
Waktu telah berlalu dengan begitu cepat..
3 bulan terasa sangat singkat bagi mereka berdua.
Hari demi hari telah dilalui dengan suka duka kadang pertengkaran kecil untuk yerim dan baekhyun..
Itu hal yg wajar bukan??
Ingatkah kalian bagaimana dulu baekhyun menolak yerim??
Ingatkah dulu bagaimana sikap baekhyun kpd yerim??
Iya itu dulu berbeda dengan sekarang.
Dimana Baekhyun sangat perhatian pd yerim dan yg penting dia sangat mencintai yerim.
Tak terasa Waktu membawa mereka hingga saat ini detik detik dimana Baekhyun harus merasa was was karna istrinya melahirkan.
Tak henti hentinya dia memanjatkan doa untuk keslamatan istri dan anak nya.
"Baekhyun??." Panggil sora.
"Mamah." Baekhyun menoleh dan memeluk mamanya..
"Yerim akan baik baik saja kan ma??" Tanya baekhyun dgn suara serak..
"Iya yerim kan orang yg kuat dia pasti baik baik saja."Ujar sora menenangkan.
Tak lama setelah itu dokter keluar..
"Dok bagaimana keadaan yerim??" Tanya baekhyun panik.
"Apa anda suaminya ?? "Tanya dokter itu
"Iya saya saya suaminya.." jelas baekhyun..
"Mari ikut saya masuk Istri anda membutuhkan anda untuk mendampinginya melahirkan."Kata dokter .
"Baiklah a ayo dok."Kata baekhyun.
Diruangan baekhyun terkejut melihat istrinya meringis kesakitan dgn peluh yg sebiji jagung disekitar keningnya..
"Sayang??" Lirih baekhyun mendekati yerim
"Huh apa hah??" kata yerim sedikit emosi.
"Kenapa baru masuk sekarang ha?? Kau lupa ini juga anakmu.." Omel yerim pada baekhyun.
"Maaf aku fikir aku tidak boleh masuk."Kata baekhyun lirih.
"Akhh sakit sakit dok."Kata yerim meringis.
"Tahan ya buk.Ayo tinggal satu lagi pembukaan terakhir." Jelas dokter itu.
"Sakit sekali dok awhh ." Rintih yerim
"Sayang sabar ya tahan.. Sedikit lagi."Kata baekhyun menyela.
__ADS_1
"Sabae sabar mudah sekali kau mengatakannya ha?? Ini sakit tau."Racau yerim kesal.
Bakhyun hanya diam satu tangannya menggenggam tangan yerim satunya lagi mengelus perut yerim.
"Anak daddy kan pintar ayo jangan bua ibu kesakitan lagi."Kata baekhyun lirih disamping perut buncit yerim.
"Awhh dok saya...awh.." kata yerim tersenggal.
"Ayo buk sedikit lagi."Kata dokter itu.
Sedang dokter sibuk mengurus yerim.
Yerim pun sibuk menarik nafas.
Sedangkan baekhyun mengelus perut yerim juga menciumi wajah istrinya
"Ingat Kim baekhyun aku tak mau hamil lagi...ahhh."Kata yerim
Oekkk oekkk.
"Hah hah."
Baekhyun yg mendengarnya mengulas senyum..
"Terimakasih sayang sudah mau berjuang untuk anak kita."Bisk baekhyun.
lalu menciumi seluruh permukaan wajah yerim..
Yerim mulai terkulai lemas nafasnya tidak teratur.
"Tuan baekhyun Nyonya Yerim ini putra kalian tampan seperti ayahnya." Terang dokter itu berjalan mendekati baekhyun dan yerim..
"Benarkah ??" tanya yerim lirih..
Yerim menatap sekilas putranya.
Betapa hatinya bergetar ..
bahkan dia masih tak percaya bisa melahirkan anak sampai detik ini
"Biar saya bersihkan dulu ya nyonya." Kata dokter.
"Suster tolong urus nyonya yerim."Lanjutnya.
"Sayang..Sekali lagi terima kasih.." Kata baekhyun mengecup bibir ranum yerim.
"Aku mencintaimu..." lanjutnya berbisik ditelinga yerim ..
"Aku juga mencintaimu.."Balas yerim mengecup pipi suaminya.
"Yerim??" Panggil sora saat masuk ..
"Sayang kau baik baik saja kan??Dimana cucuku??" Tanya sora matanya menilisik ke suluruh ruangan.
"Apa dia sehat?? Dia baik baik saja kan??Dia lelaki atau perempuan ??"
Baekhyun memutar bola mata.
__ADS_1
"Mah sabar dong. anak kami laki laki dia sehat dan lagi dia tampan yg jelas seperti aku ayahnya." Tutur baekhyun bangga.
"Cihh memang kau tampan??" canda sora..
"Pastilah." ujar baekhyun menyombongkan diri
"Itu dia ma.." Kata yerim mengukurkan tangan untuk menyambut putrinya...
"Wah cucu oma sangat tampan.."Kata sora antusias.
Saat bayi mungil itu telah berada pd gendongan ibunya...
"Lihat apa yg dia cari??" Tanya baekhyun.
"Nyonya dia mungkin haus anda bisa menyusuinya dulu. Saya permisi."Kata dokter itu..
"Aah baiklah.." yerim mulai membuka sedikit bajunya.. yg alhasil menampakkan payu****nya.
Baekhyun jelas saja melotot.
apalagi saat putrinya mulai menyusu.
Baekhyun terus memperhatikannya tanpa berkedip...
"Baekhyun..." Panggil sora.
Namun baekhyun tak bergeming
"Yak kim baekhyun." Panggil sora dengan mengeraskan suaranya..
"Ha ya apa ma??" baekhyun kikuk.
"Kau ini kenapa seperti baru melihatnya saja." Gurau sora.
"Mama..." yerim tersipu malu.
"Siapa namanya..???" Tanya sora pada mereka berdua.
"Aku belum tau ma mungkin baekhyun oppa punya nama yg tepat."Yerim menoleh pada baekhyun
"Kim Ryun"
"Singkatan dari yerim dan baekhyun "Jelasnya
Kim ryun
Hay guys kan udah melahirkan ni??
Aku udah kasih yg bahagia bahagia..
gimana??
Mau aku lanjutin apa stop.
Yuk comment guys.
kalo bener gak ada comment sampai lusa. Aku bikin epilog nya..
__ADS_1
Thankyou