tahun axel , mereka bergegas ke butik temannya mama axel untuk fitting baju pengantin.


" sayang ini gimana cantik nggak .?" tanya mama axel pada ziona.


" Nggak terlalu kebuka ma, lain lagi .!" protes axel.


setelah hampir 2 jam akhirnya mereka menemukan juga baju sesuai dengan keinginan axel .


" padahal ini yang pakek kan ziona .? kenapa kamu yang ribet sih xelo .?" tanya mama bingung dengan sikap putranya .


" ma ziona itu istri aku.! ya hak aku lah ma memilih yang pantas untuk dia.!" jawab axel tak terima dengan pertanyaan mamanya .


" baru calon woy .!" kata rangga dari luar .


" iya calon, tapi nanti pas hari H kan udah sah . saat dia pakek baju ini .?" protes axel tak terima .


" ya serah lo la.!" jawab rangga " zein kita samaan aja jasnya gimana .?" tanya rangga pada zeindra.


" iya tu yang cowok samaan semua modelnya ." kata mama " nanti mama sama bunda samaan juga ." sambung mama lagi sambil melirik bunda yang sedang duduk di sofa .


" boleh tu .!" jawab bunda setuju .


*****


Saat melihat jam sudah pukul 5 sore akhirnya mereka memutuskan untuk pulang , namun sebelum pulang mereka sudah menentukan pilihan gaun yang akan di kenakan nanti pas hari H nya .


" kamu kenapa sayang .?" tanya axel saat melihat ziona lemas ." capek ya .? istirahat aja nanti kalau udah sampek aku bangunin." kata axel dengan lembut .


Ziona yang merasa lelah akhirnya menutup matanya dan bersandar.


" sayang .?" panggil axel pelan namun tidak ada jawaban dari ziona .


" cantik banget kamu sayang , lagi tidur gini aja kamu cantik banget apa lagi nanti pas hari H . kok aku jadi nggak rela ya kalau nanti orang natap kamu ." kata axel sesekali melihat dan mengusap lembut kepala ziona.


20 menit akhirnya mereka sampai di rumah axel ,


karena melihat ziona yang masih tidur akhirnya axel memutuskan untuk menggendong ziona masuk kedalam .


" kenapa .? tidur .?" tanya mama saat melihat axel menggendong ziona .


axel hanya mengangguk sambil berlalu pergi meninggalkan mama dan bunda di ruang tamu.

__ADS_1


Mama dan bunda tadi saat di butik mereka memutuskan untuk pulang terlebih dahulu , karena masih ada yang perlu mereka lakukan dan di temani oleh 2 pangeran lain siapa lagi kalau bukan zeindra dan rangga .


Setelah meletakkan pelan - pelan ziona di tempat tidur dan menyelimutinya axel bergegas ke luar kamar .


" udah sana bersihin badan ganti baju dulu , biar kita makan bersama .!" kata mama saat melihat axel keluar dari kamar ziona .


" ma .?" ucap axel kaget .


" kok mama ada disini .?" tanya axel bingung .


" ya mesti lah mama disini takut kamu apa - apain ziona nanti , kan kalian belum sah .!" kata mama langsung pergi .


" telat ma. seharusnya dulu mama ngawasin aku biar kejadian setahun yang lalu nggak kejadian ." batin axel menyesali perbuatannya itu.


" udah sana malah bengong lagi .!" kata mama yang tiba - tiba muncul lagi di depan axel .


" iya ma iya .!" jawab axel dan masuk ke dalam kamarnya .


setelah axel masuk kedalam kamarnya mama langsung turun ke bawah.


" ris kamu ngapain .!" tanya mama saat melihat bunda sedang menata piring di meja makan.


" ini mbak aku bantu - bantu bik yem .!" jawab bunda " pegel - pegel mbak badan aku karena udah lama nggak gerak .!" sambung bunda .


" emang mau kemana sih mbak adel .?" tanya bunda pada mama .


" ikut aja pokoknya besok ya .!" jawab mama masih misterius.


bunda ziona hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tipis melihat ke arah mamanya axel .


