Senja Yang Terlupakan

Senja Yang Terlupakan
Bab 17 Bertemu Kembali


__ADS_3

" kakak nggak maksa kamu dek .! buat trima axel , tapi kamu harus memikirkan gimana dengan anak kalian kedepannya dia membutuhkan figur sosok seorang ayah .!" kata rangga memberi pengertian pada ziona , karena dia tau bagaimana rasanya sakit di campakkan .


setelah kepergian Rangga dari rukonya ziona memikirkan setiap kata kata rangga , dia mencoba memahami setiap katanya .


" jessi .! apa yang harus aku lakukan sekarang jess .?" tanya ziona meminta pendapat pada sahabatnya .


" kalau aku misalnya ni ya .! itu semua terjadi pada aku , aku akan mencoba memberikan kesempatan tapi tidak gampang gitu untuk memberikan kesempatan padanya .!" kata Jessica


" maksud kamu .?" tanya ziona


" ya maksud aku tu ya .! beri dia pelajaran dulu untuk membuktikan apakah dia benar-benar mencintai kamu atau hanya rasa bersalah aja gitu .!" jelas Jessica pada ziona .


" iya benar tu .! aku nggak mau menjadi kecewa setelah memberikan kesempatan pada kak axel .!" kata ziona pada akhirnya karena paham dengan maksud yang di katakan oleh sahabatnya .


******


dreeeet dreeetttt dreeeetttt suara handphone axel bergetar .


" halooooo .! ini siapa .?" tanya axel karena tidak ada id penelepon di handphonenya.


............


" ini beneran kan lo nggak bohong sama gw .? awas sampai lo bohong gw buat lo dan keluarga lo sengsara .!" ancam axel setelah tau siapa yang menelponnya .


.............


" okey kalau gitu lo kirimkan alamatnya ke gw sekarang juga .!" kata axel , dia tak sabar untuk segera bertemu dengan ziona.


Ya orang yang menelpon axel adalah suruhannya untuk mencari tau tentang keberadaan ziona .


akhirnya setelah 2 bulan berlalu akhirnya dia menemukan titik terang di mana keberadaan ziona .


ting bunyi nada pesan handphonenya axel segera membukanya karena dia yakin itu adalah pesan dari orang suruhannya .


saat dia lihat benar saja itu adalah pesan si penelepon tadi mengirimkan alamat dimana ziona berada sekarang .


" jadi kamu di negara L sekarang .? pantesan aku lama menemukan kamu sayang.!" kata axel sambil memegang handphonenya seolah dia sedang berbicara dengan ziona .


tak ingin membuang waktu lama axel langsung memesan tiket pesawat menuju negara L.


" tunggu aku sayang .! aku akan jemput kamu dan membawa pulang ke rumah kita ." kata axel dengan bahagia seakan dia baru saja mendapatkan sebuah penghargaan yang begitu spektakuler .


Tak bubuh waktu lama akhirnya axel sampai di negara L .


karena jam sudah larut malam akhirnya axel memutuskan untuk istirahat terlebih dahulu sebelum dia pergi menemui ziona .

__ADS_1


******


pagi ini axel bangun lebih pagi karena dia merasa tidak sabar untuk segera bertemu dengan ziona .


Setelah sarapan di hotel axel langsung menuju ke ona cake sesuai dengan alamat yang diberikan oleh orang suruhannya .


tok tok tok axel mengetuk pintu depan ruko ziona , namun tidak ada jawaban ataupun pergerakan dari dalam .


axel memutuskan untuk menunggu di luar ruko , sudah hampir 40 menit axel menunggu akhirnya pintu ruko terbuka .


axel langsung tersenyum bahagia saat melihat wanita yang telah membuat dia kalang kabut selama ini akhirnya dia temukan bahkan sekarang ada di depan matanya .


" zionaaaa .!" gumamnya lirih namun dapat di dengar oleh Jessica yang berbeda tak jauh dari axel .


karena melihat axel yang memperhatikan ziona Jessica langsung menghampiri ziona dan menyinggung ziona dengan sikunya.


" ada apa jess.?" tanya ziona pada Jessica karena dia merasa bingung.


" coba lihat ke sebelah kiri , ada cowok yang dari tadi perhatiin kamu bahkan tak berkedip gitu .!" kata Jessica menjelaskan , sontak saja membuat ziona langsung melihat dan betapa terkejutnya ziona saat tau siapa laki laki tersebut .


" kak axel .!" gumamnya yang di dengar oleh Jessica .


" jadi dia laki laki brengsek itu .!" kata Jessica emosi , ziona hanya bisa mengangguk saja .


saat jarak mereka sudah dekat hanya tersisa 1 jarak antara mereka berdua , Jessica yang melihat ziona dan axel saling diam tanpa bicara langsung meninggalkan mereka berdua untuk memberikan waktu pada mereka .


" zi .!" panggil axel dengan lirih dan sendu , mereka Sama sama menahan rasa sesak yang teramat besar di dada .


" kak axel .!" panggil ziona lirih dan langsung memecahkan tangisannya .


seandainya tempo hari rangga tidak menjelaskan apa yang terjadi selama ini pada axel , mungkin ziona akan memilih kabur dari hadapan axel .


