
Satu minggu lagi adalah hari pernikahan axel dan ziona , namun masalah yang terjadi belum juga menemukan akar dari dalangnya .
Axel dan kedua sahabatnya walau merasa was - was namun tetap memperlihatkan bahwa semuanya baik - baik saja .
" ga gimana .? lo udah tau siapa yang batu gracia .?" tanya axel pada rangga.
" belum broe .! sepertinya gw harus cari orang dunia bawah deh biar semuanya cepat teratasi ." jelas rangga pada axel yang terlihat frustasi .
" jangan gila lo ga .! bisa - bisa bukan kelar malah nambah masalah .!" kata axel tidak setuju dengan ide gila rangga .
" tenang aja lo , dia itu temannya David .! walau dia terkenal kejam namun dia akan baik - baik saja pada orang yang nggak menghalangi jalan dia aja ." jelas rangga panjang lebar .
" yaudah terserah lo lah, yang penting masalah itu nggak ada efek kemudian nanti ." kata axel pasrah .
********
" pagi sayaaaang .!" ucap mamanya axel saat melihat ziona datang ke meja makan.
" pagi tante " jawab ziona masih malu - malu .
" eeiiisssttt , no.! bukan tante tapi mama " protes mama axel saat ziona memanggilnya dengan sebutan tante .
" iya tan , eh mama." jawab ziona sedikit menunduk karena merasa malu.
Axel melihat tingkah ziona yang malu - malu menjadi gemas ," pengen banget gw cium ni anak " batin axel saking gemasnya dengan tingkah ziona .
" itu tangan sama mata ngapain .!" tanya zeindra saat melihat axel yang sedang menggerakkan tangan dan matanya masih fokus melihat ziona .
" hah .? apaan orang gw mau ambil nasi." jawab axel salah tingkah , karena aksinya kepergok sama zeindra .
" ambil nasi matanya nggak kesana , tapi ke sini .!" ucap zeindra sambil mengambil nasi di depan menyendok ke dalam piring .
" udah - udah , cepat selesaikan sarapannya bukankah kamu ada fitting baju pengantin hari ini xelo .!" mama menjadi penengah mereka kemudian mengingatkan axel tentang jadwal fitting baju hari ini.
" ya tuhaaan hampir lupa , makasih ma ya udah ingatin .!" kata axel sambil memegang kedua tangan mamanya berterima kasih.
" parah lo xel , kok bisa lupa. ! padahal itu penting banget lo ." kata rangga mengompori .
" oewh jangan - jangan nanti lo pas udah nikahin adek gw , lo lupa juga kalau udah punya istri .!" kata zeindra dengan sedikit menekan kata - katanya .
" ya nggak la .!" jawab axel cepat karena melihat sorot mata tajam ziona.
" nggak apa .? nggak salah lagi ya kak .?" tanya ziona dengan lembut tapi menekan setiap kata - katanya.
" bukan gitu la zi ." jawab axel dengan sedikit ketakutan ,takut kalau - kalau kucing imutnya berubah jadi singa betina kelaparan .
" nah coba kamu dengar tu dek , dia biasanya manggil kamu tu kan sayang .? nah tadi apa .? zi ya zein .?" Rangga masih saja mengomporinya .
" ga lo , lo nggak usah aneh - aneh deh ga ! mending lo diam sana makan ." bentak axel emosi karena rangga bukan membantu malah memperkeruh suasana .
" emang benarkan yang kak rangga ngomong.! " kata ziona sambil melangkah pergi meninggalkan meja makan .
__ADS_1
" sayang tunggu .!" axel mencoba menahan ziona untuk berhenti namun ziona tidak memperdulikan .
" ga ini semua salah lo ." ucap axel kemudian pergi menyusul ziona.
tok
tok tok
axel mengetuk pintu dari luar tapi ziona tidak merespon ,
" sayang buka dong .!" ucap axel ,dia yakin ziona mendengarnya.
" zi .! sayaaang .! cinta ku .! calon istri ku buka dong pintunya ." kata axel mencoba memanggil ziona.
" sayang bukan dong pintanya biar aku jelaskan semua nggak seperti apa yang di katakan oleh Rangga , aku nggak akan ngelakuin semua itu." kata axel namun ziona masih betah tidak mau membukakan pintu .
" yaudah kalau kamu nggak mau buka , aku dobr.." belum selesai axel berkata ziona sudah membukakan pintu , saat pintu kamar terbuka ziona terkejut dengan gaya berdiri axel.
" kak kamu kenapa ." ucap ziona pura - pura tidak melakukan kesalahan apapun .
" apa .?" tanya axel masih dengan posisi yang sama , dan melihat ziona yang berdiri di depannya sudah siap seperti ingin pergi.
" itu tangannya mau ajak beramtem siapa.?" tanya ziona.
