
Setelah sarapan pagi axel dan ziona bersiap - siap untuk pergi jalan-jalan di pantai , karena kebutulan sekali hotel itu dekat dengan pantai .
Merasa sudah cukup dan juga lelah mereka akhirnya kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri , dan juga untuk mengisi perut mereka yang sudah terasa lapar .
Sore hari akhirnya axel dan ziona memutuskan untuk pulang ke rumah .
" yang kita pulang aja ya .?" kata axel lembut sambil memeluk ziona dari belakang .
" kok pulang .?" bukan menjawab ziona malah bertanya kembali " besok aja ya mas .! masih betah di sini bisa liatin sunset kalau udah sore gini ." kata ziona sambil matanya masih fokus melihat sunset lewat balkon kamar mereka .
" ya terserah kamu aja kalau gitu .!" jawab axel mengalah , takut kalau - kalau mood zionate berubah .
Karena ziona yang masih ingin stay di hotel akhirnya axel menelpon rangga untuk menemaninya .
" lo udah nikah masih aja nyusahin orang , bini lo kemana .?" kata rangga sambil matanya mencari keberadaan ziona .
" tidur ." jawab axel ketus.
" lah cepat banget .?" tanya rangga saat mendengar jawaban axel .
" nggak tau gw , katanya ngantuk yaudah dia tidur terus , lah gw di cuekin aja gitu ." kata axel kesal dengan sikap ziona .
Walau axel sadar semua itu mungkin hormon ketika seorang wanita yang lagi kedatangan tamu bulanannya .
" hahahahhaha ," mendengar semuanya dan juga melihat wajah axel , rangga bukan kasian pada axel tapi dia malah menertawakan axel .
" eh lo ,! dasar sahabat laknat , sahabatnya lagi galau di ketawain lagi .
" terus gw harus apa .? apa gw harus nangis gitu .?" tanya rangga sambil menahan ketawanya .
" sialan lo , gw sumpahin nanti kalau lo nikah malam pertama lo lebih parah dari gw ." kata axel kesal .
" emang kenapa sama malam pertama lo nyet .?" tanya rangga bingung .
" biasa ada si red moon menghalangi acara gw .!" jawab axel kesal .
" hahahhahahahaha !, ya lo nikahnya nggak hitung tanggal sih , kan jadi gitu ." kata rangga ngasal .
__ADS_1
" iya juga ya .? kenapa gw nggak ngitung dulu kapan kemungkinan si red moon datang ." kata axel polos dia tidak sadar dengan apa yang di katakan itu .
" lo oon apa bego sih xel .?" tanya rangga geram .
" lah lo ngapain ngatain gw bego .? tadi lo sendirian kan yang kasih tau itu ke gw .?" tanya axel tak terima dengan semua yang di katakan oleh rangga untuknya .
" lo ngajak gw ke sini sebenarnya mau ngapain .?" tanya rangga karena sedari tadi dia merasa tidak ada pembahasan yang berfaedah satu pun.
" gw mau lo temanin gw di sini , bosan gw di kamar karena ziona udah tidur ." kata axel meminta rangga untuk menemaninya .
" yaudah nggak usah lama-lama ya ,? kayaknya gw udah mulai ngantuk juga ni ! jam pun udah hampir pukul 23 ." kata rangga sambil melihat ke arah jam tangannya .
" lo nginap di hotel ini aja kalau gitu , nggak usah balek lagi ke apartemen lo ." kata axel santai .
" ogah gw .!" kata rangga sambil melangkah pergi meninggalkan axel sendiri di restoran .
Karena rangga sudah pergi axel memutuskan untuk kembali ke kamarnya , walau sedikit lesu akhirnya dia memutuskan untuk merebahkan tubuhnya di samping ziona .
Berbeda dengan axel , rangga malah menepikan mobilnya saat melihat seseorang yang dia kenal .
" itukan zeindra .? ngapain dia disana .?" kata rangga setelah menepikan mobilnya .
Zeindra langsung memutar badannya melihat ke belakang , memastikan siapa yang memanggilnya .
" ga .! lo ngapain disini .?" tanya zeindra saat melihat rangga yang menghampirinya .
