
Selama di paris yerim hanya menghabiskan waktunya di dalam hotel sesekali dia keluar ke taman sekitar dengan bermodalkan gps dan kembali lagi ke kamarnya.
Jika ditanya kemana baekhyun yg jelas lelaki itu saat ini sedang sibuk dengan proyeknya yg ada disini.
Karna memang tujuannya kesini adalah bekerja yerim tak pernah mengajaknya untuk pergi jalan jalan.
Setiap hari baekhyun akan pulang pukul malam dan setiap hari yerim selalu menunggu suaminya itu pulang.
Kadang dia menunggunya sampai tertidur karna yerim menunggu sesuatu yg akan dibawa oleh baekhyun untuknya karna memang akhir akhir ini yerim selalu ingin makan tengah malam, dan makan makanan yg sulit didapat.
Jadi kadang membuat baekhyun kesal sendiri.
Seperti malam ini ditelfon yerim mengatakan ingin makan bakso yg bahkan yerim dan baekhyun sendiri pun belum pernah melihat ataupun memakannya secara langsung.
Yerim hanya melihatnya dari internet dan itu membuatnya ingin makanan itu.
"Pokok aku tidak mau tau kau harus dapat makanan itu. Jangan pulang sebelum kau mendapatkannya." putus yerim.
"Tapi yer."
Tut tuttut
Sambungan telepon telah diputus secara sepihak oleh yerim.
"wanita itu mulai lagi." baekhyun menarik nafas panjang.
Baekhyun kemudian memanggil asistennya dan memintanya untuk mencarikan makanan itu.
"Carikan Bakso di kota ini. Aku tidak mau tau kau harus mendapatkannya." tegas baekhyun.
"Bakso?? makanan itu kan tidak berasal dari kota ini. Pasti susah sekali mendapatkannya." batin sang asisiten
"Tapi untuk apa tuan??" tanya asistennya.
__ADS_1
"Aaa emm aku hanya ingin makanan itu."baekhyun beralasan.
"Anda seperti menyidam saja jam segini ingin bakso." gumam sekertaris itu.
"Mengidam??" Ulang baekhyun.
"Ya tuan . Itu biasa terjadi pada wanita hamil namun kadang sang suami juga bisa merasakannya. emm maaf aku melantur. Tuan kan belum menikah. Kalo begitu saya permisi."ucap asisten itu.
"Hamil??" gumam baekhyun.
"Apa jangan jangan??" baekhyun mulai menerka nerka.
Setelah memutari kota paris selaman 2 jam akhirnya sang asisten pulang ke kantor dengan membawa 10 bungkus bakso.
"Ini tuan." asisten itu memberikan sekantong besar plastik berisi bakso.
"Kau ini lama sekali." Ucap baekhyun menatapnya tajam.
"Maaf tuan." sang asisten membungkuk.
"Baiklah mari tuan." Baekhyun berjalan mendahului sang asisten.
Setelah setengah jam perjalanan akhirnya baekhyun sampai di hotel temptnya menginap .
Dia segera menaiki lift menuju kamarnya dan cklekkk.
"Yeay oppa sudah datang." Yerim langsung melonjak dan berlari memeluk baekhyun.
Baekhyun yg tak siap sempat akan terhuyung kebelakang untung saja tak terjatuh.
"Hmmm kau belum tidur??" tanya baekhyun mengelus rambut yerim dan mengecup pucuk kepala yerim.
"Belum karna aku sangat lapar. jadi aku tak bisa tidur."yerim melepaskan pelukannya wajahnya cemberut.
__ADS_1
"Ooh apa kau belum makan??"Tanya baekhyun menuntun yerim duduk disofa .
"Aku sudah makan tadi tapi aku pasti akan lapar tengah malam. kau kan tau itu??" jawab yerim duduk.
"Iya kau akhir akhir ini suka makan ya.. Ini baksomu." Baekhyun memberikan sekantung kresek untuk yerim.
"Woahhh inikah bakso??"Yerim antusias meraih kresek tersebut dan mengambil mangkuk.
"Wahh pasti ini sangat enak." yerim menyendokkan kuah bakso itu ke dalam mulutnya.
Seketika raut wajahnya berubah.
"Kenapa apa tidak enak??" tanya baekhyun dan mencicipi bakso dalam mangkuk itu.
"Ini enak tapi aku ingin memakannya selagi panas.Ini sudah dingin. ini ambilah aku tidak mau." yerim menggeser mangkuk itu kehadapan baekhyun dia lalu berdiri dan berjalan ke tempat tidur.
Baekhyun yg melihatnya kesal,Bagaimana mungkin dia tak ingin memakananya setelah merengek pd barkhyun.Dia juga sudah membuat baekhyun pulang terlambat dan membuat dia telat istirahat. Baekhyun lalu menarik kasar tangan yerim
"YERIM KAU INI APA APAAN . JANGAN SEENAKNYA MEMERINTAHKU DAN MEMBUATKU KESAL. JANGAN MACAM MACAM KARNA AKU TELAH MULAI LEMBUT PADAMU SEKARANG." Bentak baekhyun.
"K kk kau membentakku oppa?? hiks hiks maaf jika merepotkanmu." yerim mulai menangis.
" Jangan gunakan air matamu untuk membuatku tenang. Karna aku sudah muak dengan air matamu." jelas baekhyun.
Yerim yg sangat sensitifpun balas teriak.
"HIKS AKU JUGA TAK INGIN MANJA DENGANMU ,AKU JUGA TAK INGIN MEREPOTKANMU HIKS. HIKS TAPI ANAKMU YANG INGIN ITU. BUKAN AKU."
Deg
Baekhyun yg hendak masuk ke kamar mandi menghentikan langkahnya
Baekhyun menoleh ke arah yerim.Tubuhnya mematung seketika.
__ADS_1
Yerim yg menangis dan sedang marah memutuskan untuk keluar dari kamarnya.
tbc