Siapa aku Untukmu

Siapa aku Untukmu
episode 36


__ADS_3

"Apa yang sebenarnya mereka bicarakan ttg bayi. Tapi bayi siapa??" gumam baekhyun.


Baekhyun lalu menghabiskan makanannya dan membayar di kasir.


"Ini ambil kartunya spagetti dan cappucino." ujar baekhyun.


Yerim masih belum menoleh


"Baik t tu an." yerim menoleh dan mendapati baekhyun dihadapannya.


Baekhyun tersenyum namun yerim tak membals nya.


"Aku tunggu di mobil. Segeralah pulang." ujarnya sebelum pergi .


Setelah sedikit lama menunggu akhirnya dia melihat yerim keluar dari cafe.


Dia melambaikan tangan ke arah yerim.


Yerim yang melihatnya menghampiri dengan wajah tak bersahabat.


Kemudian baekhyun membukakan pintu untuknya.


"Silahkan masuk tuan putri." ujarnya sambil tersenyum.


Yerim tak menjawabnya.


"Kita langsung pulang atau mau jalan jalan." tanya baekhyun.


"Pulang."singkatnya.


"Baiklah kita pulang." ujar baekhyun.


Diperjalanan baekhyun terus menceritakan ttg banyak hal sedang yerim diam dan memalingkan wajahnya menghadap kaca.


Hingga tanpa sadar dia tertidur.


"Yerim apa kau mendengarku??" tanya baekhyun yg menyadari yerim diam saja.


"Yerim??" kemudian dia menoleh dan membalikkan wajah yerim.


"Yatuhan ternyata dia tidur dari tadi. huft " kesalnya.


"Aku tau kau lelah. Aku akan membangunkannya jika sudah sampai." pikirnya.


Sesampainya di parkiran apartemennya


Yerim masih tidur sangat pulang baekhyun yang hendak membangunkannya pun tak tega hingga dia menggendong yerim sampai apartemen mereka.


"Huft kau ringan sekali ya." gumam baekhyun sambil membaringkan yerim diranjangnya.


"Tidurlah yg nyenyak aku akan membersihkan diriku dulu." ucapnya mengecup kening baekhyun.

__ADS_1


Sekitar 15 menit akhirnya baekhyun keluar dari kamar mandi.


"Enghh segarnya." ucap baekhyun lirih kemudian ikut membaringkan tubuhnya disamping yerim.


"Ouh cantiknya." sambil membelai pipi yerim.


"Jangan marah lama lama. Aku bingung memikirkan cara agar kau tak marah lagi." ujar baekhyun memeluk erat yerim.


"Cup cup cup".


Baekhyun mengecup pipi yerim dan bibirnya .


Tidur yang nyenyak sayang" ucap baekhyun.


Setelahnya dia menyusul yerim ke alam mimipi.


Paginya yerim terbangun di pelukan baekhyun.


Dia memandang wajah baekhyun lamat lamat.


"Kapan kau akan mencintaiku??" gumamnya dalam hati.


tiba tiba..


Yerim merasa sangat mual.


Dia beranjak bangun dan pergi ke kamar mandi.


"Hoekk hoekk" ia memuntahkan segala isi di perutnya.


"Hey kau kenapa?? apa kau sakit??" uajrnya dan memijat tengkuk yerim.


Yerim hanya menggeleng.


"Kau yakin??" tanya baekhyun menaikkan alis.


"Iya" singkatnya lalu pergi ke dapur.


Baekhyun menyusul yerim


"Yerim.." dia memeluk yerim dari belakang.


"Maafkan aku.." ucapnya


"Aku masih takut memberi tau mereka ttg kita. Kuharap kau mengerti."lanjutnya.


"Aku tak marah." singkatnya.


"Sekarang kau mandilah ." ujar yerim dan dituruti baekhyun.


Saat baekhyun pergi yerim mulai mual mencium bau masakannya sendiri.

__ADS_1


"Hoek "


baekhyun lalu menoleh.


"Hey kenapa kau mual lagi." tanya baekhyun.


"Maaf aku tak bisa memasakkanmu aku mual mencium bau bumbu masakan." lirih yerim.


"Baiklah tak apa. Kita pesan saja." ujar nya.


Baekhyun lalu membawa yerim duduk.


"Aku baik baik saja." ujar yerim menyadari ada raut bingung diwajah baekhyun.


"Kau yakin tak perlu ke dokter." tanya baekhyun.


"Aku yakin." ujarnya lagi.


drttt drrttt.


Hp baekhyun bergetar.


"Ya hallo??" suara baekhyun.


"Apa kunjungan keluar negri??" ujarnya kaget.


"Bagaimana mungkin??" ujarnya lagi.


" Huft baiklah." putusnya.


Yerim mengerutkan alis.


"Ada apa??" tanya yerim.


"huft aku ada kerjaan di luar negri??" ucap baekhyun.


Yerim membulatkan matanya.


"Be rapa lama??" tanyanya.


"Aku belum tau.." jawab baekhyun lesu.


"Apa kau mau ikut aku??" tanya baekhyun.


"Apa boleh?? tapi bagaimana dengan pekerjaanku??" tanya yerim


"Tentu saja boleh. Kau bisa mengundurkuan diri kan??" jawab baekhyun enteng.


"Apa??Aku perlu waktu untuk memikirkan itu." jawab yerim.


"Pikirkan sampai nanti sore. Karna malam kita harus berangkat." ujarnya.

__ADS_1


Lalu masuk kamar untuk mandi.


tbc


__ADS_2