
Sepeninggal baekhyun yerim sibuk mengotak atik hp nya. menghubungi jihoon untuk izin tidak masuk karna sakit.
Jihoon mengizinknnya dan meminta yerim untuk istirahat.
Walaupun ada sedikit perdebatan karna jihoon terus memaksa agar boleh menjunguk yerim namun yerim melarangnya dengan alasan flunya menular.
"Huft sepertinya aku harus segera jujur dengan jihoon dan natha jika aku sudah menikah." gumam yerim .
Cklekk
"Buburnya sudah siap.." ucap baekhyun meletakkan buburnya di atas nakas.
"Mari kubantu duduk." lanjutnya membangunkan yerim.
Yerim lalu meletakkan hpnya.
"Kau barusan bermain hp dan tidak tidur." baekhyun mengintrogasi.
"Hmm" gumam yerim mengangguk.
"Aku hanya menghubungi bos untuk izin tidak masuk." lanjut yerim.
Baekhyun hanya mengangguk.
"Baiklah mari kusuapi makan bubur mu." ujar baekhyun meraih mangkuknya.
"buka mulutmu." perintahnya pada yerim.
Yerim lalu membuka mulutnya dan mengunyah buburnya.
"Pait.." gumamnya.
"Ini pait karna kau sedang sakit." ujar baekhyun mengelus rambut yerim.
Yerim terus memakan buburnya hingga menghabiskan 5 suap.
"Cukup." aku sudah kenyang.
ujar yerim menutup mulutnya dengan tangan.
"Sekali lagi yah biar cepat sembuh." baekhyun membujuk namun dijawab dgn gelengan kepala.
"huft" baekhyun mengambil nafas ringan.
"Baiklah sekarang istirahat ya.." ujar baekhyun membaringkan yerim.
"Apa kita perlu kedokter??" tanya baekhyun
"Tidak perlu jika cuacanya menghangat aku akan lebih baik." jawab yerim.
__ADS_1
"Oppa mau apa??"tanya yerim saat dia mengambil selimut dan membaringkan dirinya.
"aku mau menemanimu tidur." ujar baekhyun memeluk hangat yerim.
menenggelamkan kepalanya pada leher yerim. menghirup aroma tubuh itu.
"Ish oppa jangan begini. aku belum mandi." kesal yerim
"Tak apa . aku suka justru ini terlihat sangat alami." alasan baekhyun.
Karna dia memang sudah nyaman dengan posisi itu.
"Oppa sudah sarapan." tanya yerim yg dijawab gelengan oleh baekhyun.
"Oppa sarapan dulu lalu tidur." ucap yerim.
"Aku akan makan nanti dikantor. "
jawab baekhyun.
"Tapi oppa... itu kan.."
"Diamlah yerim." potong baekhyun pelan.
"Baiklah terserah saja." jawab yerim
"Oppa.." yerim memanggil baekhyun sedikit ragu.
"Apa dia akan marah jika aku bertanya. Tapi bukankah dia sudah menyayangiku. aku yakin dia tak akan marah."batin yerim.
"Apa boleh aku memberitahukan ttg pernikahan kita pada sahabat baikku." ujar yerim
Baekhyun seketika membelalakkan matanya.
Dia lalu bangun dan duduk disamping yerim.
Yerim pun ikut bangun.
"Kenapa??" tanya baekhyun.
"apanya??" yerim balik bertanya.
"Kenapa kau tanyakan hal itu??" baekhyun melirik yerim tajam.
Yang ditatap hanya diam dan menunduk.
"Maaf . aku tak akan memberi taukan pada siapapun." ujar yerim lirih.
"Aku tak melarangmu yerim.." ucap baekhyun memandang yerim dan menggenggam tangannya..
__ADS_1
"Aku hanya tak mau jika nanti.."
"Oppa takut jika dunia tau aku istrimu??" potong yerim terlihat kecewa.
"Bukan itu tapi..."
"Sudah lah tak apa. aku tak akan bicara ttg hubungan kita pada siapapun."
putus yerim lalu membaringkan tubuhnya membelakangi baekhyun.
"Yerim bukan itu maksudku.. hey" baekhyun mencoba membujuk yerim.
kriing
kriing.
Hp baekhyun berbunyi dia mengambil hpnya dan melihat siap yg menelfonnya.
Ternyata itu dari sekertarisnya Jimin.
"Ya hallo??" jawab baekhyun pada teleponnya dan menjauh dari yerim.
"Bapak tidak ke kantor." tanya jimin.
"Aku akan ke kantor tapi siang nanti." jawab baekhyun.
"Tapi nanti jam 9 ada rapat dengan klien penting pak . Dan mereka ingin bapak sendiri yang hadir." ucap sekertaris.
"Tapi istriku... em maksudku ah baiklah." putus baekhyun mengakhiri panggilan .
"Huft entah mengapa aku tak ingin mengakui pada muka umum jika yerim adalah istriku." gumamnya sambil berjalan mendekati yerim.
Yerim yng hanya pura pura tidur dapat mendengar jelas ucapan suaminya itu.
Dia merasa benar benar kecewa dengan baekhyun.
Tak terasa air matanya menetes namun baekhyun tak dapat melihatnya karna posisinya membelakangi baekhyun.
"Yerimm aku tak bisa menemanimu sekarang. aku akan selesaikan rapatnya dengan cepat dan pulang lebih awal." ucap baekhyun mengelus rambut yerim.
Dia tau jika yerim hanya pura pura tidur.
...
"Aku pergi.."
cup
Baekhyun mengecup rambut yerim dan meninggalkannya di kamar.
__ADS_1
.
tbc