" oewh ini." tanya axel kemudian mengubah posisi berdiri menjadi normal .
" mau dobrak pintunya kalau aja kamu nggak buka tadi .!" kata axel semakin tak karuan.
Malu karena ziona melihat dia dengan tampang aneh saat di buka pintu. bingung karena ziona udah siap - siap dan sok tidak terjadi apapun tadi , takut kalau sampai ziona berubah pikiran tidak mau menikah dengannya .
" apa .? cuma di tutup tadi .? waah begok banget gw tadi ya .?" kata axel bertanya - tanya pada dirinya sendiri .
" kak .!" ziona berhenti melihat axel masih bengong di depan pintu kamarnya .
" hah iya ada apa sayang .?" tanya axel sambil berjalan mendekati ziona .
" ayo kita jalan .!" kata ziona sambil menarik tangan axel .
" hah jalan .? kemana .? tadi dia marah - marah lah ini kenapa lagi .?" batin axel bingung .
" sudah siap sayang ?"tanya bunda dan mama axel.
" iya bund , ma " jawab ziona.
" yaudah ayok kita berangkat ." kata mama, axel yang mendengar hanya mematung bingung di tempat .
" xelo ayook .!" teriak mama saat melihat putranya masih bengong di tempat .
" kemana sih ma .?" tanya axel geram karena dari tadi semua orang membuat dia bingung .
" ya pergi la xelo , liat tu ziona udah dandan rapi masak kamu masih di situ ." kata mama sambil melirik ke arah ziona .
__ADS_1
" yaudah tunggu sebentar axel ganti baju dulu ." ucap axel dan hendak melangkah .
" yaudah ganti trus bajunya aku nggak jadi ikut .!" ucap ziona membuat langkah axel berhenti .
" ya tuhaaan untung sayang dan cinta, kalau nggak dan gw aaah nggak tau dah ." batin axel .
" yaudah nggak ganti tapi ambil kunci mobil bolehkan sayang .?" tanya axel pasrah .
dan langsung di angguk oleh ziona tanda dia setuju .
20 menit perjalanan sampai juga mereka ketujuan ,axel yang mengikuti arahan hanya bengong saja saat sampai .
" ini ngapain sih ketaman .? kan fitting baju pengantin itu di butik .?" batin axel.
" ayok kak ikut jangan diam aja di situ .!" kata ziona sedikit kesal karena dari tadi axel selalu diam dan bengong .
" yang ini ada apa sih .?" tanya axel karena dari tadi dia tidak bisa menebak apa dan kemana mereka akan pergi .
" nggak usah banyak protes dan bertanya ikut aja, yah kalau misalnya kak axel nggak percaya sama aku silahkan pergi aja trima kasih udah nganterin kita ke sini ." kata ziona sambil melangkah pergi .
Namun axel menarik tangan ziona sehingga membuat ziona masuk kedalam dekapan axel .
" ada kejutan apa buat aku heummm .?" tanya axel karena dia merasa ini adalah sebuah kejutan untuknya .
" ada pokoknya kak axel ikut aja .!" jawab ziona sambil mencoba melepaskan tangan axel yang memeluknya .
" kalau kamu nggak kasih tau aku nggak akan lepaskan ." kata axel yang paham dengan ekspresi wajah ziona.
" yaudah kalau kak axel nggak lepas, siap - siap besok aku pergi lagi ." ancam ziona , mendengar kata pergi lagi axel cepat - cepat melepaskan pelukannya .
" apa benar segitunya kak axel mencintai aku .?" batin ziona saat melihat axel melepaskan pelukannya .
" nggak gw nggak mau di tinggal pergi lagi sama ziona ." batin axel .
Akhirnya mereka axel mengikuti kemana langkah kaki ziona pergi , dia masih diam takut untuk mengucapkan kata - kata yang mungkin akan membuat ziona kesal dan malah pergi meninggalkan dia.
" surprise .! selama ulang tahun axelo Ziandra wijaya .!" ucap kedua orang tua axel memberi selamat pada axel .
Ya hari ini adalah hari ulang tahun axel yang ke 26 , axel melupakan tanggal lahirnya karena selama ini kedua orang tuanya tidak pernah merayakan apa lagi ada di sisinya .
" broe selamat ulang tahun ya .? sorry soal tadi pagi " ucap zeindra dan rangga bersama.
Axel hanya mengangguk saja , matanya langsung menuju ke arah ziona ,dia yakin semua ini pasti ulahnya .
" apa .?" tanya ziona saat axel semakin mendekat ke arah ziona .
" trima kasih," ucap axel sambil berlutut di depan ziona .
" trima kasih karena sudah hadir dalam hidup aku ,.?" ucap axel .
" Ziona alexa putri , aku sangat dan sangat mencintaimu jadi jangan pergi lagi dari hidupku ." kata axel saat memeluk ziona .
__ADS_1
******
Bersambung