Senja Yang Terlupakan

Senja Yang Terlupakan
Bab. 15 Penyesalan 2


__ADS_3

bruuuukkkkkkk suara benda jatuh ,


" ya ampuun onaaaa .! kamu kenapa .?" tanya jessi khawatir.


" aku nggak tau jes kelapa ku pusing di tambah mual lagi .!" kata ziona sambil memegang kepalanya.


" kita ke rumah sakit aja ya.!" ajak jessi karena dia takut terjadi sesuatu pada ziona.


" nggak usah mungkin besok sembuh kalau aku istirahat .!" jawab ziona mencoba meyakinkan jessi kalau dia baik baik saja.


" baiklah kalau begitu .! tapi kalau misalnya besok masih pusing Sama mual kita ke rumah sakit ya .?" kata jessi akhirnya mengalah ziona hanya menganggukkan kepalanya tanda dia setuju .


********


setelah kejadian pingsan yang di alami oleh axel beberapa hari yang lalu kini Rangga memilih untuk tinggal bersama dengan axel.


dengan susah payah rangga membujuk axel untuk tetap bangkit jika dia benar benar menginginkan ziona kembali.


berbagai cara rangga membujuk axel tapi baru bisa membuatnya bangkit saat rangga mengatakan tentang ziona .


Saat ini mungkin sampai kedepannya nama ziona adalah andalan rangga untuk membuat axel mau bangkit ataupun menjaga kesehatan tubuhnya ,agar tidak lagi kembali drop seperti saat mereka berdua pergi ke rumah orang tua ziona .


Karena saat ini Rangga telah menjadi sekretaris sekaligus aspri axel di perusahaan bokapnya axel jadi dia menitipkan urusan kafe pada adiknya .


" axel .! woi bangun woi .! gimana mau ziona kembali kalau lo gini .?" kata rangga yang berhasil membuat axel langsung bangun dari tidurnya .


" apaan sih lo .! nggak tau apa .! gw lagi nggak enak badan ni .!" protes axel yang tak terima di bangunkan oleh Rangga.


" lo kenapa emangnya ax .?" tanya Rangga menjadi khawatir .


" nggak tau ni gw pusing ni mana mual lagi .! eh lo kok bau banget sih ga .?" tanya axel sambil menutupi hidungnya.


" enak aja wangi gini lo bilang bau .! anjer lo .!" kata rangga tak terima atas tuduhan axel padahal dia mandi dan sudah memakai parfum yang banyak .


Rangga masih sibuk mengendus bau tubuhnya sedangkan axel sudah berlari ke kamar mandi .


uwheeeek uwheeeek ( anggap saja suara muntahnya gitu ) axel sudah mengeluarkan isi perutnya akibat muntah .

__ADS_1


Rangga yang mendengarnya langsung khawatir dan terus menghampiri axel .


" kita ke rumah sakit ya ax .? muka lo nmapak pucat banget tu broe .!" kata rangga sambil mencoba memegang pundak axel agar dia tidak jatuh.


" lo itu bau banget sih ga .! jauh - jauh deh dari gw , gw nggak tahan nih.! pengen muntah lagi .!" kata axel lalu berbalik kembali dalam kamar mandi.


Rangga yang melihat dan mendengarnya langsung heran dengan sikap axel yang aneh , dia semakin yakin jika axel kenapa - napa.


setelah beberapa lama axel dalam kamar mandi akhirnya dia keluar juga , karena melihat axel yang keluar dari kamar mandi Rangga langsung meminta axel untuk ikut bersamanya ke rumah sakit .


****


Di negara L ziona yang masih betah untuk menolak permintaan dari Jessica untuk ke rumah sakit akhirnya hari ini dia pasrah , karena tubuhnya yang tak berdaya lagi saking lemasnya .


" selamat ya nyonya anda saat ini sedang hamil 7 minggu .!" kata dokter .


" apa dok hamil .?" tanya ziona tak percaya.


" iya nyonya .!" jawab dokter.


Ziona masih terdiam saat mendapat jawaban dari dokter , dia tak tau harus berbuat apa dengan keadaan yang ada .


Berbeda dengan ziona yang masih diam harus bagaimana mana dia mengatakan pada keluarganya .


Di Indonesia axel dia sedang memarahi seorang dokter .


