
...selamat membaca...
At, BLD Corporation, Jakarta, Indonesia
Karna hari ini libur sekolah aku memutuskan untuk ke perusahaan dan terus berada disana kecuali ada keperluan lain.
"Rahel...apa ada yang perlu gue bantu?" tanyaku
"Ini, berkas yang butuh persetujuan sama tanda tangan" Rahel memberikan berkasnya di depanku setelah itu aku duduk.
"Oh ya, kesepakatan kemarin udah fix kan?" Rahel
"Iya, emang kenapa?" tanyaku
"Lo harus tanda tangan buat file kedua. Kemarin mereka bilang kalo file ini buat dokumentasi disana" Rahel
"Oke" aku
Selesai tanda tangan aku bersandar dan menatap Rahel bekerja di mejanya.
"Hel, lo main sosmed gak sih?" tanyaku
"Iya kenapa?" Rahel
"Kalo gue main sosmed kayak kalian itu ketahuan gak sih kalo gue CEO?" tanyaku
"Ya...tergantung lo buat identitas lo di sosmed itu, kalo terlalu mencolok kemungkinan tahu meraka" Rahel
"Gue cuma punya aplikasi chat aja sih, gak twitter dan instagram gitu" Aku
"Lagian buat apa lo tanya kayak gitu? Kalo lo mau punya sosmed buat aja" Rahel
"Gak! Gue akan ada waktu buat buka kayak begituan" aku
"Terserah deh" Rahel
"Gue gabut sumpah" aku menaruh dagu diatas meja menatap kearah lukisan bunga di depan.
"Gue mau beli barang antik" aku
"Hm? Beli aja" Rahel
"Sendiri?" aku
"Ajak siapa kek terserah" Rahel
"Sama lo?" ku
"Ya udah, selesai ngasih ini ke hubungan investor " Rahel
"Oke,fast" aku
Aku mengambil cardigan panjang abu-abu dan membawa tas kecil. Turun ke lantai dasar dan masuk kedalam mobil menunggu Rahel.
Saat Rahel sudah masuk kedalam mobil, aku menjalankan mobil ke Mall Central.
10 menit kemudian
Saat sampai ke Mall Central aku dan Rahel masuk kedalam toko aksesoris wanita dan melihat barang-barang yang bagus.
"Lo beli apa hel?" aku
"Hmm...gue itu pengen kalung yang ada bandulnya gitu. Ada gak ya?" Rahel
"Sebelah sana berarti" aku menunjuk ke bagian yang bertuliskan 'Kalung dan Cincin'.
"Lo mau ikut?" tanya Rahel
"Boleh deh" aku berjalan bersama Rahel menuju kolom kalung dan cincin.
__ADS_1
Saat sedang berjalan menuju kelompok kalung dan cincin tidak sengaja mataku menemukan bola kristal salju yang dalamnya sebuah rumah kecil dan pohon-pohonnya.
"Wah~ lucu" gumamku dan tersenyum saat menatap bola itu.
Aku melihat barang yang lainnya dan di dalamnya ada banyak jenis dan karakter. Aku punya 2 pilihan rumah kecil tadi dan kincir angin ini.
(Kincir angin atau rumah ya?) batinku sambil berpikir saat itu.
Tak lama Rahel menepuk pundakku dan aku tersadar dari pikiranku.
"Lo udah nemu?" Rahel
"Belom, lo sendiri udah?" tanyaku
"Udah kok nih" tunjuk Rahel mengangkat kalung yang dia pegang
"Oh...gue bingung nih sama bola kristal ini yang rumah atau kincir angin ya?" tanyaku pada Rahel
"Kincir angin bagus" Rahel
"Tapi,yang rumah lucu" aku
"Beli,dua-duanya aja" Rahel
"Ok" Ucapku dan mengambil 2 bola kristal itu.
Setelah kami berdua membeli barang, aku mengajak Rahel menuju salah satu cafe sederhana disana.
Kami berdua sama-sama memesan milkshake strawberry dan mengobrol biasa saat ini.