" kak .! apa ini benar benar kak axel .! ya tuhan apa ini hanya mimpi .?" tanya ziona tak percaya .


" iya sayang ini aku , axel .!" jawab axel meyakinkan ziona bahwa ini nyata , ziona langsung diam saat axel menyentuh tangannya .


" kamu kenapa sayang .?" tanya axel dengan lembut namun ziona masih tetap setia dengan diamnya .


Karena ziona tak merespon lagi suaranya akhirnya axel juga ikut diam , mereka akhirnya hanya diam tanpa berkata apapun .


Jessica yang melihat mereka berdua yang diam akhirnya keluar untuk menghampiri kedua sejoli yang masih setia dengan diamnya .


" ehheemmm !" Jessica berdehem karena melihat mereka masih betah dengan diam walaupun Jessica sudah ada di antara mereka ." masuk dulu yok .! nggak baik buat kandungan kamu lo ona kalau lama berdiri .!" kata Jessica mencoba mencairkan suasana .


Jangan ditanya bagaimana raut wajah axel saat dia mendengar kata Jessica bahwa saat ini ziona sedang hamil , ada raut wajah bahagia di sana dan itu tak lepas dari pandangan ziona .

__ADS_1


" zi ,! aku nggak sedang mimpikan kalau kamu sekarang lagi hamil anak kita .?" tanya axel dengan raut bahagianya .


" iya .!" jawab ziona datar .


" zi kita pulang ke Indonesia ya .! kita langsung nikah ya sayang .?" kata axel setelah mereka mendudukkan bok*ngnya di sofa ruangan ziona .


" nikaaaah .? sama siapa .? aku .! bukannya kak axel tak pernah mencintai aku .? bukannya kak axel mencintai wanita lain .?" tanya ziona bertubi tubi .


" sayang maafkan aku .! maafkan aku yang nggak sama sekali kamu yang ternyata lexa dan ziona itu adalah orang yang sama , dan maafkan seharusnya aku bertanya dulu apa maksud kamu dan rangga waktu itu .! " kata axel dengan penyesalannya dan suaranya yang bergetar karena menahan tangisnya .


" apa kak axel mendengar semuanya siang itu .?" tanya ziona masih dengan dinginnya masih menahan air matanya agar tidak mengalir di pipinya .


" ya semua .! bahkan aku melihat saat rangga memberikan amplop yang berisi uang pada kamu saat itu .! itulah yang membuat aku semakin yakin kalau selama itu kamu dan rangga mempunyai suatu yang ingin menghancurkan aku , karena aku pernah dilakukan sebelumnya seperti itu oleh orang yang pernah sangat aku percayai .! siang itu aku begitu takut masa lalu yang aku alami kembali lagi dalam hidupku lewat kamu dan rangga .! maafkan aku zi .! maaf .!" kata axel menjelaskan pada ziona dan langsung bersimpuh di kaki ziona karena dia merasakan penyesalannya yang dia lakukan selama ini pada ziona .


" ziona yang mendengar penjelasan sekaligus penyesalan axel sedikit tersentuh dan merasakan apa yang di rasakan oleh axel dulu .


" kak .!" ziona mengangkat sedikit bahu axel , axel yang di panggil oleh ziona langsung mendongak menatap wajah ziona .


" kak bangun ya jangan gini.! kalau kak axel beneran cinta sama aku .! aku ingin kakak buktikan sama aku .!" kata ziona Yang sedikit menantang kesungguhan axel terhadapnya apakah benar atau karena rasa bersalah dan rasa tanggungjawab saja .


" okey baiklah .!" kata axel . " apa yang harus aku lakukan buat kamu supaya kamu percaya sama semua yang aku rasakan .?" sambung axel kembali.


" kak axel harus buat cake yang ada di sini ludes dalam 2 jam .?" kata ziona menantang axel .


" okey baiklah .! tapi kamu harus janji jika dalam 2 jam semuanya habis kamu janji ikut aku ke Indonesia kita pulang ke sana langsung nikah .?" kata axel pada ziona .


" tapi ruko aku siapa yang kelola kalau aku pulang ke Indonesia .?" tanya ziona dengan ekspresi wajah yang begitu imut di mata axel .


" tu .!" tunjuk axel ke arah Jessica " wanita itu yang akan ngelola ruko kamu.!" sambung axel kemudian , ziona hanya diam saja .


********


Baru saja 1 jam lebih 30 menit cake yang ada sudah ludes tak bersisa .


Ya walau ada sedikit kecurangan yang di lakukan axel , kenapa tidak curang dia menghubungi semua temannya yang ada di negara L .


Jessica dan ziona begitu terkejut dan senangnya Karena cake mereka hari ini ludes tak bersisa dalam sekejap .


" sayang aku udah ngelakuin syarat dari kamu.! sekarang kamu yang harus tepati janjinya .!" kata axel dengan begitu bahagia karena dia berhasil melakukan apa yang di minta oleh orang yang sangat dia cintai .


" iya aku ingat .!" kata ziona " tapi lusa ya kak pulangnya .! aku masih belum bisa meninggalkan jessi sendiri di sini , nanti dia kewalahan sendiri .!" kata ziona dan mencoba untuk meminta pengertian pada axel , axel hanya mengangguk tanda dia mengerti .


*******


bersambung.

__ADS_1


__ADS_2