Siapa Perempuan Misterius Itu?

Siapa Perempuan Misterius Itu?
episode 40


__ADS_3

...selamat membaca...


"Foto lagi sekali lagi yang bener" Asther bergaya


"Udah belom?" aku


"Udah kok, terima kasih my bear" Asther mengambil alih ponselnya.


"Sama-sama honey" jawabku


"Buat apa sih?" tanyaku


"Gak buat apa-apa" Asther


"Cantik loh" aku


"Terima kasih" ucapnya sambil senyum


"Ish... gemes" ucapku ngacak puncak kepala Asther


"Ish ya gak gitu" Asther merapikan rambutnya


"Hhee maaf ya" aku tersenyum


"Gak apa kok" ucap Asther masih sibuk melihat hasil foto tadi


"Mau makan gak?" tanyaku


"Enggak usah, pulang aja aku cape" Asther


"Beneran nih?" tanyaku


"Beneran" Asther


"Yaudah ayo" aku merangkul Asther dan pergi ke dalam mobil lalu pulang.


---


>> At, Gedung Rose, Paris, Perancis <<


Author POV


Gedung ini adalah lokasi untuk perkumpulan CEO yang sering diadakan. Kumpulan CEO tak hanya di Paris saja, tapi rolling ke negara lain juga.


Di gedung ini seluruh CEO berkumpul, tepat pukul 20.00 nanti acara dimulai banyak CEO perempuan dan laki-laki disana yang sangat tampan dan cantik.


Dan juga Asther datang bersama Rahel dan Deryl dia bersama Arvan.


"Eh? Dimana asther?" tanya Arvan


"Enggak tau, padahal gue penasaran banget Asther pasti cantik" Deryl tersenyum


"Lo suka sama adek gue?" Arvan


"Iya tapi, susah buat dapetin Asther. Dan butuh perjuangan" Deryl


"Itulah adek gue" ucap Arvan tertawa kecil.


"Tapi, gue udah dapetin dia" Deryl senyum


"Harus pj kalo gini" Arvan


"Hhaa.... aneh lah" Deryl


Tak lama Asther dan Rahel datang ke gedung. Asther dia sangat cantik bak putri kerajaan semua mata tertuju padanya terutama Deryl.

__ADS_1


Deryl mau menghampiri Asther tapi, ditahan oleh Arvan.


"Kenapa?" tanya Deryl


"Biarin dulu mereka disana, gak bakal di comot orang" Arvan


"Tapi..."


"Nanti mereka kesini sendiri" Arvan


"Yaudah deh" Deryl


Disisi Asther dia merasa sangat malu sekaligus senang karna dia bisa datang ke acara ini dan menjadi pusat perhatian semua orang.


"Hel, kita kemana ini?" tanya Asther


"Ke Deryl aja atau kakak lo" Rahel


"Okelah" Asther mencari kakaknya dan Deryl dan akhirnya dia bertemu mereka.


Rahel dan Asther menghampiri Deryl dan Arvan dan apa yang dilakukan Deryl membuat Asther kaget.


Deryl langsung memeluk Asther dari belakang saat Asther sampai di depan Deryl dan Arvan.


"Deryl... kamu ngapain sih? Malu tau" ucap Asther


"Kamu cantik banget sih" ucap Deryl menaruh kepalanya dibahu Asther


"Iya gak kayak gini juga kali" Asther


"Gak apa" Deryl mengeratkan pelukannya pada tubuh Asther dan Asther hanya bisa diam dengan perlakuan Deryl.


"Daritadi kak?" Asther


"Iya sama Deryl" Arvan


"Apaan sih" ucap Deryl senyum pada Asther


"Asther? Oh..kalian udah dateng ternyata. Sekarang kita pergi ke kursi sana ya. Acara dah mau dimulai" mama


"Oke ma" Asther dan yang lainnya pergi menuju kursi masing-masing yang telah ditentukan.


(Villa, keesokan harinya)


Selesai acara kemarin malam Asther benar-benar lelah, sampai Asther bangun jam 9 pagi, setelah cuci muka dan gosok gigi dia keluar kamar.


Setelah itu dia pergi menuju ruang tamu dan ternyata telah ada Deryl sedang bermain ponselnya sambil duduk santai disofa.


"Hm? Sejak kapan kamu disitu?" Asther


"Sejak tadi, nungguin 2 bidadari yang tak kunjung bangun" Deryl


"Hmm... aku cape banget soalnya" Asther duduk disofa samping Deryl duduk


"Secape itu kah, sampe mata kamu kayak panda" Deryl mengacak puncak kepala Asther lalu tersenyum dan kembali fokus pada ponselnya.


Deryl mencium bibir Asther sekilas dan tersenyum.


"Morning kiss" Deryl


"Kamu nih.... ada apa kesini?" Asther


"Main aja, apa mau jalan-jalan?" Deryl


"No, i just want to go back in Indonesia" Asther

__ADS_1


"Kenapa?" Deryl


"Bosen disini" Asther memangku dagunya dengan kedua tangannya yang menjadi tumpuan diatas pahanya.


"Mau pulang? Sekarang apa gimana?" tanya Deryl


"Maunya sekarang dan hari ini" Asther


"Yaudah, nanti kita bertiga pulang aja gimana?" tanya Deryl


"Oke, kita siap-siap dulu. Rahel mana?" tanya Asther


"Gak tau, kan kalian yang 1 vila" Deryl


"Morn guys" Rahel datang dari arah pintu


"Oh? Darimana aja lo Hel?" Deryl


"Karna aku lagi pengen bubur ayam jadi, aku beli" Rahel


"Ngawur, di Paris mana ada sih bubur ayam" Asther


"Aku nyuruh bodyguard buat beli 3 bungkus bubur ayam dan dibawa kesini masih anget loh" Rahel


"Waa~ keren lo Hel" Asther mengambil 1 bungkus bubur ayam


"Gue dong" Deryl mengambil 1


Dan disaat sedang menaruh bumbu, kuah bubur dan yang lainnya Asther menelfon ibunya.


"Ma?"


"Ada apa?"


"Asther pulang ya"


"Pulang ke indonesia maksudmu?"


"Iya ma, Asther bosen disini"


"Yaudah kalo kamu maunya kayak gitu"


"Thanxs mam"


"Iyaa, kamu sama Deryl kan ya?"


"Iya kok ma"


"Yaudah"


"Oke"


Tut...tut...tut...


"Dah bilang sama mama?" tanya Deryl dan Asther mengangguk


"Dah kita makan habis itu siap-siap ke Indonesia" Asther


"Lah? Kok dadakan?" Rahel


"Biar seru Hel" Ucapku


"Yah...okelah" Rahel.


...bersambung...

__ADS_1


...see u guys...


__ADS_2