Senja Yang Terlupakan

Senja Yang Terlupakan
Bab 30 Mas


__ADS_3

Setelah berdebat unfaedah akhirnya axel dan ziona langsung turun , menghampiri tamu yang mengucapkan selamat pada mereka berdua .


Axel mengundang semua temannya , baik rekan kerja maupun teman waktu dia kuliah dulu .


Karena ada beberapa teman kuliahnya dulu satu SMA dengan axel .


" selamat broe akhirnya lo nikah ." ucap Dion teman kuliah sekaligus orang yang di percaya oleh axel untuk mengelola restorannya .


" thanks broe , lo kapan .?" kata axel sambil tersenyum kemudian bertanya pada Dion kapan menyusulnya .


" lo liat nggak ga , mentang - mentang udah nikah songongnya minta ampun ." kata Dion ketus , karena selama dia menghendel sendiri restoran axel jadi kurang waktu untuk dirinya sendiri .


" laaah itu wajah kenapa .?" tanya axel mengejek , karena dia tahu selama ini Dion begitu sibuk di restoran , karena dia selain menjadi pengelola merangkap jadi chef dadakan saat banyak pengunjung .


" gw bahagia .!" jawab Dion ketus .


" dah tau gw lelah , pengen refreshing seminggu malah nanya ." batin dion .


" aneh banget ekspresi bahagia lo yon , kayak orang mau buang hajat ." kata axel dan di sabut tawa oleh rangga , dan zeindra .


" ziona mana .?" tanya dion mencoba mengalihkan pembicaraan mereka , tidak ingin menjadi bahan pembicaraan mereka .


" waah lo nggak benar ni yon .?" kata rangga memancing keadaan.


" woi monyet , gw tanya ziona cuma mau ngucapin selamat sama dia .! sekaligus suruh hati - hati sama si cacing ini ." kata dion kesal .


" oewh ." kata rangga .


" eh tapi tadi lo bilang apa .?" tanya rangga masih mencoba memancing keadaan .


" hati - hati .! ah bay gw ke sana dulu lapar .!" kata dion langsung pergi meninggalkan ketiga laki - laki aneh menurut dion tapi jika para wanita mereka bertiga adalah pangeran dari sebuah kerajaan .


" aaww , siapa sih jalan nggak pakek mata ." umpat Mila saat minuman dingin yang ada di tangannya tumpah terkena gaunnya .


" hai lo .." teriak Mila namun dia tidak jadi memaki orang yang ada di depannya , karena yang ada di depannya adalah seorang pangeran .


" maaf kamu tidak apa - apakan .?" tanya zeindra saat melihat gaun yang dikenakan oleh Mila sedikit basah .


Mila bagaikan terhipnotis dengan ketampanan zeindra , biasanya dia setampan apapun laki - laki itu jika membuat dia marah tidak akan baik - baik saja jika sudah membuat Mila kesal .


Tapi entah kenapa pesona zeindra seakan membuat Mila ingin menghentikan waktu yang ada , dia tidak ingin waktu berputar kembali .

__ADS_1


" ini cowok siapanya kak axel ya .? taman bangeeeeeeeet ." batin Mila yang masih setia mematung di depan zeindra .


karena melihat Mila baik - baik saja , zeindra akhirnya meninggalkan Mila sendiri masih dengan dunianya .


" eh Mila kamu kenapa .?" tanya Jessica dengan logat buleknya .


" hah apa , mana pangeran nya .?" tanya Mila setelah sadar dari lamunannya .


" pangeran .? yang mana .?" tanya Jessica bingung dengan tingkah Mila .


Setelah meninggalkan Mila sendiri yang masih mematung , zeindra menghampiri rangga yang sedang berbincang dengan teman kuliahnya .


" lo kenapa zein .?" tanya Rangga saat melihat zeindra menghampirinya .


" gw bosan broe ." kata zeindra .


zeindra memang sedikit aneh , dia akan gelisah jika dalam keramaian .


Entah apa yang terjadi padanya dulu , sehingga membuat zeindra gelisah jika dalam keramaian .


