Senja Yang Terlupakan

Senja Yang Terlupakan
Bab 13


__ADS_3

" bik .! aku harus mencarinya kemana bik .? bik axel ingin lexa kembali bik , bukan dia adalah zionaku bik.! ziona adalah wanitaku bik .!" racau axel dalam tangisan menyesali perbuatannya .


" den .! coba aden tanya orang yang di kenal sama mbak lexa , munkin ada yang tau den." kata bik yem mencoba memberi petunjuk .


" bik .! aku pergi dulu ya .? aku harus memastikan sesuatu dulu .!" kata axel saat dia mengingat sesuatu , bik yem menganggukkan kepalanya sambil berharap semoga majikannya bisa menemukan kembali cintanya .


Setelah pamit pada bik yem , axel menuju ke kamarnya untuk mengambil handphonenya dan kunci mobil .


30 menit akhirnya axel sampai di kafee Rangga , karena tempat itu adalah tujuannya tadi .


" tumben amat lo ke kafe gw.! ada apa broe.? ada masalah .?" tanya Rangga khawatir karena dia melihat keadaan axel prihatin dengan rambut acak-acakan dan memakai kacamata hitam karena tak seperti axel biasanya .


" lo ada hubungan apa antara lexa .? ah maksud gw ziona .?" tanya axel the point .


" gw sama dia nggak ada yang istimewa , karena gw udah anggap dia kayak adik gw sendiri .! emang kenapa sih broe .?" tanya Rangga kembali .


" kalau lo gitu apa maksud yang lo dan dia ngomong kemaren di sini .?" tanya axel tanpa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Rangga .


" lo ke sini kemaren.?" tanya Rangga kaget.


" iya .! dan gw mendengar obrolan lo dan doa , gw mau lo jelas semuanya tanpa lo tutupi sedikitpun ." kata axel meminta penjelasan tentang apa yang terjadi selama ini yang tidak dia tau .


Karena merasa tidak perlu di tutupi semuanya , akhirnya Rangga menceritakan semuanya pada axel mulai dari pertama dia meminta bantuan pada ziona sampai pengakuan isi hati ziona terhadap axel .


" lo serius semua yang lo katakan itu bahwa selama selama ini ziona cinta sama gw .?" tanya axel memastikan karna dia masih tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Rangga .


" ya .! gw serius banget malah ,! lo ingat nggak 3 minggu yang lalu saat ziona minta izin sama lo buat jenguk orang tua dia .!" kata Rangga mengingatkan axel kembali dan axel hanya mengangguk tanda dia ingat .


" ya trus .!" kata axel saat melihat Rangga diam dan tidak melanjutkan kembali ceritanya .


Flash On


" halo kak ada apa .?" tanya ziona setelah mengangkat telponnya .


" kamu lagi di mana sekarang .?" tanya Rangga.


" ini aku di rumah kak .?" jawab ziona , Rangga langsung tau rumah siapa yang dimaksud oleh ziona .


" oooh .! kamu lagi apa tu kayak orang lagi buru - buru .?" tanya Rangga karena mendengar suara ziona seperti orang ynag yang sedang di kejar anjing galak.


" oh ini kak .! aku lagi masukin baju ke koper , mau ke kota S jenguk bunda .!" jelas ziona

__ADS_1


" emangnya bunda kenapa.?" tanya Rangga .


" nggak tau kak .! soalnya abang zein nggak ngomong apa - apa selain nyuruh aku pulang kak .!" jawab ziona dan tidak ada jawaban apapun dari Rangga .


Setelah berfikir akhirnya Rangga memutuskan untuk mengantarkan ziona kek kota S , dia khawatir takut terjadi sesuatu pada bundanya ziona maupun ziona .


" udah siap itu .? kalau udah siap tunggu kakak aja di depan .! biar kakak aja ynag nganterin kamu ke kota S.!" ucap Rangga.


" udah ni kak .! tinggal ganti baju aja ni aku .!" jawab ziona.


" yaudah kalau gitu kamu tunggu kakak aja di sana ya .?" ucap Rangga meminta ziona untuk menunggunya di rumah .


15 menit kemudian Rangga sudah sampai ke kediaman Rangga , karena melihat ziona belum turun dari kamarnya akhirnya Rangga menemui axel.


