
Yerim berjalan tertatih menuju keluar rumah sakit.
Kecewa itulah yg yerim rasakan saat ini.
Saat dia sakit suaminya membentaknya dan parahnya lagi dia hampir kehilangsn bayinya karna sang suami.
"Hiks kita kembali ke rumah ibu ya nak hiks." Kata yerim lirih.
"Taksi.." Kata yerim melambaikan tangannya hingga ada satu taksi yg menghampirinya.
"Ke daerah ini ya pak." Kata yerim.
Sepanjang perjalanan yerim menoleh ke arah jendela.
Sesakali dia mengelus perutnya yg merasa sakit.
Kandungannya masih 5 bulan .
Kadang rasa nyeri membuatnya meringis sendiri.
Kadang juga rasa sakit ini membuatnya senang karna berpikir sang anak pasti baik baik saja.
Tanpa terasa sedari tadi air mata telah menetes di pipi yerim.
Sementara itu dirumah sakit baekhyun sibuk mencari keberadaan yerim.
Tadi setelah yerim meninggalkannya sendiru dia langsung mencari yerim disekitar rumah sakit.
Namun tak ada tanda tanda dia akan menemukan yerim disana.
Bahkan baekhyun sudah bertanya pada beberapa perawat dan penjaga namun mereka tak ada yg melihat yerim..
Baekhyun telah mengitari rumah sakit itu namun Nihil.
Baekhyun tak dapat menemukan yerim.
Akhirnya baekhyun memutuskan untuk kembali ke kamar yerim. Berharap Yerim telah kembali ke kamarnya,, Namun sayang saat dia masuk kamar itu masih kosong.
__ADS_1
"Yerim.."Teriak baekhyun frustasi.
Dia menjambak rambutnya bahkan beberapa kali memukul dinding.
Baekhyun berusaha menghubungi yerim dan dia lupa hp yerim rusak saat kecelakaan itu terjadi.
"Yerim kau kemana.."Lirih baekhyun
Klek..
Baekhyun menoleh..
"Yerim kau dari mana saa...." Ucapan baekhyun terpotong saat yg dilihatnya dipintu bukanlah yerim namun sang Mama.
"Mamah datang??" Sapa baekhyun.
"Hmm. Dimana putriku??"Tanya sora
"Yerim dia...." Baekhyun terdiam.
"Hmm??"
"Apa??Kenapa bisa??"Tanya sora mendekati baekhyun.
Baekhyun langsung memeluk sang ibu.
"Hiks aku tadi memarahinya karna dia tak mau makan hiks aku tak sengaja membentaknya ma.."Kata baekhyun dengan isakan .
Sora menghela nafasnya panjang.
"Tenang dulu.."Sora menarik baekhyun dari dalam pelukannya.
Tangannya kemudian menghapus air mata sang anak.
"Yerim hanya butuh waktu nak.." Kata sora menenangkan.
"Maa hiks aku harus cari yerim kemana ma.??"Kata baekhyun.
__ADS_1
"Tenang dulu ya .. mama akan suruh anak buah mama mencari yerim." Sora mengenggam tangan baekhyun
Memang dia sedang marah pada baekhyun namun dia tak tega melihat anaknya seperti itu.
"Tolong cari menantu saya."Kata sora ditelfonya.
"Ma aku akan cari yerim ke cafe jihoon .
Mungkin yerim menemui natha disana."Pamit baekhyun menyambar kunci mobilnya.
"Kau yakin??Dalam keadaanmu seperti ini tak baik menyetir sendiri." Kata sora mencegah .
"Aku yakin ma.. Aku akan hati hati." Kata baekhyun meyakinkan kembali.
"Baiklah kau hati hati jangan ngebut ya.."Pesan sora.
"Iya ma .. aku pergi dulu.."
"Yerim..." Panggil seseorang saat ia baru sja turun dari taksi.
Yerim menoleh
"Nona taeyeon??" pekik yerim...
"Iya ini aku.." Kata taeyeon menghampiri yerimm.
"Bisa kita bicara sebentar.." kata taeyeon sambil mendekati yerim.
Yerim mengangguk.
"Mari bicara di dalam." Ajak yerim pada taeyeon.
Hayooo kira kira gimana kelanjutanyya.
Apa yg akan dibicarakan oleh taeyeon pada yerim..
Wuih ini tambahan konflik?? Apa akhir konflik yerim dan baekhyun.
__ADS_1
hayokk
yuk comment??