Siapa aku Untukmu

Siapa aku Untukmu
episode 46


__ADS_3

"Cemburu??" ulang yerim . Membalikkan tubuhnya menghadap baekhyun dan menatap manik mata baekhyun


Hatinya terasa sanagt berbunga jika baekhyun cemburu berarti baekhyun sudah mencintainiya bukan??


"Iya aku tak tau itu cemburu atau tidak tapi yaa aku merasa sesak melihat kau dengan pria tadi??" tutur baekhyun meletakkan kepalanya kepundak yerim.


"Aku senang kau cemburu." Ucap yerim tersenyum simpul perlahan tangannya memeluk pinggang suaminya.


"Kau senang?? Kau senang aku kesal ha??" baekhyun mengangkat kepalanya lalu mulai menggelitiki perut yerim.


"Kau senang sekarang??" Baekhyun terus menggelitiki yerim


"Ahahhah hentikan Ahahah" yerim tertawa karna merasa geli di perutnya.


"Rasakan ini. Tadi kau menertawakanku kan?? Ayo tertaawa lagi " baekhyun jugak ikut tertawa dan membawa yerim keranjang sambil terus menggelitikinya.


"hahah maaf ya maafkan aku tapi hahah cukup."Ucap yerim tersendal karna tertawa.


Yerim meraih bantal disampingnya dan memukulkan bantal empuk itu pada baekhyun


"Yerim berhenti awh sakit."Ucap baekhyun menghentikan tangannya.


"Rasakan ahaha ayo sayang kita serang ayah.."Yerim semakin semangat.


"Ohh awas ya kalian baekhyun juga mengambil bantal dan memukul pelan yerim.


Mereka bermain pukul bantal sampai semua isi didalam bantal itu bertebaran .


"Hah hah su dah hah cukup." Baekhyun merebahkan tubuhnya.


"Yeah segitu saja lelah. Yess kita menang sayang.Lihat daddymu itu memang lemah." Gumam yerim mengelus perutnya.


"Lemah katamu??Kemari kau??" baekhyun menarik pelan tangan yerim.


Hal itu membuat yerim ikut berbaring disampingnya.

__ADS_1


Baekhyun beringsut kebawah menghadap perut yerim lalu memeluknya.


"Hey jagoan daddy apa kabar hemm??" baekhyun mengelus perut yerim yg mulai terlihat kehamilannya.


"Aku baik baik saja daddy." balas yerim menirukan suara anak kecil.


"Kapan kau akan lahir .Daddy ingin kita bisa main bersama." Lanjut baekhyun


"Bersabarlah oppa lagipula ini masih memasuki bulan ke empat . Oiya jika kita sudah pulang kita harus segera memeriksakan nya ke dokter. " Ucap yerim antusias.


"Baiklah. Besok kita pulang."Ucap baekhyun bangkit.


"Oppa oppa mau kan mengantarkanku ke dokter." Yerim ikut bangkit.


"Tentu . aku juga ingin melihat anakku." ujar baekhyun menoel hidung yerim.


"Yeay kami sayang daddy."Yerim berhambur memeluk baekhyun.


"Kau bau yerim mandi sana." Ejek baekhyun.


Kemudian mengendus tubuhnya.


"Tidak aku masih wangi." Gumam Yerim


"Benarkah?? Mana aku cium." Baekhyun mendekatkan wajahnya pada leher yerim lalu menciuminya .


"Hm iya wangi??" Baekhyun lalu mencium leher merambat ke rahang, dagu dan pipi yerim.


"Yak dasar mesum."Yerim mendorong bahu baekhyun.


"Ahahahaha" baekhyun tertawa keras memegangi perutnya.


"Tidak ada yg lucu." sinis yerim.


"Baiklah baiklah . Kau ini membuatku tambah gemas." Baekhyun mencubit pipi yerim.

__ADS_1


"Awh sakit tau." Baekhyun melepaskan cubitannya lalu mengelus pipi yerim.


"Haha maaf sayang."


"Kau mau makan??" Tanya baekhyun.


"He.em aku lapar." Yerim memelas.


"Baiklah kau mau makan apa??" tanya baekhyun mengambil daftar menu yg disediakan oleh hotel.


"Aku emm mau yang ini , Lalu yg ini dan ini lagi, Lalu yang ini juga." yerim menunjuk satu persatu makanan yg ada disitu.


"Baiklah kau mau lagi??" tanya baekhyun meyakinkan.


"Ya aku mau yg ini juga.Dan ah ya yg itu juga." Yerim bersemangat menunjuk satu persatu makanan.


"Baiklah ini saja sayang." baekhyun menyakinkan


Yerim mengangguk senang.


"Baiklah aku pesan dulu tunggu ya."


hay hay aku up lagi guys.


gimana gimana nambah seru apa nambah abstrak ni crita?


sorry ya aku up nya gk bisa sesering dulu tapi aku up nya tuh sehari sekali.


Guys aku bingung ni mau buat konflik apa??


Yuk kasih kritik dan saran yg baik buat aku.


yaya thank you.


tolong like n comment ya.

__ADS_1


lavyou💖


__ADS_2