Siapa Perempuan Misterius Itu?

Siapa Perempuan Misterius Itu?
episode 50


__ADS_3

...selamat membaca...


"Ikuti permainan...1"


Pembicaraan Asther terdengar dengan Ria juga dia tak memutuskan jaringan telfonnya dengan Dio.


-Apa ini?.....Permisi ini pesanan anda tuan-


Suara Ria disebrang sana terdengar oleh Asther dan hanya dia suruhannya didalam Cafe itu.


"Baca"


Asther memantau pergerakan Dio dari cafe sebrang dan Dio menbukanya tentu di dalam ketas itu terdapat permainan yang dibuat Asther.


"Bukti? Lo perlu bukti kalo misalnya pak Hari dah gue tarik?"


Deryl menyenggol lengan Asther dan menunjukkan ponselnya. Disana terdapat info dari Rahel dan suruhan Deryl mengenai Pak Hari.


From : Rahel


To : Deryl


Koki itu bener masukin Arsenik dan setelah rencana diubah Pak Hari udah dibawa ke gedung Detektif.


From : A 1


To : Big Boss


Hari sudah ditarik kembali oleh pihak lawan, dan sudah dikembalikan pada 30 Desember 2018, jam 21.00.


"Eh? Lo denger gak?"


"Oke! Saya percaya lanjut...2"


Ria kembali dengan membawa kertas yang berbeda menuju meja Dio dan Anggara duduk.


"Darimana lo tau soal Anggara?"


"Sesuai perjanjian, saya kembalikan semua data perusahaan dan ponsel anda"


Asther menoleh ke arah Deryl dan mengangguk, Deryl mengirim pesan ke Farel untuk mengembalikan data Dio dan keluarganya.


Dan tak butuh lama Asther tahu kalo Dio mengecek ponselnya yang sudah kembali normal dan berwarna.


"Pilihannya hanya 2 yaitu menyerahkan diri ke kantor polisi atau special arrest"


"Gue gak akan pilih satu pun"


"Oke, jawaban diterima special arrest...3!" Asther menyeringai lalu mematikan sambungan telfon.


"Gue gak mil--"


Tut...


Sekumpulan polisi datang kedalam Cafe mengepung Dio dan Anggara disana, tentunya ada Gita dan Anta disana.Mereka polisi khusus untuk orang membangkang kenapa mereka? Karna ada Anggara.


Setelah polisi itu disana, tentunya Asther dan Deryl keluar cafe yang mereka datangi dan masuk mobil lalu pergi menjauh.


"Sukses" Deryl


"Kamu dah bilang terima kasih sama Farel?" Asther


"Tentu" Deryl


"Ria? Lo masih denger gue?" Asther

__ADS_1


-Masih Est-


"Lo udah keluar tempat itu?" Asther


-Udah-


"Oke lo boleh balik, thanxs kerja samanya" Asther tersenyum


Walaupun orang disebrang sana tidak melihat senyumnya.


-Santai-


Asther memutus komunikasi dengan Ria dan mereka kembali pulang.


\=\=\=


Belom selesai dengan urusan kemarin, Asther harus membahas keracunan makanan ini ke sekolah sebagai Pemilik dari SMA Generasi Nusantara.


"Pagi" sapaku dan mereka membalasnya


"Baiklah, saya rasa tidak perlu berlama-lama lagi kalau disekolah ini ada kasus keracunan makanan?" Asther


"Iya, bahkan sudah 3 hari koki itu memasak kami baru menyadari saat diakhir" kepala sekolah


"Hmm... ini karna kelalaian kita semua. Saya juga sangat sibuk akhir-akhir ini dengan urusan saya. Jadi, saya minta maaf datang di saat yang sangat terlambat ini" Asther


"Tidak apa, kami mengerti. Dan bagaimana selanjutnya?" wakil kepsek


"Sang koki sudah tertangkap dan dia tidak mungkin meracuni lagi, untuk pengganti koki baru apa ada yang punya usulan?" Asther


"Saya! Kita mungkin bisa membayar atau menyewa koki dari sebuah restoran yang handal dan jujur tentunya" kepala sekolah


"Dengan masa percobaan 3 hari" imbuhku sambil mengangguk


"Baik" wakil kepsek


"Untuk trainee, mungkin saya sendiri. Jika pemilihannya mungkin kita butuh guru olahraga yang mungkin bisa melihat sikap kebersihannya dan saya juga bisa" wakil kepsek


"Baiklah, kalo dirasa itu semua bisa diatasi saya mohon kerjasamanya dengan kalian" Asther


"Baik bu" kepala sekolah


(Bu? Gue belom ibu-ibu) batin Asther ingin tertawa tapi dia menahannya.