"Lo gak pengen punya pacar gitu?" Rahel
"Kenapa lo tanya kayak gitu?" aku
"Gak apa sih, tanya aja" Rahel
"Kenapa?" Rahel
"Kebanyakan orang pacaran itu habis saling suka dan sayang pasti berpisah dan saling benci. Buat apa pacaran kalau berakhir seperti itu" jelasku
"Hahaha...itu mereka yang punya konflik mungkin. Tapi, kalo hubungan lo baik-baik aja gak akan kayak gitu" Rahel
"Kalau salah satunya berkhianat, itu juga salah satu penyebab suatu hubungan terpecah. Apalagi kalau satu sama lain tidak ada yang percaya, hubungan itu percuma" jelasku
"Segitunya kah definisi pacaran bagi lo Ast?" Rahel
"Iya" jawabku
"Hahaha,ya...ikut aja deh" Rahel tertawa kecil dan meminum minumannya kembali.
Setelah mengobrol sebentar di cafe, aku memutuskan untuk pulang kerumah sedangkan Rahel dia lebih memilih berada di perusahaan.
---
At, Rumah Asther.
Sampe rumah ada kak Arvan dia pulang dari Inggris. Dan aku lari kecil lalu memeluk kakak kesayanganku.
"Kak Arvaaannn..." sapaku
"Asther? Baru pulang?" kak Arvan
"Iya kak, tadi jalan-jalan sama Rahel dulu" aku
"Oh gitu. Yaudah" kak Arvan tersenyum
"Yaudah kak Asther ke kamar dulu" aku
Kak Arvan mengangguk dan senyum menatapku. Aku masuk kamar yang ada di lantai 2, mandi dan lain-lain. Selesai itu, aku duduk di dekat Kak Arvan dan dia menoleh.
__ADS_1
"Udah mandi?" kak Arvan
"Udah" aku
"Oh ya udah" kak Arvan
"Kak!" panggilku
"Apa?" kak Arvan
"Battle yuk?" tantang ku
"Ayoo..udah gak lama main sama kamu sana ambil bola!" kak Arvan keluar rumah dan menuju lapangan basket dirumah.
"Kalo kalah?" aku habis mengambil bola dan sudah hadir di lapangan
"Traktir temennya makan makanan france selama 2 hari?" kak Arvan
"Oke.." aku
"Yap.." kak Arvan
Aku dan kak Arvan bersiap dengan bola yang ku taruh di tengah antara kami, hitungan ke-3 aku dan Kak Arvan berebut mengambil bola, sialnya Kak Arvan merebut poin pertama di awal.
"Ayo dong! Mana nih?" kak Arvan bergaya sambil men-dribble bola
Tanpa bicara aku rebut bola secara cepat dan mencetak triple point.
"Yah..mana nih?" balasku
Pertarungan makin sengit dan aku mulai berkeringat lagi. Aku berusaha mencetak triple tapi kak Arvan menghalangi dan dia membawa bola sekarang.
Bola itu adalah bola penentuan siapa yang akan kalah dan menang. Saat kak Arvan mau memasukkan bola di ring, aku menghadang dan berlari.
"Yes!!! Triple point! T Triple Point! Janji ya?" aku
"Oke,,,besok kakak kirimin buktinya lewat video call" kak Arvan
"Yah..kakak ke France kapan? Masih lama kan? Mending traktir temen asther aja gimana?" tawarku
"Oke,besok ya?" kak Arvan
"Siap!" aku bersemangat dan duduk di bangku pinggir lapangan.
"Huh...cape" keluhku
"Kamu ikut kumpulan CEO nanti jam 3?" kak Arvan
"Kumpulan CEO? Papa bilang cuma CEO nomor 1 dan 2. Tepatnya family gatheringnya" aku
"Iya itu, kamu ikut?" kak Arvan
"Iya,tapi pake dress kak?" aku
"Gak usah,itu gak formal. Bebas aja kata papa sama mama tadi" kak Arvan
"Ok,papa sama mama mana?" aku
"Papa masih di kantor, mama lagi kedatangan tamu di tokonya" kak Arvan
"Ok,yaudah Asther mau mandi dulu" aku
"Yaudah sana" kak Arvan
Aku masuk kedalam rumah dan mandi lagi karna berkeringat main basket.
...bersambung...
...see u😗...
__ADS_1