Siapa aku Untukmu

Siapa aku Untukmu
episode 21


__ADS_3

Setelah mandi yerim turun kebawah untuk menyiapkan sarapan. Karena sudah terlambat yerim hanya menyiapkan roti dan selai coklat saja.


"Yerim dimana dasiku??" baekhyun berteriak dari kamar.


"Dilaci dalam lemarimu samping kanan."Balasnya berteriak juga...


"Yerim tidak ada.."Baekhyun berteriak lagi.


"Ish cari dulu makanyaa" Yerim berjalan menemuo baekhyun.


" Ini apa ?? ujarnya sambil menunjukkan dasi nya.


"Hehe tadi disitu tidak ada??" cengir baekhyun.


"Alasan"Gurutu yerim sambil memasangkan dasi dileher baekhyun.


"Selesai . Sudah siap sekarang turunlah, dan makan sarapanmu." ucap yerim.


"Baiklah. Ayo kita turun." baekhyun menarik tangan yerim namun yerim menahannya.


"Turunlah dulu aku akan bersiap-siap." Yerim melepaskan tangannya lalu menuju meja rias dikamar baekhyun.


*Bukankah mereka aneh sudah sering itu namun tak sekamar. ? dasar.*


"Baiklah aku tunggu dibawah. "


"Ya aku juga akan turun aku lupa semua riasanku ada dikamarku."ujar yerim mendahului baekhyun.


"Yerim kenapa hanya roti??" baekhyun menarik kursi dan mencibikkan bibirnya.


"Jangan protes. ini semua juga karnamu. Kau bermain tak tau waktu." ujar yerim mulai kesal.


"Hehe" baekhyun terkikik dan menggaruk tengkuknya yang tak gatal itu.


"Jangan tertawa dasar menyebalkan. Cepat makan makananmu." ujar yerim masih dengan bersiap-siap dikamar samping dapur.


"Kau tidak sarapan??" tanya baekhyun sambil mengunyah rotinya..


"Sepertinya tidak aku sudah terlambat.


Aku akan makan sambil jalan nanti." baekhyun lalu berdiri.


"Tidak . kau tak boleh sarapan sambil berjalan." ujar baekhyun membawakan roti untuk yerim.


" Hmmm makanlah" Baekhyun menyodorkan roti kemulut yerim.

__ADS_1


Yerim lalu menggigitnya.


"Hmmm aku akan berangkat jangan lupa kunci pintunya." ujar yerim menyerobot roti lalu pergi meninggalkan kamar.


"Hey kau mau kemana??"


Yerim menghentikan langkahnya , lalu menoleh


"Aku mau bekerja. Kemana lagi??" Yerim sudah sangat kesal sekarang.


"Tunggu aku ambil tas dulu kita berangkat bersama." ujar baekhyun mengambil tas nya lalu pergi keluar. Yerim hanya menggelengkan kepalanya ringan.


"Ayo cepat. Nanti kita terlambat." baekhyun menggenggam tangan yerim membawanya keluar apartemen lalu mengunci pintu. Dan turu ke parkiran mobil.


.


.


.


.


"Pakai sabukmu yerim atau polisi akan menilang kita." baekhyun hendak memasangkan sabuk tapi sudah diduluo yerim.


"Sudah siap?? Ayo berangkat??"


Diperjalanan mereka hanya terdiam. Yerim sesekali melirik kearah baekhyun dan baekhyun pun begitu.


"Baekhyun sekarang sudah lebih lembut,,Aku semakin mencintainya. .Tapi apa dia juga mencintaiku?? Dia sudah memiliki kekasih?? Lalu bagaimana denganku.


Selama ini dia menyentuhku bukan karna cintanya bukan??Tapi aku bersedia disentuh karna rasa cintaku??Lalu bagaimana kedepannya??" Batin yerim


"Sudah sampai." ujar baekhyun setirnya.


Yerim masih tak bergeming dia tetap melamun. Dia tak mendengar ucapan baekhyun


Baekhyun melirik yerim yang masih Sibuk dengan lamunannya


Dia kemudian melepaskan sabuk pengaman yerim dan menjetikkan jarinya tepat didepan yerim membuatnya tersadar dari lamunannya.


"Oh kenapa??" yerim bertanya.


"kenapa?? Kita sudah sampai kau tak mau turun hmm?? "baekhyun memajukan badannya kedepan yerim.


Yerim yang sadar ttg itu langsung membuka pintu dan keluar.

__ADS_1


"Terimakasih" ujarnya.


"Hey tunggu dulu..." Namun sayangnya yerim tak mendengar ucapan baekhyun.


"Menggemaskan" gumamnya lalu melajukan kemudinya.


.


.


.


.


.


.


Dikantor.


"Selamat pagi tuan." Sapa sekertaris.


"hmmm" balas baekhyun.


"Tuan sudah ada yang menunggu anda diruangan anda. Saya sudah melarangnya masuk namun dia tetap memaksa."ujar sekertaris sambil menunduk.


"siapa??" tanya baekhyun.


"Kekasih anda tuan." Ujar sang sekertaris membuat baekhyun terkejut dia langsung masuk keruangnnya.


"Kenapa kau ada disini??" ujar baekhyun dengan pandangan lurus.


"Sayang kenapa kau lama sekali??"


Ujarnya sambil memeluk baekhyun.


"Baekhyun apa apaan ini??"


suara itu membuat keduanya menoleh


.


.


.

__ADS_1


.tbc


__ADS_2