
Keesokan harinya yerim bangun pagi pagi sekali. Bergegas mandi dan membuat sarapan.Karna hari ini yerim mulai bekerja kembali. Ia harus berangkat lebih pagi dari biasannya karna jarak apartemen dgn tempat kerjannya lumayan jauh.
Ia menyiapkan sarapan untuknya dan baekhyun . Tidak lupa dengan teh untuk baekhyun di pagi hari.
"Huh semuanya siap aku akan bersiap lalu bergegas berangkat." ujar yerim
Setelah bersiap yerim berangkat menuju halte untuk pergi ke caffe..
.
.
.
.
.
.
Baekhyun menggeliat bangun nampaknya ia tidur terlalu malam dan akhirnya ia terlambat bangun.
Ia beranjak dr tempat tidur dan bergegas mandi.
Selesai mandi ia turun kebawah melihat makanan dan teh yang sudah hampir dingin.
"Ck dia pikir dia akan membuatku takluk dengannya dengan sarapan seperti ini. cih mimpi" gumam baekhyun dgn smirknya. "Dimana wanita itu" batinya melihat sekeliling. Baekhyun melihat ada secarik kertas diatas meja.
*Selamat sarapan oppa jangan lupa minum tehmu,, Semoga harimu indah :) *
Baekhyun hanya membacanya lalu memasukkannya ke tong sampah. Dia tak perduli dengan kertas itu. Baginya itu hanya sampah.
Lalu ia keluar apartemen untuk mencari angin segar.
Membelah jalanan kota seoul dimusim ini.
Dia berhenti di Your caffe( caffe milik jihoon) dimana tempat yerim bekerja.
"ada yang bisa saya bantu tuan ??" tanya nata.
Nata memandang baekhyun kagum. "Bukankah ia adalah artis . woah aku sangat ngefans padanya. woah aku ingin menjadi kekasihnya saja" batin nata masih menganga melihat baekhyun.
" hmmm teh hangat satu dan bulgogi satu."
nata masih memperhatikan baekhyun tak berkedip. Baekhyun yg merasa diperhatikan menoleh
"Hey apa kau mendengarku. Catat pesananku jangan melamun " ujarnya
"Oh maaf tuan ,, maafkan saya"
"Pesanan anda segera diantarkan. mohon ditunggu" lanjut nata
"hmmm cepatlah aku sudah lapar"sahut baekhyun.
"huft dasar es batu.Andai dia tidak tampan sudah kupotong-potong tubuhnya" gerutu nata sambil berjalan
Bruk
Nata menabrak tubu yerim
"hey Nata berhati hatilah,, kenapa kau menggerutu terus hmm??" ujar yerim memperingatkan.
"ups maaf yerim . aku sedang sebal dengan pelanggan tampan itu. dia seenaknya saja untung tampan kalau tidak pasti sudah ...huh sudahlah"Nata menghentikan perkataanya
__ADS_1
"siapa?? yang mana??" yerim memperhatikan sekeliling.
" itu"tunjuk nata dengan dagunya.
"Baekhyun oppa" gumam yerim.
" apa kau mengenalnya?? yah pasti kau mengenalnya ,, dia kan artis besar.." ucap Nata.
"hmmm ya a aku mengenalnya karna dia artis" yerim gugup.
"apa yang dia pesan??"lanjut yerim
"teh hangat dan bulgogi" jawab nata malas.
"Teh?? bukankah tadi aku sudah buatkan??apa dia tidak melihatnya atau dia sengaja tidak meminumnya??" batin yerim.
" Sini biar aku saja yg buat, jika selesai nanti kau antarkan ya??" yerim tersenyum ramah
"kenapa ?? kau takut aku meracuni artis dingin itu hmm?" Nata curiga
"Tidak aku hanya ingin saja. Sudah sana pergilah." usir yerim pada Nata.
" Ya ya baiklah aku pergi" Nata menggerutu.
.
"Ini pesanan anda tuan"ujar Nata ramah
"hmm lain kali lebih cepat jika melayani seseorang." ucap baekhyun tanpa menoleh.
" maaf atas ketidak nyamanannya tuan."Nata masih ramah.
" hmm"gumamnya
Saat meminum teh baekhyun merasakan teh yang diminumnya tak seperti biasanya.
"Ini nikmat sekali, aku akan sering-sering kesini untuk sekedar minum teh" batin baekhyun.
Lalu baekhyun bergegas meninggalkan meja setelah sebelumnya ia membayar pesanannya tadi.
Entah kemana tujuannya kali ini sepertinya ia pergi tak punya tujuan
ke dorm??ia pasti akan diejek oleh member lain.
pulang?? cih dia malas bertemu yerim.
akhirnya ia memutuskan mengelilingi kota hari ini..
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Hari sudah senja yerim akan pulang ke apartemennya. Memang dia memilih kerja dari pagi sampai sore di caffe drpd malam karna ia adalah perempuan jujur saja ia takut pulang saat malam hari.
Yerim berjalan ke halte menunggu bis. Lama ia menunggu akhirnya bis yg ditunggu sampai. Yerim duduk disamping jendela menikmati sore hari itu.
walaupu yerim senang saat bekerja dia akan merasa lelah saat dia pulang kerumah.
.
.
.
.
.
Cklek
Pintu apartemen terbuka. Baekhyun terkejut saat melihat apartemen masih gelap .
"Kemana wanita itu kenapa lampunya masih mati??"gumam baekhyun.
Lalu dia mencari yerim mengelilingi apartemen namun tak ditemukan sosok yerim.
Piring berisi sarapan dan tehpun masih tetap dimeja.
"ck sudah berani kelayapan ternyata"baekhyun berdecih.
.
.
.
.
.
.
Ceklek
Yerim masuk dan terkejut melihat baekhyun menatapnya tajam.
"ehmm ehmm oppa sudah pulang?? apa oppa sudah makan?? aku akan buatkan makanan. Tapi aku mandi dulu" Yerim melangkah meningglakan baekhyun
"Darimana saja kau??" tanya baekhyun sinis.
" Menemani pelangganmu yg lainnya ha??" baekhyun membalikkan tubuh yerim lalu mencengkram keras bahunya.
"T Ti Tidak oppa aku baru pulang bekerja."
" ck wanita sepertimu bekerja??
"i i iya" yerim menunduk
" oh ya kau bekerja. Bekerja melayani pria hidung belang bukan??" sarkas baekhyun.
plakkkk
Gimana gimana seru ngk??
lanjut ngak guys??
__ADS_1
jangan lupa like n comment ya.
salam manis dari author😙😙