
Karena tidak menemukan hasil akhirnya axel, rangga dan juga zeindra memutuskan untuk kembali masuk kedalam rumah axel .
Lama mereka diam memikirkan langkah apa yang akan mereka lakukan selanjutnya .
" broe , gimana besok kita ke rumah David .?" tanya axel memberi usulan pada kedua sahabatnya .
" iya .! kita memang harus ke rumah David besok .! gw ingin mencari tau lebih apa yang terjadi sebenarnya dengan gracia dan mengapa dia tega menyakiti ziona, padahal diakan tidak tau siapa ziona ." kata zeindra menjelaskan .
" lo masih cinta broe sama dia .?" tanya axel penuh selidik .
" gw .! cinta sama dia .! nggak lagi setelah dimana hari gw kasih tau lo tentang perasaan gw ke dia sama lo , gw udah buang semua perasaan gw ke dia." jelas zeindra pada axel .
" yakin lo .?" tanya axel menggoda zeindra .
" lo mau gw pecat jadi calon adek ipar gw .?" tanya zeindra kesal pada axel yang akhirnya membuat axel diam saat mendengar ancaman dari zeindra untuknya .
" jangan dong zein .! eh bang .!" axel memohon pada zeindra.
" nggak usah deh lo panggil - panggil gw dengan bang , emang lo adek gw .?" protes zeindra kesal pada axel .
" kan lo abangnya ziona .! kalau gw udah nikah sama dia otomatis gw kan jadi adik ipar lo .? kan nggak mungkin gw panggil lo seperti ini lagi .?" tanya axel pada zeindra memberi tau .
" ya terserah lo aja lah .!" kata zeindra sambil memutar bola matanya malas .
" yaudah kita istirahat aja dulu , besok pagi kita ke rumah David .!" kata rangga menengahkan perdebatan axel dan zeindra .
Akhirnya mereka memutuskan pergi untuk istirahat , dan masuk ke kamar mereka.
" kak .!" panggil ziona saat melihat axel yang hendak masuk ke kamarnya .
" iya sayang .! ada apa .?" tanya axel kemudian memutar badannya melihat ke arah ziona .
" kakak dari mana .?" bukan menjawab pertanyaan axel , ziona malah bertanya kembali pada axel .
" ini tadi dari luar , tadi bareng rangga dan bang zein .! kenapa sayang .?" jelas axel , namun dia juga masih menanyakan pada ziona .
" oewh " kata ziona, namun tetap saja tidak menjawab pertanyaan axel .
" kamu kenapa aneh gitu sih .?" tanya axel bingung , karena ziona masih tidak memberi tau ada apa dengannya .
" sayang liat aku ." kata axel sambil memegang kedua tangan ziona ." kamu kenapa .? ada masalah apa .? ceritakan semua pada aku sayang , jika ada yang mengganjal di hati kamu .!" kata axel bertanya dengan lembut pada ziona .
axel berharap ziona akan membagikan keluh kesahnya pada dia , axel terlihat begitu khawatir saat melihat ziona diam tanpa memberi tau apa yang di rasakan oleh ziona .
__ADS_1
" kakak maaf karena aku nggak bisa jagain dia .!" akhirnya ziona mencoba untuk mengungkapkan perasaan rasa bersalahnya selama 2 minggu ini .
" sayang dengar ya .!" kata axel sambil memegang kedua pipi ziona ." ini adalah takdir buat kita , kamu jangan merasa bersalah atas yang telah terjadi .! " kata axel menenangkan ziona sambil membawa ziona kedalam pelukannya .
" euhheumm .!" deheman rangga akhirnya membuat axel melepaskan pelukannya pada ziona .
" langsung nikah aja deh xel besok kalau kalian pengen cepat-cepat berduaan gitu .!" goda rangga , itu sukses membuat ziona malu .
" kak aku masuk dulu ya mau istirahat .!" kata ziona pamit pada axel dan rangga .
" maunya gitu broe , tapi bunda dan semuanya udah tentuin tanggalnya bulan depan ." jawab axel lesu .
