
"Maaf tuan baekhyun??" kata dokter itu.
"Maaf?? Maaf katamu kau keterlaluan kau hiks.." ucap baekhyun terkutuk.
"Maaf tuan kumohon tenanglah. Syukurlah oprasinya berjalan lancar. Baik ibu dan bayinya mereka sehat, Mereka sangat kuat tuan.." Terang sang dokter.
"Kau serius istri dan anakku baik baik saja?" tanya baekhyun berbinar.
Sang dokter mengangguk mantap.
"Boleh saku masuk?? " Tanya baekhyun lagi.
"Anda boleh masuk jika nyonya yerim sudah dipindah ke ruang perawatan." kata sang dokter dan diangguki baekhyun.
"Tuhan terima kasih kau telah memberikan aku kesempatan." kata baekhyun bersyukur .
Tak lama setelah itu yerim dipindah ke ruang perawatan.
Baekhyun lalu pergi ke pusat administrasi lalu pergi ke kamar yerim disana.
Baekhyun masuk ke kamar Yerim.
melihat istrinya terbaring lemah diranjang. Tubuh yang pucat dan beberapa luka ditubuhnya..
"Yerim..."Lirih baekhyu mendekati yerim
"Sayang bangunlah.." ucap baekhyun memegang tangan yerim.
"Aku disini lihat aku bersamamu.. Aku tak pergi darimu kan?? Hiks aku tak pernah menghianatimu sayang." Baekhyun terisak.
Dia terus menggenggam tangan yerim, Mengelusnya dan sesakali mengecup tangan kanan itu.
"Sayang cepat lah sadar." Gumam baekhyun.
"Baby.. bangunkan mommy mu ya..Kalian tidak boleh meninggalkan daddy sendiri." Lanjutnya mengelus perut yerim
"Maafkan daddy membuat kalian terluka..." Nadanya penuh penyeselan.
Hingga malam tiba sora yang tadi sore pulang kini telah kembali dan menengok menantunya.
cklekk.
Baekhyun menoleh.
__ADS_1
"Mama datang??.." tanya baekhyun yg masih setia duduk disamping yerim..
"hmmm" Gumam sora.
"Dia masih belum sadar ma..Aku sudah menunggunya dari tadi tapi kenapa dia tak kunjung sadar ma..Aku menyesal ma harusnya aku tadi menjemputnya. Harusnya aku tadi tak membiarkan dia datang ke kantorku. Harusnya kami sekarang menikmati hari bahagia kami." kata baekhyun lemah...
Suaranya parau... wajah rupawannya terlihat kusut.
"Ini konsekuensimu .. bukankah aku sudah bilang jika kau tak mau memutuskannya kau bisa meninggalkan yerim. Tapi kau egois baek. Egois.
Dan inilah hasil dari keegoisanmu yerim dan bayinya harus menanggung itu." Sinis sora.
Baekhyun tersentak ucapan mamanya memang benar..
'Aku memang egois'Batin baekhyun.
"Heh lihat kekasihmu datang.Pergilah sana temui dia. Kau tak perlu cemas ttg yerim aku bersamanya.." Sinis sora setelah melihat taeyeon diluar ruangan.
Baekhyun menoleh
"Aku tak mau menemuinya.." Tegas baekhyun.
"Terserahmu.." jawab sora.
Cklek pintu kamar yerim dibuka oleh taeyeon.
Baik sora maupun baekhyun tak memperdulikannya bahkan menoleh pun tidak...
"Untuk apa kau kesini??"Tanya baekhyun sinis.
"Kau puas membuatku dan keluargaku seperti ini??"Sinis baekhyun menatap taeyeon tajam.
"Maaf kan aku baek. Aku tak menyangka akan menjadi seperti ini.."Terang taeyeon.
"Heh."Remeh baekhyun.
"Aku akan menjelaskan pada yerim jika ini hanya salah paham semata. Aku tak berniat seperti itu.. aku hanya..."
"Cukup.. aku tak butuh kau disini..pergi pergi dari sini. " Potong baekhyun menyeret taeyeon keluar dari ruang rawat yerim.
Sora tak bergeming..
Dia hanya diam menatap anaknya dan taeyeon yg berdebat.
__ADS_1
Dia masih syok saat tau sang anak menghianati menantu kesayangannya...
Setelah taeyeon keluar dari sana. Baekhyun kembali duduk disofa diranjang samping yerim.
Dia mengecup kening yerim lama.
"Cepatlah sadar sayang.Aku menunggumu.." Gumamnya lirih.
"Airr airrr " ucap yerim lirih saat tersadar.
"Sayang kau sudah sadar??" kata baekhyun lirih.
"Aa aii ir." ucap yerim lagi
Baekhyun yg mendengarnya langsung mengambil air..
Baekhyun mendekat dan memberikan air untuk yerim.
Yerim membuka perlahan matanya.
melihat paras suami yang sangat dicintainya..
Seketika terkelebat dibayangannya saat suaminya bercumbu dengan mantan kekasihnya dulu..
"Per eh pergihhh dah ri sini.. aku ta tak buh tuh kaa muh lah gih ." Ucap yerim terbata.
Yerim memencet tombol ditanganya seketika perawat datang keruangan yerim.
"Sayah butuh air." kata yerim lirih.
Perawat langsung memberikan air pada yerim dan memeriksa yerim.
"Kondisi anda sudah stabil nyonya." Terang sang perawat.
"Kalau begitu saya permisi." lanjut perawat itu lagi.
"Sayang kau sudah sadar...Aku mencemaskanmu." Kata baekhyun membinar dia menyentuh telapk tangan yerim namun sang pemilik menepisnya..
"Pergi dari sini. Aku tak mau melihatmu." sinis yerim yang tak menoleh ke arah baekhyun
Deg
tbc..
__ADS_1
guys yg baca novelku yang "Cinta Sepihak." mohon maaf ya novelnya masih direview sma pihak manga nya.Padal aku udah nulis 2 eps yang panjang banget.
Tolong sabar yaaa