" seharusnya gw yang nanya , lo ngapain di sini .? kalau ada masalah tu di omongin jangan main jalan - jalan di pinggir jalan . kalau jalannya itu keluar negeri atau tempat hiburan atau apa gitu nggak masalah .! lah ini jalannya di pinggir jalan , mana jalan kaki lagi .!" kata rangga sambil memberi nasehat dan sekaligus menyindir zeindra .
" gw nggak kenapa - napa kok .! gw hanya ingin sendiri .!" kata zeindra sambil mengusir rangga halus .
" nggak kenapa - napa apanya .! lo udah jalan sendiri di jalanan gini pasti ada apa." kata rangga kesal dengan sikap zeindra .
" ayo kita pergi .!" kata rangga lagi sambil menarik tangan zeindra masuk ke mobilnya .
Rangga maupun axel mereka sangat tau bagaimana sifat zeindra , dia akan pergi meninggalkan jika tempat itu terdapat banyak orang , akan pergi di pinggir jalan jika dia memiliki masalah .
" ga .! turunin gw ga .! biar gw sendiri , jika lo dan axel selalu ada saat gw kayak gini kapan gw bisa hadapi masalah gw.! lalu bagaimana nanti kalau salah satu dari lo berdua ada masalah sendiri.?" kata zeindra sambil menatap kosong ke depan .
__ADS_1
" gw akan selalu bersama lo sampai lo sembuh .!" kata rangga sambil menatap sendu pada zeindra .
" lo yakin sampai kapan umur lo hidup ,? atau lo yakin sampai kapan lo bakal sehat tanpa sakit .?" tanya zeindra mengalih pandangan ke arah rangga .
" makanya lo terbuka pada bunda atau ziona , mungkin dengan lo coba mengatakan masalah pada orang terdekat lo , trauma lo itu nggak akan kambuh lagi .!" kata rangga mencoba untuk membuat zeindra sedikit tenang dan mau membagi bebannya pada orang lain .
" gw sendiri bingung ga .! kenapa sekarang masalah kecil bisa mempengaruhi pikiran gw .?" kata zeindra menjelaskan pada rangga .
" gw takut ga , trauma gw bisa mempengaruhi kesehatan jiwa gw kelak , dulu kalau hanya masalah seperti saat ini tidak sampai membuat gw seperti sekarang." kata zeindra dengan gemetar karena ketakutan yang dialaminya .
Rangga tidak bisa berkata apa-apa lagi saat zeindra mengatakan apa yang di rasakan oleh zeindra saat ini , memang dulu jika masalah sepele zeindra masih bisa mengontrol keadaannya tapi sekarang tidak lagi .
" ya tuhan apa yang harus aku lakukan .?" batin rangga, dia bingung harus mengatakan apa pada zeindra .
" lo bingungkan .? lo nggak tau mau kata apa lagi kan .? gw udah tau itu pasti lo berdua bingung dengan kondisi gw saat ini .!" kata zeindra lesu .
Sebenarnya zeindra sudah lama ingin menghilangkan traumanya ini tapi dia tidak tahu apa yang harus dilakukannya .
" apa gw harus .." kata zeindra langsung di potong oleh Rangga.
" lo jangan ngelakuin sesuatu yang melanggar hukum , apa lagi membuat masalah hingga itu berakibat panjang sampai anak cucu lo nanti .!" kata rangga tak terima dengan apa yang di pikirkan oleh zeindra .
" tapi dengan gw begitu , jiwa gw akan baik - baik aja ga .!" kata zeindra .
" lo baik, adek sama bunda lo gimana .? mereka itu adalah orang yang tidak bisa melihat lo kenapa - napa , apa lagi kalau misalnya nanti lo masuk buih karena salah lo sendiri bisa membahayakan kesehatan bunda zeindra .!" kata rangga tak terima dengan sikap zeindra yang lemah dengan penyakitnya itu .
******
Bersambung .
hai reader mau nanya nih.
bagusnya kisah zeindra di lanjut di sini atau buka lapak baru ya .?
kalau buka lapak baru tunggu sampai selesai SENJA YANG TERLUPAKAN dulu ya .?
bantu kasih saran ya .?
__ADS_1
dan jangan lupa vote dan likenya 😊