Siapa Perempuan Misterius Itu?

Siapa Perempuan Misterius Itu?
episode 10


__ADS_3

...selamat membaca...


>> At, Rumah Asther <<


Sampe rumah aku langsung mandi dan mainan hp tapi, tiba-tiba aku teringat Derren.


(Kok dia bisa tahu kalo aku keluar dari club malam kemarin? Dia ada disana? Seandainya ada dia pasti gak kenal aku, kalo Farel aja gak kenal kenapa bisa Derren kenal aku ya?) batinku


"Gimana pun itu aku harus tetap hati-hati sama Derren. Suatu saat dia bisa tahu aku siapa dan mungkin bakal nyebarin identitasku" gumamku


"Dan soal Clarisa, aku emang harus keluarin dia secepatnya. Besok! Aku akan ke sekolah untuk bicarain ini dengan guru-guru" gumamku.


***


(Besoknya)


Pagi ini aku libur sekolah, tepatnya aku akan datang ke sekolah sebagai pemilik sekolah Generasi Nusantara dan aku meminta izin dengan Ninda kalau aku ada acara untuk absensi kelas nanti.


Aku berdandan layaknya wanita berumur 30 tahun, aku memakai rok selutut warna hitam, kemeja putih yang gue masukkan dan jas hitam. Sebagai pelengkap aku menggulung rambutku dan memakai kacamata biasa.


Aku tampak berbeda tentunya dengan make up yang mendukung penampilanku hari ini. Kedatanganku tak lain untuk mengklarifikasi kasus pembullyan Clarisa yang tentunya banyak murid yang sudah mengeluh. Bahkan, aku sendiri merasakannya.

__ADS_1


Sampe sekolah, pandangan semua murid tertuju padaku dan aku berjalan menuju ruang rapat yang memang rencananya pagi dan mendadak tapi, semua guru tentunya bisa dan mereka merasa tidak keberatan.


"Pagi semuanya.." sapaku saat sampai di ruang rapat


Seluruh guru telah berkumpul dan tentunya sudah lengkap lalu aku mulai membuka rapat.


"Baiklah... saya akan membuka rapat pagi hari ini. Saya mendengar banyak murid mengeluh karna kejadian pembullyan sekolah pada anak yang punya rasa percaya dirinya rendah atau kurang? Benar?" tanyaku


"Iya, kami dapat banyak laporan! Bahkan, sampai orang tua murid datang untuk tahu apa keputusan yang guru-guru buat. Tapi, kami menunggu ke hadiran anda dalam hal ini" Kepala sekolah


"Berapa banyak korban?" tanyaku


"Kalo soal melapor karna hal itu sekitar 5 siswa sudah lapor, tapi kami tidak tahu bagaimana diluar tanpa pengawasan kami" seorang guru menjawab


"Kami belum cukup dana dan kami masih memikirkan soal cctv yang sebagian rusak" Kepala sekolah


"Hmm... 3 hari saya akan mengirimkan cctv di sekolah ini pada bagian yang kurang bisa dipantau. Apa saja?" tanyaku


"Rooftop! Biasanya anak membolos disana" Guru


"Baik rooftop, lalu?" ucapku sambil menulis

__ADS_1


"Aula indoor" Guru


"Lanjutnya?" tanyaku


"Setiap koridor lantai dan taman belakang sekolah" Guru


"Sudah?" tanyaku lagi


"Sudah cukup" Kepala sekolah


"Soal pembullyan saya mau turun tangan. Sekarang sedang jam apa?" tanyaku sok tak tahu


"Sekarang sedang jam istirahat" jawab kepala sekolah


"Baiklah, saya akan melihat anak-anak disini. Dan saya mau bapak kepala sekolah menemani saya sambil anda bisa jelaskan keluhan atau perkembangan sekolah disini. Tentunya saya butuh guru bk juga" jelasku


"Baik bu" jawab kepala sekolah dan guru bk bersamaan


"Baik! Rapat selesai. Silahkan kembali dan istirahat" ucapku


"Terima kasih" semua guru pergi dari ruang rapat.

__ADS_1


...bersambung...


...guys doain ya supaya nanti pas penerimaan lapor nilai aku bagus+dapat juara, soal nya aku takut, bikin mereka kecewa, jadi mohon doa nya...


__ADS_2