Hanya dia yang tau semua itu , bunda pernah mencoba mencari tahu dengan cara bertanya pada zeindra namun dia tidak mau memberi tau .


Tapi mana ada orang tua yang percaya dengan jawaban begitu karena kita dapat melihat tingkahnya saja tidak baik , bagaimana cara dia mengatakan semuanya biak - baik saja .


Hingga sampai saat ini tidak ada yang tau semua itu apa penyebabnya .


" mau kemana lo .?" tanya axel saat melihat rangga ingin pergi dengan membawa kunci mobil di tangannya .


" biasa tu kakak ipar lo ." jawab rangga datar .


Axel yang mengetahui tentang zeindra , akhirnya membiarkan rangga pergi .


" sayang kemari .?" panggil mama saat axel ingin mencari keberadaan istri tercinta .


" bentar ma , aku mau car ." jawab axel langsung di potong oleh mama.


" ziona ada di atas panggung tu , kamu sih lama kali .! orang udah pada nunggu saat perlemparan bunga tu ." kata mama sedikit heran dengan putranya .


" ya akukan nggak tau ma kalau ziona ada di sana .!" ucap axel sambil cengengesan .


" belum juga sehari nikah udah lupa lo sama binik lo ." umpat zeindra yang ingin keluar , setelah mengganti pakaiannya .

__ADS_1


" awas aja kalau lo , sakitin adek gw , gw sunat balek tu si kancil ." kata zeindra sedikit mengancam .


Tanpa sadar axel memegang celananya saat zeindra mengatakan ingin menyunatnya lagi .


Mama melihat itu menjadi tertawa geli dengan kelakuan anaknya ini , mama axel yakin kalau putranya ini akan membuat hidup ziona bahagia .


" kamu mau kemana sayang .?" tanya mama axel saat melihat zeindra yang ingin keluar .


" dia tu keluar ma , kalau tetap di sini yang ada malah bikin masalah ntar .! dan penyakitnya kumat lagi ." ucap axel sambil melirik ke arah zeindra .


" axel , lo .?" umpat zeindra geram tidak terima dengan tuduhan axel .


zeindra mencoba untuk tetap di gedung itu .


baru saja 5 menit dia bertahan , pikiran zeindra sudah menjadi kalut dan matanya sudah memerah .


Karena melihat keadaan zeindra yang sudah tak baik - baik saja , axel menghubungi rangga untuk membawa zeindra pergi keluar dari gedung .


Mama yang baru pertama kali melihat zeindra seperti itu menjadi panik , untung ada axel di samping untuk menenangkan mamanya .


" mama tenang ya , zein akan baik - baik saja setelah keluar dari gedung. ! bunda tahu kok ma tentang yang di alami zeindra , makanya waktu itu zeindra bersikeras untuk membuat acara sederhana saja . tapi mama sama papa nggak ingin sederhana pengen megah kayak gini , makanya zein nggak bisa bantah waktu itu ." jelas axel panjang lebar .


Papa yang baru sampai di samping axel tidak sengaja mendengar semuanya , jadi merasa bersalah pada zeindra karena tidak ingin membuat acara sederhana seperti yang di katakan zeindra bulan lalu .


" yaudah ayo ma pa , zein baik - baik aja selama ada salah satu dari aku dan rangga dia akan bik - baik saja ." ucap axel sambil mengajak ke dua orang tuanya untuk ke depan .


" lo lama amat sih broe .!" kata Dion sambil melirik ke arah para wanita muda yang sedang menunggu saat perlemparan bunga .


" kamu dari mana sih mas .?" tanya ziona yang sudah mengganti panggilannya pada axel dengan sebutan ' mas '.


" bentar kamu panggil apa tadi .?" tanya axel yang masih santai saja tanpa mempedulikan keadaan sekitar .


" mas ." jawab ziona singkat sambil menarik tangan axel , agar axel mendekatinya .


Karena kedua pengantin baru sudah berada di depan , kini giliran mc menghitung mundur untuk acara perlemparan bunga .


******


Bersambung..


hay reader ayo bantu vote dan likenya biar author jadi semangat buat upnya .

__ADS_1


__ADS_2