Siapa aku Untukmu

Siapa aku Untukmu
episode 43


__ADS_3

Cahaya Mentari masuk melalui cela gorden jendela.


Dua pasang insan masih tertidur pulas dengan posisi berpelukan.


"Eunghh" Yerim terbangaun karna gangguan mual yang menimpanya.


Yerim melepaskan pelukan baekhyun dan menyibakkan selimutnya.


Bergegas turun dari ranjang dan lari ke kamar mandi.


Baekhyun yang terusik saat itu juga memutuskan bangun.


"Hoeek" Terdengar suara yerim yg terus memuntahkan isi perutnya.


Baekhyun datang lalu memijat tengkuk yerim.


"Keluarkan semua saja." ucap baekhyun terus memijat.


"Apa masih mual??" tanya baekhyun setelah melihat yerim membasuh mulutnya .


Yerim menggeleng lemas.


"Mau ke dokter??" baekhyun menuntun yerim kembali ke kasur.


Yerim menggeleng.


"Besok saja jika kita sudah pulang." Yerim lalu merebahkan tubuhnya kembali.


Dia benar benar sangat lemas pagi ini.


"Apa perlu kita pulang hari ini??" tanya baekhyun yg kasihan melihat yerim.


"Tidak perlu. aku baik baik saja. Lagipula bagaimana dengan pekerjaanmu??"Yerim mengambil tangan baekhyun meletakkannya diatas perutnya.


"Tolong elus dulu sebelum bekerja." pinta yerim.


Baekhyun melakukannya dengan lembut.


"Pekerjaanku sudah siap yerim. Aku berniat mengajakmu jalan jalan. Tapi sepertinya kau sakit."tutur baekhyun.


"Aa tidak tidak aku tidak sakit. Ayo kita jalan jalan." yerim bangkit duduk dan menyibakkan selimutnya.


Matanya memancarkan keinginan untuk jalan jalan.


"Kau yakin??"tanya baekhyun .


"Aku yakin.Ayo berangka."Yerim turun dari ranjangmu.


"Yerim tunggu. Mandilah dulu baru kita berangkat." pinta baekhyun.

__ADS_1


"Oiya aku belum mandi ya." ujar yerim cengengesan


Baekhyun menggelengkan kepala pelan sedang yerim menyambar handuknya.


"Yerim tunggu dulu." Yerim lalu menghentikan langkahnya.


"Ya kenapa??" Baekhyun melangkah mendekat dan masuk ke kamar mandi.


"Oppa kenapa masuk??" yerim mengerutkan keningnya.


"Aku mandi bersama." bisik baekhyun ditelinga yerim.


Blushh pipi yerim memerah menahan malu.


Tak mau menyia nyiakan kesempatan baekhyun segera menggendong yerim dan meletakkannya di bath up.


Baekhyun mulai melepaskan kancing baju yerim.


Mulai mengecupi kening , mengecup pipi, hidung dan terakhir bibir yerim.


Perlahan melumatnya pelan pelan.


Baekhyun kemudian mengecupi rahang yerim turun keleher baekhyun sedikit menggigit disana sehingga meninggalkan bekas.


Lama kelamaan mereka berdua terhanyut perasaan masinh masing.


Namun seketika baekhyun menghentikan kegiatannya.


"Ada apa??" yerim mulai duduk.


"Kau sedang hamil yerim. aku takut nanti dia tersakiti." tutur baekhyun


"Tenanglah dia pasti sangat kuat dan mengerti daddynya. Oke??" yerim mengelus rahang kokoh baekhyun.


"Benarkah??" Yerim mengangguk.


"Lakukanlah dengan pelan. " lanjut yerim.


Baekhyun lalu memulai kegiatan panas mereka.


*


*


*


*


Mentari sudah mentereng di langit.

__ADS_1


Terlihat pasangan muda masih tertidur dia bath up.


"Eunghhh oppa bangun." yerim melepaskan pelukan baekhyun.


"Hmm apa sudah siang??" baekhyun mengucek matanya.


"Ish kau ini lihatlah bahkan mataharinya sudah bersinar terang." yerim menyambar handuk dan memakainya.


"Lalu kenapa??" Baekhyun menarik yerim.


"Kau lupa kau kan mengajakku jalan jalan." Yerim mendelik.


"Oh astaga." pekik baekhyun.


"Apa??" yerim menyilangkan tangannya di depan dada.


"Maaf ya aku lupa . lagipula tadi kita terlalu lelah." Baekhyun beralasan.


"Alasan saja." ulang yerim.


"Cepat ganti baju ayo kita keluar." titah yerim.


"Tapi ini sudah siang yerim dan sudah terlalu panas di luar." baekhyun bangkit keluar dari kamar mandi dan hendak merebahkan badannya.


"Ish aku tidak mau tau kau sudah janji.Cepat bangun atau aku jalan jalam sendiri." ancam yerim


"Ahhh jalan jalan saja sendiri kau kan tak tau arah." ucap baekhyun enteng.


"Baiklah. Ayo sayang kita cari daddu baru." ucap yerim setelah selesai berdandan natural.


Baekhyun membulatkan matanya.


"Berani melangkah keluar habis kau diranjang yerim." ancam baekhyun.


Yerim menghentikan langkahnya.


"Tunggu aku ganti baju dulu." baekhyun beranjak dari ranjang.


"Yesss kita menang sayang." gumam yerim lirih


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


tbc


__ADS_2