
setelah aku dan Jose pulang dari memilih sekolah untuk Jose. aku melihat Peter dia bermain dan ber loncat aku sedikit heran dan kaget bukan tadi pagi dia tidak bisa berjalan hanya duduk di kursi roda rupanya itu juga sandiwara Peter. aku bosen mengurus anak itu aku biarkan dia bersama pengurusnya aku tidak mau berurusan dengan anak selicik dia aku dan Jose pergi ke dapur aku memasak makanan kesukaan Jose setelah kami duduk berdua dan ingin menikmati makanan datang.
"ibu bolehkah aku mencicipi masakan kamu?"
kata Peter dengan memelas tapi aku tidak mau mendengarkannya aku masih Jengkel dengan kejadian kemarin.
aku dan Jose terus makan makanan kami dan menghabiskannya.
"bukankah kamu bisa di masakan oleh bibi dan tadi aku liat kamu bermain sambil makan"
peter diam kemudian dia pergi aku heran bukankah dia baru saja makan aku masih jengkel dengannya aku tau aku salah tapi aku tidak terima di permainkan oleh anak kecil.
setelah malam tiba Jasen kemudian datang dan makan malam bersama kami tidak berapa lama Liona datang langsung masuk dan marah marah.
"Jasen apa yang di lakukan istri barumu kepada anakku aku sudah memaafkan yang kemarin kenapa sekarang dia memperlakukan anakku seperti itu"
__ADS_1
*Ada apa ini Liona kenapa kamu mencari keributan di sini*
"aku mencari keributan coba kamu lihat rekaman cctv ini"
Liona memperlihatkan rekaman kami di dapur itu.
"maafkan aku tuan kamu bisa memecat aku aku yang telah mengirim rekaman itu ke ibu Liona karena tuan terlalu sibuk aku takut mengganggu tuan tapi aku tidak sanggup melihat perlakuan nyonya Jessi terhadap Tuan Peter itu hanya sebagian saja"
aku merasa tidak menginjakan kaki di lantai saat itu melihat permainan mereka, namun aku mencoba tenang menonton permainan mereka.
Jasen memukul wajahku aku tertunduk dan memegang pipiku bagiku ini tidak sebanding dengan sakit hatiku saat ini. aku mencoba memandang murka ke arah mereka dan mereka Liona peter dan juga pembantu itu tersenyum menang memandangku saat itu.
"ayah jangan pukul ibu aku tidak ingin kalian berantem ayah bisakah aku memohon sesuatu"
"katakanlah nak apa itu?" kata Jasen kepada Peter.
__ADS_1
"aku hanya ingin bersama ibu beberapa hari saja sampai aku sembuh"
"baiklah aku menyetujuinya!"
"Jasen apa yang kamu katakan tidakkah kamu minta persetujuan aku terlebih dahulu bukankah rumah ini kamu belikan untuk aku dan Jose, berarti tidak ada yang boleh terjadi di rumah ini tanpa persetujuan ku "
"Jessi kamu sudah berubah kenapa kamu memiliki hati yang iri dan dengki seperti ini, kamu telah menyakitinya dia hanya meminta ibunya sementara dia sembuh"
"Jasen itu tidak seperti yang kamu liat"
"apa semua belum Jelas ???" kata Jasen.
aku terdiam aku tidak memiliki bukti apapun aku hanya seperti orang bodoh di rumah ini ingin rasanya aku keluar tapi aku tidak ingin kalah dengan anak kecil aku harus memikirkan cara, aku pergi keluar ijin membeli obat untuk luka d pipiku akibat tamparan Jasen.
sesampainya di luar aku membeli beberapa kamera kecil kemudian aku pulang... di saat mereka meminta Jasen mengantarkan mereka ke pusat perbelanjaan Jasen mengajak aku namun aku menolaknya dengan alasan aku ada sedikit kerjaan mereka bisa berangkat duluan dan juga Jose aku akan menyusul setelah pekerjaanku selesai mereka kemudian menyetujuinya. setelah mereka pergi aku mencoba memasang kamera kecil terutama di vas bunga yang ada di kamar Peter dan di ruang- ruang lainnya aku mencoba memasang kamera kecil tersembunyi. Setelah selesai aku merasa lega semoga semua itu berhasil ku lakukan.
__ADS_1