"Saya mau pergi menuju kantin" Asther


Dia melirik arlojinya dan tepat sekarang jam anak murid sedang istirahat.


"Tapi, di kantin sekarang sedang rame karna jam istirahat" kepala sekolah


"Saya rasa bukankah baik jika memantau bersama dengan anak murid disana. Sekalian saya bisa tahu bagaimana mereka saat istirahat" Asther


(Sampe bosen gue ke kantin liat mereka) batin Asther


"Baik saya temani" kepala sekolah


Asther berjalan-jalan menuju kantin dan disana banyak sekali murid lelaki yang bilang jika Asther itu cantik dan seperti ibu-ibu milenial.


Gaya fashion yang dia pakai tidak menunjukan ibu-ibu tapi, sangat elegan dan simple.


Banyak yang membicarakan bahwa mereka tidak percaya pemilik sekolah ini sangat cantik, itu yang sering Asther dengar saat berkeliling area kantin.


Tentunya saat itu dia bertemu Deryl, Deryl senyum sangat lebar melibat pacarnya berdandan sangat cantik bahkan berbeda dengan biasanya.


Saat keluar area kantin Asther diantar sampai didepan gedung sekolah.

__ADS_1


"Saya mewakili guru-guru disini mengucapkan terima kasih sudah datang ke sekolah" kepala sekolah


"Sama-sama, saya minta maaf jika saya datang terlambat atau mungkin hampir seluruh kasus selesai saya baru datang" Asther


"Tidak apa-apa bu! Saya mengerti" kepala sekolah


"Baiklah, saya pamit" Asther


Asther masuk mobil dan dia pergi keluar area sekolah.


\=\=\=


Seperti biasa setelah kegiatan menjadi pemilik sekolah selesai Asther pasti akan merasa bosan, dia memang tidak berada di rumahnya tapi di Villanya.


Disana sepi, hanya ada beberapa pelayan yang sedang membuatkan Asther makanan tentu karna perintah Asther saat datang tadi.


"Ya ampun... udah lama gue gak ke perusahaan" Asther langsung kembali bersiap dan mengambil kunci mobil.


Dia langsung menuju perusahaannya dan memutuskan untuk disana sampai nanti sore.


\=\=\=


>> At, BLD Corporation, Jakarta <<


"Hai!!!" sapa Rahel


"Loh? Lo gak sekolah?" Asther


"Enggak, gue aja tadi suruh kesini karna buat cek dokumen ini. Dan selamat kerja keras, berkas menumpuk dimeja lo" jawab Rahel sambil fokus pada map hijau ditangannya.


"Oke" Asther


Asther masuk ruang kerjanya dan ya...benar ucapan Rahel terdapat 2 tumpukan dokumen disana. Hari ini dia akan bekerja keras sebagai CEO.


Kemudian, Asther duduk dan mengecek kembali isi dokumen lalu menandatangani dokumen.


(1 jam berlalu)


Tok... (ketukan pintu)


"Masuk" Asther


"Hm...sorry, gue tau lo bakal kesel soal ini dan lo harus nemuin klien di ruang tamu sekarang" Rahel


"Ha?! Soal apa?" Asther


"Ini surat kedatangannya" Rahel


"Investasi??" ucap Asther setelah membaca kertas dalam amplop itu.


"Iya! Dan perusahan AnD Corp ini sudah sukses di Korea dan menempati urutan 1 di negara Korea Selatan. Gue harap investasinya lancar kalo kisalnya lo gak nolak" Rahel


"Gue gak akan nolak, kni perusahaan gue pasti papa gue bangga. Ok, ayo!" Asther


Dia berdiri dan merapikan bajunya lalu berjalan menuju ruang tamu sekarang beserta Rahel dan tentunya ada 1 karyawan lagi yang sudah di depan pintu menunggu.


Saat masuk Asther menyapanya dan senyum.


"Halo" Asther


Semua berdiri dan memberi hormat pada Asther dan Asther membalasnya juga. Tentunya karna mereka sudah separuh baya dan penghormatan sebagai tamu disini.


"I know what you mean by your arrival, so ... can we start?" Asther


"Happily miss" Jawabnya.

__ADS_1


...bersambung...


...see u tomorrow...


__ADS_2