Senja Yang Terlupakan

Senja Yang Terlupakan
Bab 33 Di Gigit Semut


__ADS_3

Setelah lama berdebat akhirnya zeindra pulang bersama rangga , bukan ke diamannya ataupun ke rumah keluarga axel tapi ke apartemen rangga.


****


Matahari menembus ke dalam kamar axel , membuat ziona yang masih berada di alam mimpinya terpaksa harus membuka mata .


" ya tuhaaan .!" teriak ziona , membuat axel yang ada di sampingnya terperanjat kaget .


" kamu kenapa sih yang .? pagi teriak - teriak , bisa jantungan aku nanti karna kaget ." dumel axel dengan suara khas bangun tidur .


" kak axel ngapain di kamar aku .?" tanya ziona , entah lupa atau belum sadar karena masih dalam keadaan nyawa belum sempurna .


Karena mendengar pertanyaan itu , axel langsung bangun dan memeluk ziona dari belakang .


" ini bukan kamar aku sayang , tapi kamar kita!" kata axel sambil mencium pipi ziona kemudian melangkah pergi masuk ke kamar mandi .


" kak axeeeeel .!" teriak ziona yang belum sadar akan hubungannya dengan axel .


" ya istriku yang cantik .!" jawab axel sebelum benar-benar masuk kedalam kamar mandi.


Ziona yang mendengar kata istriku yang keluar dari mulut axel , baru ngeh kalau sebenarnya dia dan axel menikah kemaren dan mereka sekarang sedang di hotel tempat mereka mengadakan acara resepsi .


" ya tuhan ,! kok aku bisa lupa ya .?" batin ziona merutuki kebodohannya .


saat mendengar suara pintu kamar mandi ziona langsung menoleh .


" kak , eh mas kapan kita pulang ke rumah .?" tanya ziona saat axel sedang mengambil bajunya.


" setelah sarapan kita pulang terus , kamu mandi sana biar kita sarapan di bawah .!" kata axel meminta ziona untuk langsung mandi dan bersiap-siap .


15 menit akhirnya mereka berdua keluar dari kamar untuk makan di bawah .


" mau makan yang .?" tanya axel ,


" ngikut aja deh mas , lagi nggak ada yang kepengen gitu .!" kata ziona sambil tersenyum dan membetulkan duduknya .


setelah selesai sarapan pagi axel dan ziona langsung menuju ke kamar dulu untuk mengambil barang mereka .


Satu jam kemudian mereka berdua sampai jiga di rumah axel , sebelumnya tadi mereka sempatkan singgah dulu di restoran milik axel .


" assalamualaikum .!" ucap ziona dan axel .


" waalaikumussalam " jawab mama axel " lah kok udah pulang sayang .?" tanya mama saat ziona menyalami tangannya .


" tu menantu mama yang minta pulang cepat .!" kata axel sambil melirik sekilas ke arah ziona .


" ya kan sama aja kayak di rumah , ngapain juga nginap di hotel mending di rumah aja ." jawab ziona " bunda masak apa aku lapar .!" sambungnya lagi membuang arah pembicaraannya .


Bunda yang tau keadaan putrinya saat ini langsung tersenyum .

__ADS_1


" ikan asam pedas , " jawab bunda , ziona yang mendengar itu matanya langsung berbinar dan tak lupa liurnya seakan jatuh kelantai karena begitu kepengennya menyamtap ikan yang di masak bundanya.


" biasa tu mbak , dia kalau lagi dapet nggak bisa dengar namanya ikan asam pedas pasti ngiler ." kata bunda menjelaskan kelakuan putrinya yang tak tau malau di depan mertuanya langsung menerobos aja .


" xelo ,! " mama memanggil axel pelan .


" ada apa ma .?" tanya axel santai .


" jadi semalam kamu dan ziona ..?" bisik mama pada axel .


" nggak ada , dia lagi PMS ma ." jawab axel sedikit kesal .


" hahhahahahahahahhahahah ." tawa mama langsung pecah saat mengetahui situasinya .


" mama kenapa .?" tiba - tiba papa menghampiri mama dan axel yang baru turun dari kamar .


" tu anak kamu pa , kasian kusut amat tu wajahnya .!," jawab mama masih belum bisa berhenti untuk terus tertawa .


" hahhahahahahha..! sabar boy nggak lama kok hahahahhaha ." kata papa sambil mentertawakan axel .


" senang banget ya .? tertawa terus sampai sakit perut .!" kata axel sambil beranjak pergi meninggalkan ke dua orang tuanya yang masih menertawakannya .


