
Malamnya
"Daddy pulang" Suara Baekhyun membuat sang putra terbangun dan menangis
"Iya Ryun tunggu dulu mommy maaa sih.. Astaga oppa." Pekik yerim
Dia terkejut melihat suaminya berada dikamar Ryun karna sewaktu pulang tadi memang baekhyun langsung menemui putranya dan Yerim tak tau jika Baekhyun telah pulang.
Yerim langsung mengambil Ryun dari boxnya dan menggendongnya.
"Pasti Ryun terbangun karnamu kan??" Tanya yerim melotot
"Hehe maaf honey. Aku tidak tau jika Ryun tidur."Baekhyun meringis
"Dasar. Sudah sana cepat mandi." Titah yerim
"Iya iya aku mandi dulu." Kata baekhyun menjauh dari yerim dan Ryun
Grepp
"Eh " Yerim terkejut saat baekhyun menubruk tubuhnya dari belakang
"Kok balik lagi sih??"Tanya yerim membalikkan tubuhnya
"Hehe kangen honey." Kata baekhyun
Cup
Yerim mengecup pipi kanan baekhyun
"Sudah sana mandi." Titah Yerim lagi
Dia tau suaminya itu menghampirinya karna meminta ciuman.
"Kau sangat tahu sayang. Baiklah aku mandi dulu." Jawab baekhyun melepaskan pelukan
"Iya mandilah aku mau menyusui Ryun dulu lalu menyiapkan makan malam."Kata Yerim
"Eh kan sudah ada mbok sayang. Kamu jangan kelelahan dong." Tutur baekhyun
"Tidak oppa. Aku tidak lelah. sudah sana cepat mandi." Kata yerim lagi
__ADS_1
"Iya iya." kata baekhyun pasrah
Cup
Baekhyun mengecup kening yerim
Yah begitulah kehidupan Yerim dan Baekhyun setelah mereka memiliki Ryun.
Ryun telah memperlengkap Keluarga kecil mereka.
Huh semua berlalu begitu cepat.
Dulu baekhyun sama sekali tidak mencintai Yerim jangan mencintai menganggap yerim adapun tidak.
Namun kini semua berubah Baekhyun sudah mencintai yerim bahkan sangat mencintai Yerim. Baginya saat ini dunianya hanya milik Yerim dan Ryun. Dia akan melakukan apapun untuk putra dan istri tercintanya itu.
Sungguh Jika diingat ingat lagi bagaimana dulu Baekhyun bersikap pd yerim dia pasti akan sangat terluka dan marah pd dirinya sendiri.
Untung saja dulu Yerim mau memaafkannya kembali . Jika tidak , dia tidak tau apa yg akan dia rasakan saat ini
"Honey.." Panggil baekhyun memeluk yerim dari belakang.
"Nanti saja aku masih ingin seperti ini dulu."Kata baekhyun menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Yerim.
"Oppa jangan seperti ini." Tegur yerim karna merasa geli
"Kenapa??Tidak ada siapa siapa disini lagipula mumpung Ryun lagi tidur." Jawab baekhyun enteng.
"Oppa nanti saja." Tegur yerim kembali.
"Kenapa sih daritadi dipeluk menolak terus??"Tanya baekhyun kesal.
"Bukan begitu... Lebih baik oppa makan dulu."Titah Yerim
Baekhyun tak menjawab, Dia menarik kursi lalu duduk.
"Mau makan dengan apa?? Aku sudah masak banyak tadi."Tanya Yerim sambil mengambilkan nasi
"Terserah." Jawab baekhyun
Yerim menautkan alis dia tau suaminya sedang merajuk.
__ADS_1
"Ini."Yerim menyodorkan nasi yg dia ambil tadi.
"Kok cuma nasi sih??"Tanya baekhyun
"Katanya tadi terserah yasudah aku ambilkan ini saja ." Kata yerim acuh
Baekhyu melirik tajam lalu bangkit meninggalkan Yerim
"Oppa tunggu." Panggil Yerim seraya mengejar Baekhyun
"Aduh..." Pekik yerim mengaduh kesakitan
Baekhyun langsung menoleh.
"Yerim..." Baekhyun berlari menghampiri yerim
"Aduh kenapa bisa Jatuh sih yang??" Tanya baekhyun
"Hiks hiks ini semua kan karna oppa. Oppa tadi marah sih."kata yerim memanyunkan bibir
" Yah maaf habisnya tadi kamu sih dipeluk minta dilepasin mulu." Gerutu baekhyun membuat yerim tertawa
"Hahahh Oppa lucu sekali." Yerim tertawa.
Dia lalu berdiri.
"Kok bisa bangun sendiri??" Tanya baekhyun heran.
"Yaiyalah bisa orang tadi aku cuma pura pura."Tawa yerim seketika pecah
"Apa??"
"Awas kau yerim."Kata baekhyun kesal lalu menggelitiki perut yerim.
Mereka tertawa bersama hingga tangisan Ryun membuat mereka berhenti.
"Oppa aku keatas dulu ya kekamar Ryun. Oppa makan malam sendiri tak apa kan??" Tanya yerim
"Iya gk papa. Kamu susul Ryun dulu. " kata baekhyun lalu yerim pergi ke kamar Ryun
Tbc
__ADS_1