
...selamat membaca...
Sore ini aku sedang packing, persiapan untuk besok pagi pergi ke Belanda. Ya... Sebenarnya di perusahaan sana sudah ada penggantiku.
Maksudnya aku tidak selamanya selalu di Belanda jadi aku punya bawahan yang dijadikan pimpinan cadangan selama aku berada di Indonesia.
"Ast, cape?" Rahel
"Cape, tapi terbayarkan dengan pemandangan sore" ucapku
"Iya, disini bagus. Kakak lo keren banget lah bangun villa disini. Oh ya, nanti di Belanda kita nginep dimana?" Rahel
"Villa violet" Aku
"Dimana itu?" Rahel
"Pusat kota Belanda, Amsterdam" Aku
"Oke" Rahel
"Gue merasa gak enak ya?" Aku
"Maksud lo?" Rahel
"Besok aja deh, semoga gak apa" Aku
\=\=\=
>> At, BLD Corporation, Amsterdam, Belanda <<
Aku dan Rahel sudah sampai di perusahaanku sendiri yaitu BLD Corporation.
Semua barang bawaan sudah dibawa oleh bodyguardku ke villa. Aku dan Rahel berjalan masuk menuju gedung.
Sampai dalam aku disambut hangat oleh pegawai dan mereka tersenyum ramah. Ada yang panik dan kaget melihat ku tiba-tiba datang.
Memang aku tidak konfirmasi atau memberi info kalau akan berangkat ke Belanda untuk ngecek perusahaan.
Aku naik ke lantai 4, tempat perwakilan pimpinan BLD Corporation. Dan betapa kagetnya aku saat buka pintu ruangan...
"Oh? Wat ben je aan het doen" tanyaku
\= (Oh? Apa yang sedang kalian lakukan?)
Aku dan Rahel melihat ada beberapa botol diatas meja, uang berserakan dan kartu tentunya.
__ADS_1
"Dit is niet wat je ziet, dame" jawabnya
\= (Ini tidak seperti yang anda lihat nyonya)
"Ik wil dat je naar beneden gaat op de 1e verdieping!" ucapku
\= (Saya mau kamu turun di lantai 1!)
\=\=\=
>> At, Lantai 1, BLD Corporation <<
Semua karyawan aku kumpulkan di lantai 1, untuk masalah ini aku tidak bawa siapapun. Dan ini real aku dan Rahel yang tangani.
"Ik wil jullie allemaal eerlijk vragen !! Zolang ik hier niet lang ben, wat ben je aan het doen?!" tanyaku sarkas.
\=(Saya mau minta kejujuran kalian semua!! Selama saya tidak disini dalam jangka waktu yang lama apa yang kalian lakukan?!)
"Beantwoord gewoon eerlijk!" Rahel ikut berteriak
\= (Jawab saja dengan jujur!)
Semuanya terdiam tak menjawab sampai aku merasa dari belakang ada seseorang yang mau memukulku dan dengan gerakan cepat. Aku sudah membanting tubuh orang itu dengan jurus bela diri. Sekarang, orang ini sudah tersungkur di lantai dan meringis kesakitan.
\= (Siapa kamu?!)
"Heii ... jij bent onze baas die vertrok, toch? Waarom ben je terug? Nu is onze leider Mr. Rone" jawab lelaki ini setengah mabuk.
\= (Heii... Anda itu adalah bos kami yang telah pergi kan? Kenapa anda kembali? Sekarang pimpinan kami adalah tuan Rone)
"Aku rasa dia udah mabuk, dan dia ngomong yang sebenarnya. Perusahaan kamu lagi ada masalah, ada yang buat berita gak bener selama kamu gak urus ini" Rahel berbicara padaku.
"Wie zei er als je leider Rone is?" tanyaku pada lelaki ini
\= (Siapa yang bilang kalau pimpinan kalian Rone?)
Rone adalah wakil pimpinan cadangan, dia sudah aku percaya untuk handle perusahaanku di Belanda dan mereka telah buat masalah besar padaku hari ini.
"Rone zei dat je dit bedrijf aan hem gaf. Dus je hebt het recht om te gaan" lelaki itu
\= (Rone bilang bahwa anda telah memberikan perusahaan ini padanya. Jadi, anda berhak pergi)
"Waarom Rone zei je dat?" tanyaku
\= (Kenapa Rone bilang seperti itu?)
__ADS_1
"Hij wil geld van dit bedrijf, hij heeft veel bedrijfsgeld gebruikt en de regels zijn ook veel dat hij verandert" jelas lelaki itu.
\= (Dia mau uang dari perusahaan ini, sudah banyak uang perusahaan yang dia pakai dan peraturan juga sepenuhnya banyak yang dia ubah)
Seorang lelaki berpakaian hitam tepatnya sebagai penjaga keamanan memberikanku secarik kertas yang aku yakini itu surat pengubahan perusahaan.
Yap, penjaga keamanan perusahaan bukan orang Belanda. Tapi, mereka orang Indonesia yang aku kirimkan untuk pantau disana. Mereka aku latih jujur dan mereka bisa aku jadikan saksi juga seandainya ada yang tidak beres.
"Surat perubahan peraturan?" gumamku
"Mereka udah pakai 2,5 triliun buat kegiatan diluar perusahaan?" geram gue
"WAT MOET IK JE ALLEN GEVEN? !!! VAN VEEL MEDEWERKERS ZOALS DIT, WAS ER NIETS OM AL DEZE TE RAPPORTEREN? ...
... WAT HEB JE NODIG VOOR ALLES WAT JE PROBEERT?!!" lanjutku dengan perasaan yang marah
\= (APA YANG HARUS SAYA BERIKAN PADA KALIAN SEMUA?!!! DARI BANYAKNYA PEGAWAI SEPERTI INI, TIDAK ADA YANG MAU LAPORKAN SEMUA INI?... APA PERLU KALIAN SEMUA SAYA PECAT?!!)
"Breng deze man"
\= (Bawa lelaki ini) ucapku pada penjaga keamanan. Mereka membawa lelaki dalam keadaan mabuk ini keluar perusahaan.
"Ik heb maar 1 persoon nodig! Om eerlijk naar mij te kijken! Of u geeft mij allemaal straf of criminaliteit!" aku
\= (Saya hanya butuh 1 orang! Untuk jujur menghadap saya! Atau kalian semua saya beri hukuman atau pidana!)
"Rone?! Wil je niet eerlijk zijn? Jij, ik geloof hier hier als mijn vervanger. En het ding dat ik in je kamer zag was VERWACHT! Heel goed!" ucapku tegas didepan Rone.
\= (Rone?! Kamu tidak mau jujur? Kamu yang saya percaya disini sebagai pengganti saya. Dan hal yang saya lihat di ruangan kamu tadi DILUAR ekspektasi! Sangat bagus!)
"Ik ... ik zal eerlijk zijn. Maar kunt u mijn veiligheid garanderen?" tanya seorang pegawai wanita
\= (Saya..saya akan jujur. Tapi, apakah anda bisa menjamin keselamatan saya?)
"Wat bedoel je?" Rahel mengerutkan dahi
\= (Maksud anda apa?)
"Ik zal je alles vertellen als je het kan garanderen" pegawai wanita itu ketakutan
\= (Saya akan cerita semua jika anda bisa menjamin itu)
"Hmm ... we zullen het garanderen. Vertel alsjeblieft" Rahel
...bersambung...
__ADS_1