
cup
yerim seketika terkejut dan melepaskan tangannya dari cekalan lelaki itu.
"Kenapa?? " ujar lelaki itu.
"Kenapa apanya?? Kau mengejutkanku kau tau." balas yerim..
"Hey aku tak mengejutkanmu ,, kau saja yang terlalu sibuk dengan pikiranmu itu. Aku sudah menunggumu diluar cafe sejak tadi tapi kau tak melihatnya." ujar baekhyun.
Ya lelaki tadi adalah baekhyun..
"Kau bisa memanggilku kan?? Yerim melirik baekhyun diujung matanya.
"Aku sudah memanggilmu berulang kali. Tapi kurasa kupingmu bermasalah hingga kau tak mendengarnya." ucap baekhyun enteng.
"Ish dasar!! Alasan saja." gerutu yerim.
Kemudian keadaan di mobil hening. Tak ada yang bicara satupun.
"Kenapa kau melamun??" baekhyun mulai buka suara.
Yerim hanya menggeleng..
" Kau ada masalah hemm??" baekhyun bertanya .
"Tidak. Aku tidak ada masalah ." kemudian yerim menunduk tak mau menatap baekhyun.. Pandangannya sayu perlahan matanya mengeluarkan air..
Baekhyun yang sadar akan suasana itu lalu mengelus pucuk kepala yerim.
"Hmm tenanglah kita bicara nanti saat sampai diapartemen." ujar baekhyun.
Namun tetap tak ada respon dari yerim.
.
.
.
__ADS_1
. Saat sampai diapartemen mereka . Yerim lalu turun dan berjalan mendahului baekhyun. Berjalan sedikit tergesa gesa.
"Hey yerim tunggu aku"Baekhyun berlari kecil menyusul yerim.
cklek.
Pintu apartemen terbuka.
Yerim lalu masuk menuju kamarnya . dibelakangnya disusul baekhyun yang ikut masuk ke kamar.
"oppa kenapa kau masuk kamarku??" baekhyun lalu mendudukan dirinya di ranjang.
"Kenapa kamarmu masih bagian dari apartemenku kan??" balasnya enteng.
Yerim merada tersingung dia hanya mengangguk dan masuk ke kamar mandi.
Sampai yerim keluar baekhyun tetap duduk diranjang sambil memainkan ponselnya..
cklek
pintu kamar mandi terbuka.
" Oppa masih disini?? Apa kau tidak mau mandi??" tanya yerim ragu.
Yerim hanya ber oh ria.
"Oppa mau aku masakan apa??" tanya yerim sambil meletakkan handuknya.
"Masakan apa saja terserahmu aku akan tetap makan." balas baekhyun lalu menyambar handuk dan pergi ke kamar mandi.
"Oppa kau mau kemana?? Kenapa tidak mandi dikamarmu saja??"celetus yerim.
" Aku ingin mandi dikamar mandi bekasmu.Kenapa apa ada masalah??" baekhyun menaikkan alisnya .
Yerim hanya menggeleng. Akhirnya pintu kamar mandi tertutup.
Yerim lalu menuju ke dapur untuk masak makan malam.
Dia sibuk menyiapkan bumbu dan bahan bahan nya...
__ADS_1
Sedang baekhyun dikamar mandi dia sangat bingung dgn yerim hari ini. kenapa dia melamun . Apa hal yang dia lamunkan.
"Huft sampoo ini membuatku tenang."
Harum sampoo milik yerim yang amat dia sukai membuatnya betah berlama lama dikamar mandi.
Grep
Yerim terkejut saat seseorang memeluknya dari belakang.
Dia sontak membeku namun kemudian dia menormalkan lagi tubuhnya.
"Eoh kenapa kau disini oppa??"tanya yerim sambil menahan geli ditengkuknya karna baekhyun terus menciuminya .
"Kenapa aku ingin membantumu masak."jawab baekhyun.
"Tidak perlu."ujar yerim membalikkan badannya.
Dan sret handuk baekhyun tiba tiba melorot kebawah.
Ya karna memang baekhyun sengaja tak mengganti bajunya.
"Aaaaaa" pekik yerim terkejut.
"Oppa apa apaan kenapa kau hanya memakai handuk.?? cepat ganti baju."
Baekhyun yang gelagapan langsung memungut handuknya dan berlari ke kamarnya.
sebelum dia masuk dia menggoda yerim.
"Buka matamu yerim . kau juga sudah sering melihatnya kan?? kau juga sering menikmatinya saat dia di dalam tubuhmu."
Yerim sontak membuka matanya dan memperlihatkan pipi merahnya.
"Oh sial" batin yerim
.
.
__ADS_1
..
tbc