Sesuai dengan janjinya mama adel membawa bunda risma ke suatu tempat , karena Mendengar bunda mengeluh pegel - pegel badan .


" okey sampai, ayo turun ris .!" kata mama axel dan meminta bunda ziona untuk langsung turun .


" mbak adel inikan salon mbak .?" tanya bunda ziona bingung .


" lah emang iya , katanya pegel - pegel kemaren .!" jawab mama dan mencoba untuk mengingat kembali bundanya ziona .


" aduh mbak , bukan itu maks..." belum habis bunda ziona protes langsung di potong oleh mamanya axel .


" aku tau kok maksud kamu , tapi sebelum kita ke tempat tujuan kita ke salon dulu biar fresh gitu auranya .!" kata mama axel menjelaskan .

__ADS_1


" udah ah , ayok kita masuk dulu.! pokoknya kamu tenang aja deh serahin semuanya sama aku ya .?" mama axel mengajak bunda ziona untuk segera masuk.


" silahkan masuk nyonya mau di ..." sapa karyawan salon ramah belum selesai mereka ngomong mama axel langsung memotong .


" kita mau lengkap semua dari ujung rambut sampe ujung kuku , yakan ris .?" kata mama axel kemudian meminta persetujuan dari bunda ziona .


" silahkan masuk kedalam nyonya." kata karyawan salon sambil mengajak dua wanita paruh baya tersebut untuk mengikutinya .


3 jam setelah perawatan mama axel mengajak bunda ziona untuk makan terlebih dahulu ke restoran dekat dengan salon langganannya .


" ris kita makan dulu ya .? udah lapar ini ." ajak mama axel dan langsung di angguk oleh bunda ziona .


setelah makan siang di restoran dekat dengan salon langganannya , mama axel mengajak bunda ziona untuk langsung pergi ke tempat tujuan mereka .


" aduh mbak ini kemana lagi kita mbak .?" tanya bunda bingung , karena melihat banyak gedung yang tinggi di sekitar.


" pokoknya kamu tenang aja dan ikutin aku aja , jangan cemas apapun itu . okey .!" kata mama axel sambil mengangkat jari jempolnya .


Bunda ziona hanya menganggukkan kepalanya dan mencoba untuk menikmati pemandangan di jalanan .


20 menit dari restoran tadi akhirnya sampai juga .


" ayok kita keluar .!" ajak mama axel setelah memarkirkan mobilnya di parkiran sebuah gedung .


" mbak ini bukannya butik ya .?" tanya bunda pada mama axel .


" iya ini butik , butik yang kita bangun berdua dulu." kata mama menjelaskan .


" ya allaah mbak , ternyata masih ada.!" tanya bunda terharu saat melihat butik yang mereka rintis sewaktu mereka masih kuliah dulu.


" iya iyalah masih ada , aku tuh nggak mau kehilangan sesuatu yang menurut aku beharga ,sama halnya dengan persahabatan kita . makanya aku kembangkan lagi biar bisa untuk aku kerja bersama kamu lagi disini .!" kata mama dengan senyum mengembang diwajahnya .


Walaupun butik di rintis oleh mama axel dan bunda tapi modalnya adalah milik mama axel , makanya bunda dulu meninggalkan butik itu untuk mamanya axel .


" ris butik ini juga berkat usaha kamu juga lo ." kata mama . " jadi kamu harus mau kerja bareng aku disini ya .?" sambung mama axel dan langsung disambut dengan senyuman hangat oleh bunda .


" mbak makasih ya karena mbak adel udah begitu baik sama aku dan juga anak - anakku ." kata bunda sambil memeluk mama axel .


" iya sama - sama kok ris .!" jawab mama axel sambil membalas pelukan bundanya ziona .


" udah ah ngapain lemes kek gini .? kita langsung masuk ruangan aja yok .?" kata mama axel sambil mengajak bunda ziona untuk mengikutinya.

__ADS_1


********


Bersambung.


__ADS_2