
Tak terasa waktu sudah sore akhirnya axel pamit pada ziona untuk pulang ke hotel , sebenarnya bukan pamit lebih tepatnya ziona yang memaksakan axel untuk kembali ke hotel tempat dia menginap .
Karena merasa badannya lengket dan bau akhirnya axel memutuskan untuk pergi walau hatinya berat untuk meninggalkan ziona .
Baru saja mereka berdua melepas rindu setelah berpisah lebih dari tiga bulan .
******
axel merasa malam begitu panjang sehingga dia merasa uring uringan tak menentu , karena tidak sabar menunggu pagi harinya , tanpa disadari axel tertidur dengan pulas di kamarnya .
Axel bangun dari tidurnya karena merasa lapar , dia bangun dan cepat cepat masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badannya .
Setelah selesai semuanya akhirnya axel memutuskan untuk pergi ke tempat ziona , karena begitu merindukan sosok wanita yang begitu dia cintai selama ini .
" Rangga .!" gumam axel pelan saat melihat rangga sedang bersama ziona " kenapa dia bisa ada di sini , dan kenapa ziona begitu akrab banget sih sama si rangga bikin kesel aja .!" axel ngedumel karena melihat kedekatan ziona dan Rangga begitu membuat dia gregetan ingin melayangkan bogem mentah .
Karena tak tahan dengan kedekatan ziona dan Rangga akhirnya axel memutuskan untuk langsung masuk ke dalam ruko ziona .
" selamat pagi semua .! sudah sarapan sayang .?" sapa axel pada semuanya dan berakhir pada ziona .
" belum .!" jawab ziona sambil mengangkat wajahnya melihat axel .
" kenapa belum makan ini udah jam berapa .? kamu tu harus jaga kesehatan kamu dan asupan nutrisi buat si dedeknya .!" kata axel memberi perhatian pada ziona .
" hehehhehehe . iya kak .! tapi tadi udah makan cake sih buat ganjel perut .!" jawab ziona sambil nyengir kuda .
" karena kamu belum makan kita keluar yuk buat sarapan di mana gitu .? ada yang mau makan nggak .?" ajak axel kemudian dia bertanya pada ziona apa yang di inginkannya .
" tapi kak Rangga sama Jessica ikot ya kak .? ya ya ya .! boleh yaaaa .! please boleh yaaaa .?" kata ziona sambil memohon pada axel agar membolehkan rangga dan Jessica ikut dengan mereka .
mau tidak mau axel akhirnya mengalah demi wanita dan calon bayinya yang ada dalam kandungan ziona .
akhirnya mereka semua pergi keluar untuk mencari tempat makan yang cocok dan sehat untuk ibu hamil . karena dia tidak mau terjadi sesuatu pada ziona dan kandungannya .
" kak jadi makan nggak sih .?" rengek ziona yang merasa sudah cukup lelah karena hanya mutar mutar saja.
" bentar ya sayang ini udah mau nyampek .!" kata axel kemudian menghentikan mobil di parkiran restoran .
" apa bedanya restoran yang tadi sama yang ini sih broe .?" akhirnya rangga angkat bicara karena dia heran dengan sahabatnya semakin bucin saja pada ziona .
" ya bedalah ini sehat buat calon istri dan anak gw .!" jawab axel ketus , dan langsung membuka pintu mobil untuk keluar tak lupa dia menghampiri ziona untuk memapahnya .
" kak aku baik aja , nggak usah di papah kayak gini juga kak .!" protes ziona pada axel merasa risih atas sikap protektif yang di lakukan axel padanya .
__ADS_1
Namun axel tak mendengar dia masih kekeh dengan apa yang menurutnya itu harus dilakukan , walaupun orang lain merasa tidak nyaman .
Ziona akhirnya pasrah saja karena tidak ingin menjadi tontonan orang lain lebih baik diam dan mengikuti saja .
setelah memutuskan untuk duduk di meja yang membuat nyaman , akhirnya axel memanggil seorang pelayan .
" kamu mau makan apa hemmm .?" tanya axel pada ziona , ziona yang di beri buku menu langsung menunjukkan apa yang di inginkannya .
setelah memberi tau pelayan apa yang di inginkan ziona , baru axel memesan makanan yang di inginkannya.
Jessica yang masih bingung ingin memesan apa akhirnya dia memutuskan untuk memesan makanan yang sama dengan rangga hanya minum yang berbeda .
" mbak saya pesan sama ya kayak mas ini .! tapi minumnya alpukat saja .!" kata Jessica sambil menunjuk ke arah rangga .
Akhirnya pesanan mereka sampai setelah menunggu kurang lebih 15 menit , mereka langsung memakannya karena merasa sudah begitu lapar .
" kak .?" panggil ziona yang langsung mendapat tatapan dari dua laki laki itu .
" iya .!" jawab rangga dan axel bersama .
" ada apa .?" tanya axel kemudian.
