Siapa aku Untukmu

Siapa aku Untukmu
episode 61


__ADS_3

Seminggu telah berlalu yerim telah diperbolehkan pulang 3 hari yg lalu.


"Sayang ayo bangun sarapan dulu." Baekhyun membangungkan yerim.


"Emmm iya nanti dulu ya." Pinta yerim sambil memejamkan matanya.


"Sayang ayolah." Baekhyun tetap membujuk yerim.


Ya baekhyun tau kenapa yerim susah dibangunkan karna semalam Ryun mengajaknya begadang dan mengakibatkan yerim harus menemaninya.


"Baiklah kau tidur lagi lima menit aku mau mengecek Ryun dan mengambil sarapan untukmu." Putus baekhyun.


namun yerim tak bergeming.


Cklek


Baekhyun membuka pintu kamar Ryun memang Ryun ditidurkan dikamar nya sendiri tempatnya disamping kamar yerim dan baekhyun.


"Huft jagoanku masih tidur ya.." Gumam baekhyun mencium pipi gembul putranya


"Nakal sekali semalam kau mengajak begadang dan sekarang kau tidur pulas."kata baekhyun terkikik.


"Katanya mau ambilkan makan . Kenapa malah disini lama sekali??" Tanya yerim menghampiri baekhyun


"Sayang kau sudah bangun ya..."Tanya baekhyun kemudian mengecup kening istrinya.


"Ya sudah lah. Kan aku sudah disini." Kata yerim bersidekap.


"Baiklah segera mandi sana lalu sarapan. Aku harus bersiap ke kantror."Titah baekhyun


"Oppa mau ke kantor??"Tanya yerim.


"Iya sayang. Sudah seminggu aku tak masuk. " Terang baekhyun


"Lalu aku bagaimana??" Tanya yerim polos


"Bagaimana apanya hmm?? Kau akan dirumah menjaga Ryun." jelas baekhyun mengajak yerim keluar agara tak menganggu tidur Ryun


"Sendirian??" Tanya nya lagi.


Baekhyun mengerutkan keningnya.


"Aku kan masih takut jika nanti dia menangis dan rewel . Jika kau tak ada bagaimana??" Tanya yerim lagi lagi

__ADS_1


"Mbok kan ada sayang..Minta dia membantumu.Atau kau mau kita perkejakan babysitter??" Tanya baekhyun


"No." Kata yerim tegas


"Aku akan mengurus Ryun sendiri tanpa bantuan babysitter aku akan belajar." Kata yerim tersenyum hangat.


"Kau yakin??"Baekhyun memegang bahu yerim.


Yerim mengangguk kuat


"Baiklah jika sewaktu waktu kau perlu babysitter kau bilang padaku ya. Aku siap siap dulu." Kata baekhyun lalu masuk ke kamar mandi.


Tok tok tok


Tok tok tok


Beberapa kali jihoon mengetuk pintu rumah natha namun tak ada jawaban


Terlihat rumah ini sangat sepi.


Wajar saja Natha hanya tinggal sendiri selama ini..Ayah dan ibunya berada diluar kota.


"Cari siapa tuan??" Tanya wanita paruh baya..


"Emm saya mencari pemilik rumah ini??"Jawab jihoon .


"Iya . Apa nyonya tau dimana natha??" Tanya jihoon


"Iya saya tau baru saja dia pergi dari rumah ini membawa koper." Terang wanita itu


"Koper??Maksudnya??" Tanya jihoon bingung.


"Iya tadi waktu saya tanya katanya mau pindah rumah keluar kota." Terangnya lagi.


"Apa??" Jihoon keget .


"Iya . Kalau begitu saya permisi dulu." ucap wanita itu.


"Emm nyonya tunggu." panggil jihoon


"Iya ada apa tuan??" Tanyanya


"Kemana natha pergi ?? Maksudku ke kota mana?? " Tanya jihoon bertubi tubi

__ADS_1


"Saya kurang tau. Tapi tadi dia mau ke bandara katanya. Tuan susul saja masih belum lama kok." Terangnya lagi


"Baiklah kalau begitu saya permisi terimakasih nyonya." kata jihoon lalu pergi


Dimobil jihoon menyetir dgn kecepatan tinggi.


Dia benar benar takut jika natha akan pergi darinya.


Entah kenapa tapi dia merasa jika dia telah jatuh hati pada natha.


"Natha kumohon tunggu aku." Gumamnya lirih


Setelah berkendara.


Jihoon langsung masuk kedalam bandara dia merogoh kantongnya untuk mengambil ponsel.


Namun beberapa kali tak ada jawaban nomer natha tak bisa dihubungi.


Matanya terus menyusuri seluruh bandara barangkali natha ada disana.


"Natha??" Panggilnya saat melihat wanita dengan rambut panjang tergerai membawa koper berwarna hitam dengan kacamata menutup matanya.


Dia langsung menoleh.


"Jihoon." Pekiknya lirih


"Natha.." Jihoon langsung berlari mendekat dan memeluknya.


"Jangan pergi natha. Kau mau kemana?? Kau mau meninggalkanku??" tanya Jihoon disela pelukannya.


"Jihoon lepas.."Kata natha mendorong jihoon.


"Aku mendapat pekerjaan diluar kota dan aku harus segera kesana untuk menyambung hidupku.Ku mohon jihoon jangan ganggu aku lagi dan jangan temui aku lagi "Kata natha tegas dengan mata yg berkaca kaca.


"Natha jangan pergi ku mohon." pinta jihoon mengenggam tangan natha.


"Maaf aku harus pergi jihoon pesawatku sudah mau berangkat. Selamat tinggal." Kata natha lalu berbalik pergi meninggalkan jihoon.


"Natha tunggu jangan pergi." namun natha tak bergeming.


"NATHA JANGAN PERGI AKU MENCINTAIMU." kata jihoon berteriak.


Berharap natha mendengarnya.

__ADS_1


Dia terduduk dilantai bandara..


tbc


__ADS_2