
Keesokan paginya baekhyun terlejut saat mendapati yerim yg tak ada didekapannya.
"Yerim kau dimana??" Baekhyun beranjak dari ranjang dan berjalan ke kamar mandi.
Namun dia juga tak menemukan yerim disana..
"Kemana dia pergi pagi pagi?" gumam baekhyun lirih lalu menuruni anak tangga.
Baekhyun mencium bau masakan yang sangat sedap dihidungnya.
Kemudian kakinya berjalan ke arah dapur.
"Kau disini eoh??" Ujar baekhyun membuat yerim menjatuhkan spatulanya.
"Yak kau mengejutkanku. " pekik yerim.
"Kenapa sudah bangun jam segini. Dan kau sedang apa??" Tanya baekhyun menarik kursi disamping meja.
"Kau bisa lihat kan aku sedang masak." Jawab yerim kesal.
"Maksudku .. kenapa kau memasak bukankah kau tak tahan mencium bau bawang??"Tanya baekhyun
"Entah sekarang aku sudah terbiasa dengan bau bawang sekarang." Jawab yerim enteng.
"Mungkin babynya sudah tak masalah dengan bau bawang." lanjut yerulim memotong motong bawang.
"Baiklah terserah padamu saja." Ujar baekhyun membaca koran hari ini.
'kim baekhyun terlihat dibandara menggandeng seorang wanita yang sepertinya sedang mengandung'.
Kira kira begitulah isi korannya...
"Oppa ini tehmu.." ujar yerim meletakkan teh didepan baekhyun..
Melihat baekhyun yng bengong membuat yerim ikut membaca berita koran yang tulisannya tercetak tebal.
"Oppa..." Yerim memegang bahu baekhyun.
"Tenanglah tidak akan ada apa apa." Baekhyun menggenggam tangan yerim.
"Tapi..." Yerim terlihat cemas.
"Tenang ya.. Jangan dipikirkan." Baekhyun mengecup punggung tangan yerim.
Yerim hanya mengangguk.
Setelah percekapan itu baekhyun kembali kekamar untuk mandi dan bersiap ke kantor.
Mungkin akan ada konfrensi pers hari ini.
Memang baekhyun sudah berhenti dr keartisannya namun begitulah media dia akan terus mengusik kehidupannya. Apalagi baekhyun juga termasuk pebisnis yg tergolong sukses.
"Yerim ayo makan sarapanmu." Ujar baekhyun yg melihat yerim hanya mengaduk aduk nasi di piringnya.
"Emm iya." Singkatnya ..
"Sini aku suapi." Baekhyun mengarahkan sendoknya ke arah yerim..
__ADS_1
Namun yerim menggeleng..
"Ayolah sayang makan ya.." Bujuk baekhyhun..
"Aaaa" Lanjutnya..
Yerim membuka mulutnya dan menerima suapan baekhyun...
Sarapan pagi itu membuat mood yerim lebih baik.
"Baiklah aku berangkat dulu ya.."
cup
baekhyun mengecup kening yerim dan berjongkok mengecup perut buncit yerim.
"Hati hati Daddy. Semangat.." Ujar yerim.
Baekhyun tersenyemu dan mengelus pipi yerim.
"Oppa ..." Panggil yerim saat baekhyun memegang gagang pintu.
Baekhyun lalu menoleh.
"Ya ..."Baekhyun mengangkat alisnya.
"Emmm tentang nanti kedokter... emm" yerim terbata.
"Aku akan menemanimu.. Kita akan pergi bersama...Nantu aku akan menjemputmu..." Baekhyun tersenyum simpul.
Baekhyun mengangguk.
Yerim langsung berhambur memeluknya..
"Terimakasih." ujar yerim menatap mata baekhyun.
"Sama sama. Baiklah aku akan berangkat." Ujar baekhyun mencium pucuk kepalanya yerim.
" Hati hati ya.."Ujar yerim melambaikan tangan pada baekhyun.
Baekhyun membalas lambaian tangan yerim.
Siangnya yerim sudah bersiap rapi dengan make up naturalnya.
y
"Yeay sayang akhirnya kita hari ini bisa pergi periksa kedokter ditemani daddy."Gumam yerim pelan.
"Tapi dimana?? ayah kenapa belum datang." Lirih yerim.
Akhirnya yerim menyalakan saluran televisi.
Berita tentang konfrensi pers baekhyun yang membenarkan bahwa Baekhyun telah menikah namun identitas istrinya masih disembunyikan dan kini istrinya telah mengandung putrinya.
Bukan karna hamil duluan namun istrinya hamil saat mereka sudah menikah.
__ADS_1
Yerim mengembangkan senyumnya.
Entah mengapa yerim merasa sangat bahagia.
Akhirnya yerim memutuskan menyusul baekhyun ke kantor untu mengejutkannya juga untuk menemaninya ke dokter kandungan.
Tak lama kemudian yerim telah sampai ke kantor baekhyun .
"Emm apa tuan baekhyun ada??" tanya yerim pada resepsionis.
"Iya apa anda sudah membuat janji??" Tanya resepsionis wanita itu.
"Sudah." Bohong yerim
"Baiklah tuan ada dirungannya. Anda silahkan masuk." ujar si resepsionis.
Yerim berjalan perlahan masuk keruangan baekhyun.
"Oppa..." Sekitak yerim terdiam melihat suaminya sedang berciuman dengan wanita lain.
Baekhyun dan wanita itu seketika terpaku.
"Yerim kau kenapa kau ada..." baekhyun terbata
Yerim tak fikir panjang dia lalu membalikkan badan dan berlari keluar kantor.
Tangisnya terus membasahi pipinya.
"Hiks kau jahat oppa. Daddy mu jahat nak." Gumam yerim disela tangisnya.
"Yerim yerim" teriak baekhyun mengejar yerim ...
Yerim tetap berlari tak melihat arah jalan raya . Tiba tiba mobil datang dengan kecepatan tinggi.
Brakkkk
"KIM YERIMMMM......."teriak baekhyun saat melihat tubuh istrinya terpental dan berlumuran darah.
Tubuh baekhyun terduduk lemas
"Tolong tolong istriku ku mohon tolong.."Ujar baekhyun yg tertatih menghampiri yerim.
Baekhyun memangku kepala yerim.
"Yerim sayang bangun.." baekhyun mengguncang tubuh yerim.
terlihat yerim membuka sedikit matanya.
"A aku mem membenci mu.." Ucap yerim tersenggal disela kesakitannya.
hehe gmn dong ini.
Aku bingunh mau gimana lanjutinyya.
apa aku buat sad or hapy ending.
coment yaa
__ADS_1