Siapa Perempuan Misterius Itu?

Siapa Perempuan Misterius Itu?
episode 36


__ADS_3

...selamat membaca...


Hari ini aku berangkat sekolah sendiri naik mobil, Deryl dia izin 2 hari tidak sekolah. Aku berharap dia baik-baik aja disana. Dan sekarang aku sedang di kelas dengan beberapa murid di sini.


Aku jujur, sejak Deryl mendekatiku aku baru sadar kalo aku juga suka sama dia. Dan hal ini baru aku ketahui saat UKK kemarin.


Dan aku juga suka selalu di samping Deryl, jalan sama dia dan berbicara sama dia. Dia orangnya lucu, baik dan humoris bagiku.


Aku ingin tau dia udah berangkat atau belum jadi aku memutuskan untuk menelfon Deryl.


"Halo?"


"Ada apa? Kangen?"


"Heh geer, cuma mau tanya udah berangkat apa belom"


"Jujur aja deh kalo kangen, kamu pasti bohong kan?"


"Enggak serius"


"Bohong kan, jujur aja deh. Aku tau kok"


"Karna kamu paksa ya aku jawab iya. Gimana puas?"


"Banget, kan aku bilang kamu bakal kangen padahal aku baru sampe bandara"


"Yaudah, hati-hati dijalan dan tugas kamu. Harusnya ini aku yang urus malah jadi kamu"


"Gak usah sedih dan merasa kalo ini tugas kamu. Aku juga mau bantu kamu gak ada salahnya. Karna pelakunya pernah ngelakuin hal yang sama ke aku. Jadi, kamu santai aja"


"Hm... yaudah deh... bye"


"Bye cantik"


Tut... tut... tut...


"Huh... semoga lo beneran baik-baik aja" aku bergumam dan menarik nafas dalam lalu membuangnya kasar.


Tiba-tiba Ninda dateng dan duduk di depanku sambil nanya.


"Lo sendiri?" Ninda


"Hm... jelas gue gak ada temen kenapa?" aku


"Biasanya sama Derren, dia kemana?" Ninda

__ADS_1


"Dia ada acara keluarga" jawabku enteng


"Oh gitu, kalian itu sering banget sih pada absen kelas" Ninda


"Hhee... ya kan acara setiap orang berbeda" aku


"Iya juga sih" Ninda.


\=\=\=


(Istirahat)


"Vril! Lo mau ke kantin?" Verel


"Gak usah kalian berdua aja deh" aku


"Yaudah, nanti ada apa-apa ke kantin aja ya" Ninda


"Siap" aku


Setelah Ninda dan Verel keluar ruangan sisalah gue sendiri di kelas. Dan aku membuka ponselku dan ngechat Rahel.


Rahel


Hel... lo di kantor?


Ada apa?


Gue mau tau rencana Farel sama Deryl


Lo tau gak?


Oh itu,,gue gak tau. Deryl juga gak kasih tau


Kayaknya mereka sengaja ngelakuinnya berdua deh


Duh..dimana sih lokasi pelaku?


Gue kurang tau sih di mana


Kalo lo mau tau, gue bakal cari tau


Gak usah gue kesana aja


Ha? Yakin lo?

__ADS_1


Hm... gak jadi.Gue nyari disini aja


Okelah, kalo gitu.


Good luck!


Sip!


Selesai chat dengan Rahel aku berjalan ke koridor, membuka lokerku untuk mengambil laptop.


Setelah itu, aku kembali ke kelas. Dan membukanya.


"Kalo gue cari lokasi ej gak mungkin. Mana ada orang kayak dia kasih info soal alamat rumah, sekalinya adapun itu jebakan bukan rumah. Hm~...Deryl! Iya gue pantau aja lokasi deryl" aku langsung menjalankan rencana yang ada di pikiranku.


Setelah sekian lama aku berhasil menemukan lokasi terkini Deryl. Saat aku perhatikan lagi, sinyal atau tanda itu hilang dari layar laptopku dan semuanya memerintah close sendiri.


"Ish... Deryl... gak bisa apa lo biarin gue tau sedikit pun?!" aku kesal


Titik atau penanda itu Deryl yang hilangkan dan dia yang putuskan sambungannya, dia bener-bener pintar. Bahkan sampai tau kalau aku pantau dia. Padahal aku sudah buat sebaik mungkin biar gak ketahuan tapi tetap aja, aku melawan orang yang salah seperti Deryl.


My Bear


Aku baik-baik aja, gak usah khawatir.


Jadi, jangan ngelakuin hal aneh oke. Aku tau semua yang kamu lakukan


Gak usah di bales pesan aku 😊


Bahkan dia tau kalo aku barusan pantau dia, dia langsung kirim pesan.


Kontak itu sebenarnya aku namain "Derren Aneh" tapi, saat dia tidak sengaja pegang ponselku dulu dan dia ngotak-atik ponselku dan nemu kontaknya namanya kayak gitu dia ngubah jadi "My bear".


Aku sebenarnya tidak terima tapi, mau gimana lagi? Dia memaksa aku untuk menamakan itu dan tidak boleh di hapus atau ganti sedikitpun.


Ninda udah balik dari kantin dan dia mendekati mejaku.


"Ngapain lo? Chatan sama Derren?" Ninda


"Hm? Enggak" aku menaruh ponselku di saku


"Masa sih? Pake dirahasiain gitu" Ninda ngeledek gue


"Beneran Nin" aku


"Yaudah, nih... gue bawain lo makanan sama minum" Ninda menaruh makanan yang ia bawa.

__ADS_1


"Thanks banget Nin" aku mengambil makanan dan minuman yang di bawa oleh Ninda.


...bersambung...


__ADS_2