" itu kayaknya enak tu .! " kata ziona sambil menunjuk ke arah piring axel .
Axel menyuapi ziona dengan telaten tanpa di sadarinya makanan yang ada di dalam piring ludes tak bersisa .
" mau tambah lain lagi .?" tanya axel kemudian saat melihat ziona masih membuka mulutnya , karena mendapat pertanyaan itu ziona menggelengkan kepalanya .
Baru saja axel ingin memakan makanan penutupnya ziona sudah menukar piring kosong tadi dengan makanan yang ada di hadapannya .
" ini kenapa .?" tanya axel , saat di lihatnya piring yang di tukar oleh ziona .
" mau di suapin lagi .?" tanya axel dan hanya di geleng oleh ziona " terus untuk apa juga .?" tanya axel kembali .
" aku mau lihat kak axel makan itu ." rengek ziona manja.
" aku kenyang sayang .!" kata axel mencoba menolak dengan halus , bukannya terima mendengar kata axel mata ziona sudah berkaca kaca .
" iya iya aku makan .? kamu jangan nangis ya .!" kata axel pasrah , mendengar jawaban axel yang mau menghabiskan makanannya akhirnya ziona dengan semangat mengambil sendok ingin menyuapi axel .
" kamu mau makan juga .?" tanya axel dan di gelengkan dengan cepat oleh ziona .
" aku mau suapin kakak .!" jawab ziona sambil nyengir kuda .
__ADS_1
mau tidak mau axel membuka mulutnya untuk menerima suapan dari ziona , tanpa terpikirkan dalam pikirannya ternyata ziona meminta axel menghabiskan semuanya yang di pesan oleh ziona .
Bukan hanya satu dua jenis yang di pesan ziona tapi ini lebih dari empat jenis makanan yang di pesannya tadi , saat axel ingin berhenti membuka mulutnya tiba tiba raut wajah ziona berubah jadi sedih , dan pada akhirnya axel terpaksa menghabiskan walau tidak semuanya .
Rangga yang melihat ziona yang meminta axel menghabiskan semuanya tak tega melihatnya akhirnya dia meminta pada ziona beberapa jenis makanan untuk dia habiskan .
" dek ini buat kakak ya kayaknya enak banget ni .!" kata rangga meminta pada ziona , ziona pun memberikan 2 jenis puding pada rangga .
axel yang melihat ziona memberikan 2 puding pada rangga langsung bersorak ria di dalam hatinya .
" yeeesss . thank ga lo udah bantuin gw .!" batin axel dalam hatinya .
" onaa aku mau juga dong .!" kata Jessica karena dia juga kasian melihat axel sedari tadi sudah tak sanggup lagi untuk memakan makanan yang ada .
" aku tiga ya .!" sambung Jessica lagi sambil mengambil makanannya . axel yang melihat itu semua dia sangat berterima kasih di dalam hatinya pada rangga dan Jessica karena mau membantunya untuk menghabiskan makanan yang ada .
Bisa di bayangkan nggak berapa banyak makanan yang telah di pesan oleh ziona , meja untuk 6 orang di isi oleh mereka berempat dan makanannya memenuhi meja , bayangkan saja seberapa banyak makanannya .
karena kekenyangan axel memutuskan untuk duduk di kursi belakang , mau tidak mau rangga terpaksa menyetir mobil untuk pulang .
setelah mengantar ziona dan Jessica , Rangga dan axel berpamitan karena melihat axel yang susah untuk duduk, rangga memutuskan untuk mengantarkan axel .
Di dalam mobil rangga maupun axel masih betah dengan diam mereka , karena merasa tak biasa dengan kondisi seperti ini akhirnya rangga mulai bicara .
" broe gw minta maaf sama lo .!" kata rangga memulai percakapan mereka .
" maaf .? maaf untuk apa .?" tanya axel pada Rangga .
" ya maaf karena gw ninggalin lo saat lo lagi butuh gw sebagai sahabat di samping lo .! sebenarnya gw ninggalin lo bukan cuma karena gw kecewa sama lo .! tapi gw ingin membantu kakek gw . perusahaan kakek gw dalam masalah .!" kata rangga menjelaskan pada axel .
" kenapa lo nggak ngomong saja sama gw .! gw pasti bantu lo .?" kata axel bertanya pada Rangga
" karena gw tau kalau gw kasih tau lo , lo bakalan bantu gw , sedangkan gw ingin usaha dari nol mengembalikan perusahaan kakek gw kembali seperti kemarin .!" jelas Rangga panjang lebar .
" sekarang gimana .?" tanya axel setelah menerima maksud dan alasan sahabatnya .
" Alhamdulillah sekarang udah baik baik aja .!" jawab rangga dengan sedikit senyuman karena usahanya selama ini membuahkan hasil walau dia harus membuat sahabatnya terluka .
********
Bersambung
hay readers mohon vote dan comentnya .
__ADS_1