
Mereka menghabiskan sore hari mereka ditaman dekat rumah yerim.
Menikmati pemandangan dan udara yang menyegarkan.
Sesekali mereka berdua bercanda tertawa ria.
Kadang mereka juga membahas ttg masalalu mereka..
Dug dug dug.
"Awh sakith." Pekik yerim memegangi perutnya..
"Kenapa ?? Apa yg sakit??" Tanya baekhyun ikut memegang perut yerim.
"Ini perutku.. Dia menendang.."Lanjut yerim.
"Benarkah??"Tanya baekhyun berbinar
"Iya.. Apa terasa??"Tanya yerim yg meletakkan tangan baekhyun diperutnya.
"Wahh iya.." Kata baekhyun .
"Baby apa kau senang melihat mommy dan daddy sekarang..Uhh baby daddy yg pintar."Kata baekhyun mengelus perut istrinya.
"Jangan nakal sayang. Jangan buat ibunu kesakitan. Dan cepat lahir ke dunia ya.."
Dia juga mendekatkan wajahnya pada perut yerim.
Mencium perut yerim.
"Yes daddy.."Jawab yerim menirukan gaya anak kecil.
" Sayang ini sudah sore. Ayo kita pulang.. " Ajak baekhyun .
"Apa kita akan pulang ke rumah??" Tanya yerim.
" Tidak. Kita kerumah sakit dulu ya.. Kau belum terlalu sehat."Jelas baekhyun.
"Oppa aku mau pulang ke rumah saja. Dan dirawat dirumah. Aku merasa bosan dirumah sakit."Kata yerim menunduk..
"Tapi.... " Baekhyun menghentikan perkataannya saat melihat sang istri hendak menangis.
"Baiklah kita pulang ke rumah. Tapi aku juga akan menyewa perawat untuk merawatmu. Kau ttp akan dirawat dirumah." tutur baekhyun panjang lebar..
__ADS_1
Yerim mengangguk antusias.
" Thank you oppa." Kata yerim memeluk suaminya..
"Ayo kita pulang." Ajak baekhyun merangkul yerim.
Yerim mengangguk dan menuruti kemauan baekhyun.
Mereka berdua berjalan beriringan menuju mobil.
Momen yg sangat indah sepanjang pernikahan mereka.
Mereka melewati jalanan kota seuol dengan gembira.
Tangan baekhyun tak henti menggenggam tangan yerim.
Satu tangan memegang kendali kemudi.
Kadang juga dia mengecupi pungung tangan yerim.
Yerim yg diperlakukan spt itu dia tersenyum malu.
Haha kadang pipinya terlihat merah merona.
"Ini rumah siapa??" Tanya yerim.
"Rumah kita.." tutur baekhyun
"Kita??" Ulang yerim
Baekhyun mengangguk.
"Tunggu sebentar ya.." titah baekhyun pada yerim.
Yerim mengangguk menanggapinya. Matanya menatap kearah rumah yg tak terlalu besar tetapi sangat indah.
"Ayo turun." titah baekhyun membukakan pintu mobil.
Yerim tak menjawab matanya menunjukkan sorot yg menganggumi .
"Apa kau suka??" Tanya baekhyun merangkul istrinya.
"Iya." Singkat yerim.
__ADS_1
"Aku membelikan rumah ini untuk mu dan baby kita sayang. Aku ingin kita terus bersama membesarkan anak anak kita dan menua disini." Jelas baekhyun panjang lebar.
Memeluk yerim dari belakang.
Dan meletakkan dagunya di bahu yerim.
"I love you kim yerim." bisik baekhyun ditelinga yerim.
"I love you more." Balas yerim mengecup pipi kanan baekhyun .
Baekhyun tersenyum.
"Baiklah nyonya mari kita masuk ke dalam." Kata baekhyun menuntun yerim.
Yerim mengangguk dan mengikuti baekhyun .
Hay guys gimana ya mau jelasinnya aku bingung.
aku kan sekarang kelas 3 smk ya. Dan kalian tau kan gmn sibuknya.
Dari sekolah aku banyak kerjaan dan kesibukan terus dirumah juga banyak banget tekanan.
Mungkin untuk novel aku bakal up jarang banget
Bisa seminggu sekali atau seminggu dua kali.
Intinya maaf ya..
Ini juga aku up nya pendek banget karna aku masih disibukkin sma sekolah aku.
Maaf ya reader sekalian.
Thankyou bgt udah mau baca.
intinya novel ini ataupun novel Cinta sepihak bakal terus aku lanjutin kok.
Jangan khawatir ya.
Like comment and vote ya.
maafkan author yg penuh salah ini...
😢
__ADS_1