Siapa aku Untukmu

Siapa aku Untukmu
episode 45


__ADS_3

Yerim berlarian kesana kemari di hamparan rumput yg luas.


Dia menikmati angin yang dengan tenangnya berhembus daun pepohonan yg bergoyang seiring irama angin.


Burung burung yang berterbangan


membuat dia sangat gembira.


Baekhyun yang memperhatikannnya tersenyum simpul.


"Hey hati hati perhatikan langkahmu." teriak baekhyun lalu menghampiri yerim.


"Oppa aku sangat senang disini." Yerim tertawa gembira.


"Ya aki senang jika kau senang tapi jangan berlari lari seperti tadi. kasian kan nanti babynya??" Baekhyun mengelus perut yerim.


"Ya ya baiklah. Tapi aku rasa dia senang jika aku senang." yerim terkikik.


"Kau jangan keras kepala." baekhyun memeluk yerim.


"Baiklah." Yerim melepaskan pelukan baekhyun. Matanya melirik pada sebuah keluarga yg mengadakan piknik.


Yerim menatap tanpa berkedip.


"Kau melihat apa yerim?" tanya baekhyun mengikuti arah yang dipandang yerim.


"Lihatlah mereka terlihat bahagia kan??Aku ingin saat anak kita besar nanti kita bisa piknik seperti itu." tutur yerim.


"Hmmm iya mereka terlihat bahagia."Baekhyun memeluk bahu


Yerim mengangguk setuju.


"Haha lihat disana ...."Yerim tertawa melihat adanya badut yang lucu.


"Ayo kesana aku ingin berfoto."Yerim menarik tangan baekhyun.


"Hey pelan pelan." baakhyun melangkah mengikuti yerim.


"Kau ini seperti anak kecil saja" gumam baekhyun yg baru saja mempotret yerim


"Biarin wlekk." Yerim menjulurkan lidahnya mengejek baekhyun.


"Kau mau minum ??"Tanya baekhyun setelah mereka duduk di bangku taman.


"Iya." singkat yerim.


"Baiklah tunggu disini. Aku beli minum dulu." Baekhyun mengelus rambut yerim.


Yerim bermain hp melihat beberapa kali potretnya tadi.

__ADS_1


"Beautifull" ucap seorang disamping yerim.


"Ohh Thank you." Jawab Yerim yg sedikit terkejut.


"Lucas." ucap orang itu mengulurkan tangan.


"Ha??" yerim membulatkan mulutnya.


"My name is lucas." ulang lelaki itu.


"Ohhh yes my name is yerim."jawab yerim menerima uluran tangan lucas.


Pria dengan kulit sedikit exotis yg membuatnya terkesan tampan dan menawan.


"Kamu orang korea??" tanya lucas.


"ahh iya aku dari seoul kebetulan berlibur disini." tutur yerim.


"Jika dia bisa bicara bahasa denganku kenapa mengajakku bicara bahasa lain.huh" Batin yerim.


"Ohh ..."


baekhyun yg datang dari membeli minum. melihat istrinya berbicara dengan pria asing membuat nya segera menghampiri yerim dan menarik tubuh yerim dlm pelukannya.


"Ohhh oppa??"yerim terkejut.


"Siapa dia??" tanya baekhyun datar.


"Hmmm"Jawa baekhyun datar.


"Ohhh kau kekasihnya."tanya lucas.


"Aku suaminya . Kim baekhyun."Ucap baekhyun tegas.


Yerim hanya diam melihat mereka berdua.


" Baiklah kami permisi dulu." ujar baekhyun menarik tangan yerim.


Yang ditarik hanya bisa pasrah.


"Oppa ..." Panggil yerim saat mereka sudah berjalan menjauh dari lucas.


Baekhyun tak bergeming.


"Oppa pelan pelan." desis yerim.


Baekhyun tetap diam dan tetap menarik tangan yerim.


"Oppa sakit." keluh yerim.

__ADS_1


"OPPA AKU BILANG SAKIT." teriak yerim dan menghentakkan tangannya melepaskan tarika yerim.


Baekhyun langsung menoleh dan melihat yerim yg meringis kesakitan.


Baekhyun mendekati yerim.


"Ayo pulang." ajak baekhyun meraih tangan yerim.


"Jangan menyentuhku. Aku bisa jalan sendiri." Yerim lalu melangkah mendahului baekhyun.


Baekhyun segera menyusul yerim dan mensejajarkan langkah mereka.


Sesampainya dihotel yerim langsung mencari salep dlm koper yg dia bawa.


Perlahan yerim mengoleskan salep itu ke tangannya yang merah akibat cekalan tangan baekhyun yang kuat tadi.


"Yerim panggil baekhyun saat masuk kamar."


Matanya tertuju pada yerim yang mengoleskan sesuatu di tangannyaa


Baekhyun bergegas menghampiri yerim.


"Yerim kenapa tanganmu??"baekhyu menyentuh tangan yerim namun ditepis oleh sang pemilik tangan.


"Apa karnaku tadi??" gumam baekhyun lirih.


"Biar aku oleskan."Baekhyun hendak merebut salep itu.


"Tak perlu. aku bisa sendiri." ketus yerim.


"Jangan keras kepala." baekhyun mengambil paksa salep itu.


"Awh.." desis yerim saat baekhyun mengoleskan salep


"Apa sangat sakit??". tanya baekhyun menatap yerim.


Yerim mengalihkan pandangannya.


"Sudah." Ujar baekhyun


Yerim lalu beranjak dari sofa dan mendekati jendela kamarnya


Baekhyun yg tau itu langsung menghampiri yerim. dan memeluknya.


grep


"Maaf karna menyakitimu.Aku tak bermaksud seperti itu.Aku tak tau kenapa,, tapi emm tapi aku merasa kesal saat melihatmu dengan lelaki itu.Akuu aku cemburu."Ucap baekhyun lirig diakhir.


deg

__ADS_1


tbc


__ADS_2