" eh broe ngapain lo kok lemes gitu kayak orang nggak semangat .?" tanya Rangga saat melihat axel yang hanya bermalas-malasan di pinggir kolam .


" ya nggak semangat aja gitu .!" jawab axel malas.


" kak Rangga .!" panggil ziona ," udah lama datengnya.? yaudah yuk kita berangkat.!" kata ziona sambil menarik tangan Rangga sontak saja aksi ziona itu membuat axel menjadi marah ,namun dia sadar karna ziona bukan siapa - siapa baginya .


6 jam perjalanan akhirnya ziona dan Rangga sampai di kota S , dan langsung menuju ke rumah orang tua ziona .


tok ...


tok.. tok...tok...


" assalamualaikum .! bund .! bang Zein .! ini ziona.!" ucap ziona.


karna hari sudah malam makan orang yang ada di sana sudah istirahat .


cekleeeek. suara pintu terbuka dari dalam.


" waalaikumussalam .! dek kamu pulang sama siap ....?" tanya zeindra berhenti karena melihat sahabatnya yang berada di belakang adiknya .


" Rangga .! lo datang sama adik gw .?" tanya zeindra pada Rangga.


" yaiyalah gw bareng adek gw.! kan gw kakak yang baik nggak mau adek gw yang cantik jelita ini sampai di apa - apain sama laki - laki nggak ada akhlak .!" kata Rangga menyombongkan diri pada zeindra.


" lo pikir gw abang yang jahat gitu .?" tanya ziendra sedikit merasa kesal karena merasa tersindir dengan kata - kata Rangga.


" sori broe bukan itu maksud gw .!" ucap Rangga merasa bersalah atas yang telah di ucapnya

__ADS_1


" ya ahh , yaudah masok sana udah ini ngapain ngobrol di pintu gini .?" kata ziona menengahi mereka berdua takut semakin panjang masalahnya .


****


Keesokan harinya setelah makan siang ziona mengajak Rangga jalan di sekitar kampungnya.


" kak .? kakak udah lama kenal sama kak axel .?" tanya ziona sedikit malu.


Rangga yang melihat ziona yang sedang malu - malu mencoba untuk menggodanya .


" kenapa kamu suka ya sama axel .?" tanya Rangga menggoda ziona.


" iiiissshhhh kok kakak tau sih .?" tanya ziona masih dengan wajahnya ynag yang semakin merah karna malu .


" aaaaah jadi benar kamu suka sama dia .?" tanya Rangga kaget , semakin kaget lagi dia saat melihat ziona menganggukkan kepalanya .


" sejak kapan .?" tanya Rangga " semoga dengan cinta yang kamu miliki dapat membuat axel semakin berubah nggak lagi Aragon kayak dulu .!" kata Rangga berharap .


" aamiin kak .! semoga cinta yang aku miliki buat kak axel dapat menjadi sebuah kebahagiaan buat aku dan kak axel .!" kata ziona juga sama berharapnya .


ziona dan Rangga masih asik membahas apa yang di terlihat di depan mereka , karna semua yang di tanya Rangga sesuatu yang baru kali ini dia lihat .


lama mereka berdua keliling akhirnya mereka memutuskan untuk pulang karna haripun sudah sore .


keesokan paginya Rangga pamitan karna siangnya dia ada owner yang ingin memesan catering di kafenya , lumayan buat tambahan keuntungan di kafe.


" bund .! minum obat yang rutin ya biar cepat sembuh ,!" kata Rangga.


" zi .! kakak pulang duluan ya .? nanti kalau pulang hati - hati kamu.!" kata Rangga pamitan sama ziona.


" ada yang mau di sampaikan nggak ni pada dia.?" bisik Rangga menggoda ziona ,langsung mendapat tatapan tajam dari ziona .


" broe pamit ya .? thanks karena lo dah terima gw di keluarga lo dengan baik gini .!" kata Rangga dan langsung berpelukan ala cowok .


" iya .! oh ya thanks juga karena lo udah antar adek gw dengan selamat ke sini .!" ucap zeindra.


" bukan adek lo tapi adek kita berdua .!" ralat rangga menekan katanya karna dia tidak terima jika zeindra hanya mengklaim ziona hanya adiknya , walaupun itu benar adanya tapi Rangga tidak terima.


Flash Off


*********

__ADS_1


Bersambung....


hay reader jangan lupa vote , like dan comentnya ya.


__ADS_2