" mas mukanya kok bete gitu .?" tanya ziona saat melihat axel duduk disebelahnya .


" tu mertua kamu ngetawain aku ." axel mengadu pada ziona dengan nada manja .


" eh itu bibir ngapain gitu mas .?" tanya ziona saat melihat mulut axel menyong .


" ya mau di cium la , biar sakit hatinya hilang." kata axel ngasal .


" ada bunda tu di sana , dan juga mama papa tu lagi mau kesini .! jangan ngadi - ngadi deh mas." kata ziona sambil menunjukkan keberadaan bunda dan mama papanya axel.


" berarti nanti boleh ya .?" kata axel sambil mengedipkan sebelah matanya.


" nggak ada .! duduk yang bagus jangan kayak gini .?" kata ziona sambil melotot karena tangan axel yang nakal .


" aauu.!" axel mengaduh kesakitan akibat putaran mor yang kencang dari ziona .


" kenapa nak .?" tanya bunda saat mendengar teriakkan axel .


" nggak ada bun.! ini tadi digigit semut di tangan , hehehehhehe ." jawab axel bohong sambil nyengir saat melihat ziona terus melototi kearahnya .


" terus mata kamu kenapa zio .?" tanya bunda saat melihat ziona yang masih melihat kearah axel .


" oeh ini bun .! aku kaget tadi dengan mas axel teriak ." jawab ziona cepat .


" ya tuhan ni anak , mau buat menantu mama jantungan kamu ya .?" kata mama sambil tangannya menjewer telinga axel .


Baru saja kena putaran mor di paha belum juga sembuh , gilaran telinga di jewer .! apes benar nasip gw pagi ini " batin axel

__ADS_1


" ma ampun ma .! " kata axel memohon .


" kenapa sih ma .?" tanya papa yang baru hendak duduk di meja makan .


" ini putra kamu iseng banget gangguin mantu mama ." kata mama ngadu pada papa


" oewh kalau gitu kenapa nggak dua telinga aja mama jewer , emang nakal banget dia tu ." kata papa , bukan membantu malah memperkeruh suasana .


" ma , kasian mas axel ma .! " kata ziona sambil memegang tangan mertuanya yang ingin menjewer telinga axel yang satunya lagi .


" untung mantu mama yang minta , kalau nggak udah mama jewer lagi tu ." kata mama sambil melepas tangannya pada telinga axel .


" yang makasih ya ." kata axel sambil memegang tangan ziona .


" iya mas , maaf ya .? sakit banget ya mas .?" tanya ziona saat melihat telinga axel yang sudah berubah merah .


" heu euuuummm .!" angguk axel sambil merangkul pinggang ziona .


" eh ini kenapa manja - manja .?" kata mama


" apaan sih ma .? orang istri sendiri .! kan nggak ada larangan untuk manja sama istri sendiri ." kata axel protes dengan sikap mamanya .


" nggak apa-apa kok ma .? kasian bayi besar nanti takut ngambek kalau nggak di manjain kayak gini ." kata ziona sambil mengusap telinga axel yang sangat merah .


" ma ini beneran sakit .!" kata axel sambil memegang telinganya ." panas lagi rasanya ." sambung axel .


" beneran xelo .? kok mama nggak ngerasa ya .? " kata mama merasa bersalah atas yang telah terjadi .


" hehehhehehe , kenak ." batin axel senang saat melihat mama seperti merasa bersalah .


" pa ?" panggil mama


" ada apa sih ma .?" tanya papa bingung dengan sikap istrinya .


" coba jewer lagi tu telinga si xelo , mana tau nanti mama rasain sakitnya ." kata mama meminta bantuan pada papa untuk menjewer telinga axel , axel yang mendengar itu langsung melongo .


" pa .! jangan aneh - aneh pa .! aku udah besar pa ma .? udah punya istri ni , jangan buat aku kayak masih kecil dulu deh ma .!" kata axel saat melihat papa yang seperti ingin bangun dari duduknya .


" lah kok kamu nuduh papa .! papa mau betulin duduk ni .!" protes papa tida terima dengan tuduhan axel.


" kan aku nggak tau pa ! aku masih trauma tu sama sikap papa dulu tu yang mau aja di suruh mama buat jewer aku ." kata axel mengingat masa kecilnya dulu .


" itukan kamu bandel xelo .? gangguin anak orang abis itu nggak mau minta maaf ." kata mama.


" yaudah yok makan dulu ini sudah siap semuanya .!" kata ziona sambil mengambil piring untuk axel .


*******


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2