
"Kau baru pulang??" Cerca baekhyun saat yerim membuka pintu.
Yerim hanya mengangguk lalu pergi melangkah masuk.
"Kau bekerja disana tapi kau tau memberi tahuku?? " Ucap baekhyun mengisyaratk yerim untuk duduk.
Yerim lalu duduk dikursi seberang baekhyun.
"Kenapa kau tak memberi tahuku??"
"Apa kau lupa jika aku suamimu??" Nada bicara baekhyun mulai kesal.
"Kenapa kau diam??" Yerim tak bergeming.
"Apa uang bulanan yg kuberikan kurang?? cerca baekhyun.
"JAWAB AKU YERIM??" Nada bicara baekhyun tinggi dan mengejutkan yerim.
"Hmmm ma maaf oppa ,, aku sudah mau membicarakan soal itu. Tapi aku takut .Oppa bilang kau tak akan perduli tentang itu." Yerim menghela nafas
"Oppa bilang kita tidak boleh mencampuri urusan masing masing bukan??" Yerim mulai mengangkat kepalanya.
Skakmat.
Baekhyun diam membeku..
"Huft baiklah mulai sekarang kau tak boleh bekerja lagi. Kau istriku dan kau harus ikuti aturanku." ujar baekhyun tak dapat dibantah.
"Ta tapi"
"Aku bilang tidak perlu bekerja yerim. aku bisa membiayaimu." ujar baekhyun penuh penekanan.
Yerim yang takut hanya mengangguk.
Baekhyun mengehela nafas .
"Baiklah sekaranh mandi dan siapkan makan malam untukku..aku sudah lapar."
Baekhyun lalu pergi ke kamar..
__ADS_1
Disusul yerim yang masuk kekamarnya.
.
.
.
.Dikamar mandi dia terus berfikir bagaimana caranya agar dia tidak berhenti bekerja.
Dia akan merasa bosan jika tidak ada kegiatan.
"Huft aku akan bicara nanti saat situasinya memungkinkan."
gumam yerim.
Kemudian dia mengganti baju dan bergegas masak..Tak berselang lama baekhyun turun dari tangga..
"Apa sudah siap??"
Yerim terkejut...
"Hmm" balasnya.
Baekhyun lalu menarik kursinya dan mendudukan pantatnya. dia memperhatikan yerim yang sibuk mondar mandir memasak.
Dia menghampiri yerim lalu menyingkirkan rambut yerim yang mengaggunya sejak tadi.
Yerim yang terkejut diam ditempat.
Dimana ikat rambutmu??" ujar baekhyun seraya menggumpulkan rambut yerim jadi satu
" Dikamar."
"Tunggu sebentar aku akan ambilkan" ujar baekhyun lalu pergi ke kamar yerim.
"Oppa tidak per"
"Diamlah dan lanjutkan masakmu."
__ADS_1
Entah kekuatan apa yang membuat baekhyun semakin perhatian dan perduli pada yerim yang jelas dia hanya mengikuti bagaimana keinginan hatinya saat ini.
Baekhyun lalu kembali dan mengikat rambut yerim . membuat kulit leher bagian belakangnya .
Entah dorongan darimana baekhyun mengecupnya lama. menyesap kulit leher itu dan mengigitnya kecil.
"awh" yerim menjerit kecil membuat baekhyun sadar ttg apa yang dia perbuat.
Baekhyun langsung mati kutu dan kembali duduk dikursinya. memperlihatkan sikap datarnya walaupun hatinya sudah berdetak tak karuan. Baekhyun pun aneh dgn dirinya sendiri. Kenapa dlm waktu seminggu ini dia bisa luluh dengan yerim.
Jatuh cinta?? dia pun tak tau apa rasa itu.
Mustahil bukan dia bisa jatuh cinta dalam waktu seminggu?? pikirnya
Sedang yerim pipinya sudah memerah bak kepiting rebus. Diperlakukan seperti itu oleh baekhyun dia merasa istimewa sekaligus senang.
Tapi saat teringat jika baekhyun sudah memiliki kekasih. senyum itupun pudar.
.
.
.Makanan sudah dihidangkan dimeja makan .
Malam ini hidangannya adalah spagetti.
Baekhyun dia tak pernah protes dgn makanan yg disajikan untuknya asalkan itu masakan yerim. Entah kenapa lidahnya begitu pas dengan masakan buatan yerim.
Malam ini mereka makan seperti biasa , hening hanya suara sendok garpu dan piring yang bertabrakan yg dapat didengar.
Yerim kemudia menarik nafasnya pelan.
Dia ingin membicarakan ttg pekerjaannya.
" Opp a" yerim gugup.
dia menghela nafas lagi " Tolong ijinkan aku bekerja."
brakkk
__ADS_1
tbc