" ya kalau gitu lo sabar aja bentar lagi .! okey sekarang kita fokus dulu sama rubah betina ini dulu .!" kata rangga dengan sedikit geram saat mengingat apa yang sudah di lakukan oleh gracia .
" rubah .?" tanya axel bingung " jangan macam - macam lo ga .!" kata axel dengan perasaan was - was .
" lo kenapa .? kayak orang ketakutan gitu .?" kata rangga saat dia melihat axel yang sedang was - was .
" lo nanya lagi gw kenapa .! bukannya tadi lo bilang rubah ya .? itukan binatang buas broe .?" kata axel dengan sedikit emosi karena melihat rangga yang begitu santai .
" hahhahaha .!" tawa rangga pecah saat dia dengar semua ucapan axel .
" sialan looo .! ngetawain gw lagi .!" protes axel .
" heheheheheh .!" axel hanya nyengir saat mendengar ucapan rangga .
" udah tidur sana , besok kita harus bangun pagi sekali ." ucap rangga .
" emang mau kemana pagi - pagi amat ga .?" tanya axel bingung .
" eh monyet lo lupa apa pura - pura lupa ,? " kata rangga kesal dengan sikap axel .
" hehehhehehe , gw lupa cing .!" jawab axel dengan cengar-cengirnya
********
" broe bangun .!" axel membangunkan rangga dengan mengguncang sedikit badannya .
" heuuummm .!" jawab rangga masih setengah sadar namun dia berusaha untuk membuka matanya perlahan .
" jam berapa sekarang xel .?" tanya rangga kemudian setelah merasa nyawanya sudah terkumpul .
" jam 5 pagi .!" jawab axel kemudian memberikan handphonenya dan menyalakan layarnya untuk memperlihat jam pada rangga .
__ADS_1
" ya tuhaan .! lo nggak tidur semalam .?" tanya rangga saat melihat sedikit lingkaran hitam di bawah mata axel . dan di angguk dengan cepat oleh axel .
" kenapa emangnya xel .?" tanya Rangga lagi .
" gw semalam sempat melihat gracia seperti ja**ng bersama beberapa orang pria .!" jawab axel dengan sedikit kasihan sebenarnya dengan perubahan gracia selama ini .
" ya itu .! emang seperti itu adanya .!" jawab Rangga namun dia hampir keceplosan dengan axel mengenai tentang Gracia .
" lo tau sesuatu tentang ini semua ga .?" tanya axel penasaran .
" iya sedikit .!" jawab axel. " yok kita berangkat , berhubung lo udah sip ni , lo panggil zeindra terus sana ." kata rangga.
" siap .! yaudah lo sana .! " kata axel sambil mendorong rangga agar keluar dari kamarnya .
tok .... tok ...... tok ...
karena zeindra tidak juga bangun akhirnya axel memutuskan untuk mengambil kunci cadangan .
Saat pintu terbuka terlihat rangga dia masih betah dengan alam mimpinya .
" zeindra putra bangun lo udah pagi .! teriak axel membuat zeindra langsung bangun dari tidurnya .
" ya tuhaaaaaaan ni kepa nggak di bawa saja ke apatemr .?" umpat axel saat melihat zeindra yang masih betah dengan tidurnya sehingga dia lupa dengan kesepakatan kemaren malam untuk mencari tau tentang gracia .
*****
setelah masuk ke kamar mandi dan membersihkan badannya zeindra keluar dengan aura ketampanannya .
Ya mereka bertiga sama tampan dan juga bertubuh atletis .
sehingga banyak cewek yang datang merayu mereka .
" xel .! Rangga mana gw nggak bisa liat orangnya kemana .!"
" oeh dia lagi besiap tadi setelah gw bilang tentang dia langsung k2." jawab azel .
" lo kan tau kalau rangga orang yang suka lama - lama dia di kamar ."
*****
Bersambung.
hay sobat reader semuanya yok vote dan comentnya .
__ADS_1