
...selamat membaca...
>> At, Arv Corporation, London, Inggris <<
"Kita kemana? Ke villa dulu atau ke tempat langsung?" tanyaku
"Kita ke gedung dulu baru ke villa. Gak apa? Waktunya udah mepet" jawab Rahel sambil melihat arloji kecilnya
"Oke" aku langsung duduk bersandar di mobil, memejamkan mata dan membuang nafas kasar.
"Hufft.."
"Maaf nona, kita sudah sampai" ucap supir
"Oh oke! Terima kasih pak!" jawabku
Aku dan Rahel keluar dari mobil, gedung yang di sewa kakak ku sungguh ramai sampai tamunya membludak keluar. Saat aku masuk 4 bodyguard mengawal aku dan Rehel di belakang.
Aku berjalan dan menatap kak Arvan yang lagi asik ngobrol lalu dia menatapku sambil tersenyum dan mengerti tatapan yang aku berikan kalau aku tidak mau di kawal.
Ya... karna mereka mengawalku dengan Rahel. Kita berdua jadi pusat perhatian semua tamu undangan di gedung ini. Dan setelah bodyguard itu pergi, aku lari kecil memeluk kakak ku.
Jujur saja, aku kangen sama kak Arvan walaupun saat kasus kebobolan uang perusahaan dia balik ke Indonesia. Aku sudah kangen kembali dengan kak Arvan.
"Hm... adek kakak yang paling cantik sendiri. Udah makan?" tanya kak Arvan
"Udah" jawabku sambil melepas pelukan dengan kak Arvan.
"Kenalin ini temen kakak" kak Arvan menunjuk seorang lelaki yang sepertinya sebaya denganku karna dia masih sangat muda.
"Hi, my name is Leo. Nice to meet you" sapa Leo
"Hi! my name is Asther, nice to meet you too sir" sapaku sopan.
"I am the same age as you" Leo
"Oh? Really? It's really fun. We can speak better" jawabku
"Yes, who's that?" Leo menunjuk Rahel
__ADS_1
"She's my secretary. Her name is Rahel" ucapku
"Hi Leo! My name is Rahel" Rahel tersenyum
"Hi Rahel! Nice to meet you" Leo
"Nice to meet you too" Rahel
"Kak mama sama papa mana?" tanyaku
"Sana! Deket stan dessert" kak Arvan
"Oke! Gue kesana dulu sama rahel" ucapku lalu Kak Arvan mengangguk
"I'm sorry, i must meet my parents" ucapku
"Oh, it's okay. I understand" Leo
"Ok bye" ucapku
Lalu, aku dan Rahel pergi meninggalkan Leo dan kak Arvan dan beralih menuju kedua orang tuaku.
"Hai tuan... nyonya" Rahel
"Tidak usah tuan dan nyonya... panggil aja om dan tante" Mama
"Oke tante" Rahel tersenyum
"Sejak kapan kamu dateng?" Papa
"Belom lama. Tadi, ke kak Arvan dulu" ucapku
"Oh gitu. Eh iya! Asther... Rahel kenalin ini tante Carol sama om Gerly" Mama
"Oh, hi..my name name is Asther" sapaku
"My name is Rahel" Rahel
"Oh hi, you're so beautiful girl" Om Gerly tersenyum denganku dan Rahel.
__ADS_1
"Thank you sir.." jawabku dan Rahel bersamaan.
"Do you know my son? His name is Leo" Tante Carol
"Oh..yes i know! I meet him with my brother" Ucapku
"Oh,,,it's really good! I hope you can be a good friend with Leo" Tante Carol
"Yes, me too" Jawabku
Telah lama berbicara akhirnya acara di mulai dari awal hingga akhir.
***
>> At, Green Villa, London, Inggris <<
"Woaw..keren yah" Rahel tersenyum.
Kami telah sampai di villa milik Kak Arvan di Inggris. Kami sedang berada di ruang tamu untuk sejenak melepas penat.
"Keren apanya?" tanyaku
"Leo.." Rahel
"Oh..gue kira apaan" aku
"Lo biasa aja gitu?" Rahel
"Iya biasa aja" aku
"Woaw..tumben" Rahel
"Tumben apanya?" tanyaku
"Apa jangan-jangan dah kena virus dari Derren?" Rahel
"Hei! Jangan ngasal ya lo kalo ngomong" ucapku sebel
"Wes...santai aja loh" Rahel.
__ADS_1
...bersambung...