Siapa Perempuan Misterius Itu?

Siapa Perempuan Misterius Itu?
episode 16


__ADS_3

...selamat membaca...


Asther POV


Aku bangun pagi dan pergi menuju balkon kamar. Udaranya segar sekali untuk di hirup. Dan pemandangannya keren. Gak salah kak Arvan bangun villa di daerah sini.


Aku mandi setelah itu, keluar kamar dan duduk di ruang tamu. Ternyata, Rahel sudah bangun dan tertawa sambil melihat ponselnya.


"Kenapa lo? Ketawa sendiri?" tanyaku


Aku duduk didekat Rahel dan dia langsung mengunci ponselnya membuatku bingung.


"Kok dimatiin?" tanyaku


"Ha? Gak apa kok! Privasi gue. Tumben dah bangun" Rahel


"Loh emang gue kalo bangun pagi" aku


"Yaudah lo mau sarapan?" Rahel


"Dimana?" tanyaku dengan semangat


"Dirumah makan lah ya, emang lo bisa masak?" Rahel


"Lah? Meragukan gue? Ya bisa lah" Aku


"Gue mau coba makanan buat sarapan orang inggris gimana? Kali aja ada yang enak?" Rahel


"Oke, yaudah gue siap-siap" aku


Aku masuk kedalam kamar dan bawa dompet, tas kecil dan ponsel tentunya. Dan rambut yang aku gulung rapi.


"Udah?" Rahel


"Udah, naik apa?" tanyaku


"Motor aja yuk!" Rahel

__ADS_1


"Yang nyupir?" tanyaku


"Lo lah... ayo!" Rahel berjalan mendahului


"Wah... berani nyuruh bos ya kau!" ledekku.


Aku menghampiri pelayan yang ada di dekat pintu.


"I want to find breakfast by motorcycle, is there a key?" Tanyaku


"Yes..wait a minute mam. I will be pick the key" pelayan itu


Aku menunggu dan tidak lama pelayan itu memberikan kunci motor ku. Memang aku sengaja menyuruh bodyguard untuk membawa motor pribadiku kemanapun aku pergi.


Tapi, aku tidak pernah pegang kuncinya kecuali kalau motor itu selalu aku pakai,pasti aku bawa kuncinya.


"I will drive you to the garage" pelayan itu mendahului.


"Please ma'am" pelayan itu


Aku dan Rahel memang sangat dekat bagaikan saudara sendiri. Maka dari itu, jangan heran kalau aku dan Rahel berbicara biasa tidak menggunakan embel-embel nyonya dan lainnya.


Karna aku dan Rahel pernah menjalankan 1 misi bersama. Dan hal itu membuat kami menjadi sangat dekat.


"Naik!" aku


"Wosh...keren lah ther! Lo tau jalan?" Rahel


"Ya gak ada salahnya jalan-jalan pagi sambil ngeliat toko" aku


"Iya kalo gue liat! Jangan ngebut loh! Kalo ngebut gue gak segan teriak kalo lo penculik!" ancam Rahel


"Yaudah deh" Aku


>> At, Restoran <<


Sampai di restaurant aku dan Rahel turun dari motor dan masuk. Di dalam itu lumayan ramai dan di dalam resto itu hangat tidak dingin seperti di luar.

__ADS_1


"Pesen apaan?" tanya Rahel padaku yang sudah ditunggu oleh pelayan.


"I'm English breakfast and strayberry milkshake" ucapku pada pelayan.


"Hmm... me too" Rahel


"Ok, english breakfast 2 and strawberry milkshake 2..anything else..?" pelayan


"No! just make it" Rahel


"Ok thank you mam and wait a minute" pelayan itu pergi menuju bar menaruh catatan pesanan gue dan Rahel.


"Hm... Asther! Lo udah tau siapa Derren?" Rahel


"Hm? Enggak! Kenapa?" tanyaku


"Gue kira, kenapa emangnya lo mau tau soal derren?" Rahel


"Ya gak apa,gue rasa dia penguntit aja. Masa dia kayak tau kalo gue habis nyelesaiin kasus wiliam?" tanyaku


"Oh ya? Woah..lo harus hati-hati lagi sama Derren. Kali aja dia punya mata-mata" Rahel


"Sepertinya" Aku


Pesananku dan Rahel datang, dan itu waktu yang cukup cepat dan makanannya masih panas. Pelayan itu menaruh pesanan kami di meja.


"Enjoy yout meal mam.." pelayan itu senyum


"Thank you" aku bersiap makan.


"Selamat makan asther" Rahel


"Too" jawabku.


\=\=\=


...bersambung...

__ADS_1


__ADS_2