Siapa Perempuan Misterius Itu?

Siapa Perempuan Misterius Itu?
episode 30


__ADS_3

...selamat membaca...


Aku senang hari ini ada Kak Arvan dan sekarang kami semua sedang persiapan untuk event family gathering dan sebentar lagi aku akan tahu siapa pemilik perusahaan nomor 1 yang selalu papa saingi selama ini.


Selesai memilih baju, aku turun kebawah. Dan dibawah tepatnya ruang tamu ada Kak Arvan dia tersenyum melihatku turun dari tangga.


Hari ini aku hanya memakai hoodie putih bertuliskan 'Death glare', celana jeans putih dan sepatu berwarna biru semata kaki.


Aku turun kebawah dengan perasaan bahagia dan senyum sampai kak Arvan melihatku dengan pandangan aneh.


"Ada apa ni? Seneng banget?" kak Arvan


"Kak tau? Sebentar lagi aku bakal tahu siapa CEO nomor 1 di dunia" aku


"Loh? Kenapa?" kak Arvan


"Seneng aja" aku


"Emang kamu belom tahu?" kak Arvan


"Belom" aku


"Pantesan kita tunggu mama sama papa" kak Arvan


"Iya kak. Oh ya! Nanti aku sama kak arvan oke" aku tersenyum


"Yaudah!" kak Arvan


"Eh? Dah siap?" mama


"Udah" aku


"Ayo" papa


"Seneng banget sih" kak Arvan merangkul bahu aku saat berjalan keluar rumah


"Iyalah" aku.


\=\=\=


>> At, Rolig restaurant <<


Saat sampai restoran, aku dan keluargaku keluar dari mobil dan menuju lantai 3 restoran ini. Yaitu restoran outdoor dan angin menerpa rambutku karna disini silir.


"Kita tunggu sebentar lagi, mereka lagi di perjalanan" papa


"Ok" aku


Setelah menunggu 5 menit sepasang suami dan istri datang lalu duduk di depan mama dan papa sambil tersenyum.


"Maaf buat kalian menunggu ya" ucap wanita itu


"Iya gak apa" mama senyum


"Ini putri mu?" tanyanya


"Hai tante, aku Asther" sapaku


"Halo, nama tante Clary. Kamu sekolah dimana?" tante Clary

__ADS_1


"SMA Generasi Nusantara tante" aku


"Oh gitu, kelas apa?" tante Clary


"Kelas 11 musik 1 tante" aku


"Loh? Berarti sama kayak Deryl. Kamu 1 kelas sama Deryl?" tanya sang suami


"Deryl? Gak kenal om" jawabku


"Oh gitu yaudah. Bukannya kalian 1 kelas?" tanyanya lagi


"Tapi gak ada yang namanya Deryl di kelas om" aku


"Oh yaudah kalau gitu" ucapnya


"Sebentar ya pa, Asther ke kamar mandi dulu" aku


Aku turun ke lantai dasar dan masuk kedalam kamar mandi.


Saat keluar kamar mandi dan ingin berjalan menuju tangga aku bertemu dengan Derren. Dia sedang memasukkan tangannya di saku celana jeans yang dia pakai.


"Lo ada disini?" Derren


"Loh lo kenapa disini?" tanyaku balik


"Gue ada acara keluarga" Derren


"Oh gitu, sendiri?" aku


"Sama ortu gue" Derren


"Dimana?" aku


Seketika aku menjadi mode ngefreeze.


(Berarti Derren itu Deryl? Dan dia CEO? Derren gak boleh tau kalo gue CEO juga) Pikirku


"Lo mau kemana?" Derren


"Pulang" jawabku asal


"Oh gitu. Sama siapa?" Derren


"Sendiri" aku


"Mau gue anter?" Derren


"Gak usah, gue bisa naik taxi" aku


Aku keluar dan berjalan menjauh sambil menunggu taksi yang akan lewat. Saat ada taxi yang berhenti aku masuk.


"Ke cafe Cup pa" ucapku dan supir taxi menjalankan taksinya.


Aku membuka aplikasi chat dan memilih kontak kak Arvan.


...bersambung...


...kata-kata mutiara...

__ADS_1




Hati saya adalah yang paling beruntung dan paling bahagia di alam semesta karena kamu hidup di dalamnya.




Kau langit, saya laut. Dan cinta kita selalu bertemu di cakrawala.




Kadang-kadang, pilihan terbaik adalah menerima.




Cinta mengajarimu melihat dengan cara memejam dan mengerti tanpa harus menjelaskan




Cinta yang diumbar dan dipertontonkan biasanya berumur pendek dibanding yang tampak samar dan malu-malu.




Kualitas cinta bukan dilihat dari besarnya kasih sayang, melainkan dari besarnya pengorbanan.




Cinta itu sederhana, jika kamu tidak mampu membuatnya tertawa, cukup tidak membuatnya berduka.




Gravitasi tidak berlaku bagi mereka yang sedang jatuh cinta. – Albert Einstein




Cinta bukan hanya tentang kalimat gombal saja, cinta juga merupakan komitmen untuk saling mendukung baik dalam Bahagia, pun sebaliknya.




Cinta tidak mengenal hitungan, jika sudah perhitungan namanya “Kalkulasi” -Sujiwo Tejo

__ADS_1




__ADS_2