" kamu itu dokter apa bukan sih .? aku itu pusing mual - mual masa kamu bilang aku baik - baik aja .!" protes axel pada dokter .


karna tak ingin terus di caci maka oleh pasiennya akhirnya dia meminta axel duduk kembali untuk di periksa .


" maaf pak .! apa bapak sudah menikah .? jika bapak sudah menikah munkin istri anda saat ini sedang hamil ." kata dokter tersebut dan mengajukan pertanyaan pada axel .


mendengar pertanyaan yang diajukan oleh dokter axel diam memikirkan apakah mungkin ziona sekarang hamil .? jika benar dia harus benar- benar mencari di mana keberadaan ziona .


" sudah dok .!" jawab axel ." tapi apa hubungannya saya pusing dan mual dengan hamil istri saya .?" tanya axel


" itu biasa terjadi pak pada pasangan suami istri yang lain , istrinya yang hamil suaminya yang ngidam ,! tapi tak semuanya begitu .! kalau begitu sebaliknya bapak nanti coba di periksa istrinya , bisa jadi mungkin istri bapak saat ini sedang hamil .!" jelas dokter panjang lebar .

__ADS_1


setelah selesai pemeriksaan axel langsung keluar dari ruangan dokter , Rangga yang melihat axel keluar langsung menghampiri.


" gimana broe .! lo kenapa .?" tanya rangga saat sudah dekat dengan axel .


" ga kita harus cepat menemukan dimana ziona .! gw nggak mau kalau dia dan calon anak gw kenapa - napa .!" kata axel ,


" calon anak .?" tanya Rangga kaget. " lo udah ngelakuin hal gituan sama ziona ya ax .?" tanya rangga kembali ," lo kenapa ngelakuin hal itu ax .? gw nggak nyangka lo tega ngehancurin hidup ziona,! dia adik sahabat kita axel , bahkan gw udah anggap dia seperti adek kandung gw sendiri .!" cerca Rangga pada axel karena dia tak terima adiknya di hancurkan oleh laki-laki apa lagi itu sahabatnya sendiri .


" apa yang akan terjadi sama bunda .! dan apa yang akan gw katakan sama zeindra dan bunda .?" kata Rangga sambil menjatuhkan tubuhnya ke lantai .


axel masih diam dan mencoba untuk menumpang tubuhnya agar tidak ambruk tapi itu sia - sia karena lututnya tak kuasa lagi untuk menahan tubuhnya .


penyesalan yang ada di hatinya karena dia tega merusak kehormatan ziona , kenapa saat itu dia tidak menahan hasratnya dan pergi ke luar dari hadapan ziona , di tambah rasa bersalahnya yang mengatakan tak ingin mempertanggungjawabkan semua yang telah ia lakukan pada ziona .


Axel mencoba untuk bangkit dia menghubungi semua temannya yang bisa dia percaya dari mulai polisi , detektif bahkan hacker .


dia berfikir munkin salah satu dari mereka pasti ada yang akan menemukannya.


" ga.! lo mau kemana .?" tanya axel saat melihat rangga bangun dan langsung pergi .


" gw berhenti jadi sekretaris sekaligus aspri lo mulai hari ini .!" kata rangga dan kemudian pergi meninggalkan axel sendiri .


Axel mendengar perkataan sahabat terbaiknya yang ingin berhenti bekerja dengannya membuat tubuh axel menjadi lesu ,dia harus melakukan apa saat ini meminta rangga untuk memaafkannya atau fokus mencari ziona .


karena tak ada pilihan lain yang lebih urgen dari pada ziona , akhirnya axel memutuskan untuk mencari ziona terlebih dahulu .


di negara L setelah pulang dari rumah sakit ziona yang di temani oleh Jessica langsung masuk ke kamarnya yang ada di lantai atas rukonya .


" ona .! apa yang terjadi sebenarnya sebelum kamu kemari .?" tanya jessi setelah melihat ziona sedikit tenang .


" aku di perkosa jess.! sama orang yang aku cintai .!" jawab ziona dengan air mata mengalir di pipinya


" kenapa kamu tidak meminta pertanggungjawaban darinya ona .?" tanya Jessica.


" sayangnya dia tak mencintai aku jess .! yang di cintainya wanita lain ,! apa yang harus lakukan " kata ziona dengan tangisan semakin terisak-isak .


" tenang ya .! ada aku di sini sama kamu.! kita jalanin berdua .! eh salah bertiga .!" kata jess mencoba menenangkan ziona.

__ADS_1


*****


bersambung,,,


__ADS_2